
"aku pergi dulu ya a-kun, semangat", yui
" nanti sore aku tunggu di depan gerbang", yui sambil melambaikkan tangan
"baiklah Yui-nee, dahhh", Arull
"Yoshhh!!! ayo kita lakukan" ucap arull dalam hati
arull pergi ke tempat penyerahan berkas kemarin untuk mengambil nomor ujian. setelah mengambil nomor ujian, Arull melihat no ruangannya yang bernomor 3.
ujian masuk Maho gakuen 1 terdiri dari dua tahap.
pertama, ujian tertulis.
kedua, pemeriksaan jenis sihir.
karena sudah tau nomor ruang ujiannya, arull bergegas pergi ke sana. sampai di depan ruangan, arull membuka pintu dan di sambut dengan sebuah teriakan.
"wah wah, ternyata dia beneran mendaftar di sini", teriak seseorang dari dalam ruangan
ternyata yang teriak itu adalah Rosa. karena teriakkan itu, semua orang yang berada di dalam langsung melihat ke arull.
arull tetap diam dan berjalan ke tempat duduknya sambil menundukkan kepala.
seisi ruangan jadi ribut karena membicaran arull, seseorang yang tidak memikiki sihir apapun.
arull berusaha untuk mengabaikannya, tetapi emosi yang dia tahan sudah mencapai puncakknya. waktu mau berdiri tiba-tiba ada seseorang yang teriak.
"diam!!!! kalian sangat berisik, ini tempat ujian bukan pasar! ", ucap seseorang cewek yang duduk di belakang arull
seketika satu ruangan langsung sunyi. tidak lama kemudian pengawas ujian masuk ke ruangan dan ujian pun di mulai.
"ahhhh, akhirnya selesai" arull sambil merenggangkan badannya
karena tahap dua dimulai dalam beberapa jam lagi, arull pergi kekantin untuk istirahat dan belanja.
dia memesan minuman dan duduk sendirian. beberapa saat kemudian dia melihat cewek yang duduk dibelakangnya waktu ujian tadi. seketika mata mereka saling ketemu. kemudian cewek itu berjalan ke arah arull duduk sambil membawa makanannya.
"apa kursi ini kosong ?", ucap si cewek
"aaa, iya", arull
"kalau begitu permisi", ucap cewek itu sambil mau duduk
karena ini pertama kalinya arull didekati orang lain, di tampak gugup dan tidak bersuara sedikit pun.
"apa yang harus kulakukan" arull dalam hati
__ADS_1
"terima kasih untuk yang di ruangan tadi", arull
"tidak usah dipikirkan ", si cewek
"omong-omong namaku Arull", arull
"namaku ollivia, panggil saja oliv", si cewek
"senang berkenalan mu" arull
"hmmm aku juga", ollivia sambil mengunyah makanan
mereka berdua terus mengobrol sampai ujian tahap dua mau di mulai.
ujian tahap dua adalah pemeriksaan jenis sihir calon siswa.
arull terus berfikir karena sihirnya tidak memiliki elemen apapun, apa yang akan terjadi pada mesinnya.
di dalam ruangan arull meletakkan tangannya di atas mesin sambil berdoa. selesai pemeriksaan
"nama Arull, jenis kelamin laki-laki, sihir unknown? ucap petugas
tiba tiba seseorang pria mendatangi petugas
" kenapa? apa mesinnya rusak", ucap pria
" seharusnya tidak pak, tetapi sihir anak ini tidak di ketahui", petugas
seketika pria itu terkejut
" kamu lanjutin saja, biar saya yang urus dia" pria
"baik pak", petugas
__ADS_1
"kamu arull, ikuti saya", pria
"baik pak", arull
arull terus mengikuti pria itu dari belakang sambil berfikir
" apa yang akan terjadi ?, apa aku akan langsung di diskualifikasi? ", arull dengan muka panik
setelah cukup lama berjalan, mereka berhenti di suatu ruangan. pria itu menyuruh arull duduk dikursi.
"baiklah arull-kun , saya adalah kepala sekolah Maho gakuen 1 ", kepsek
" kepala sekolah?!! ", arull terkejut
"benar, kamu tau alasan aku membawa Mu keruangan ku? ", kepsek
"mungkin karena aku tidak memiliki sihir ?", arull
"bukan, kau mempunyai sihir. tetapi ketika di tes menggunakan mesin pendeteksi, tipe sihir yang keluar adalah unknown"
"artinya sihir yang kau miliki tidak terdaftar "
"karena itu, aku belum bisa meluluskan mu", kepsek
"kecuali jika Kau bersedia memperlihatkan pada ku sihir yang kau miliki, aku akan memikirkannya lagi. bagaimana arull kan? ", kepsek
"sebelum itu saya ingin bapak berjanji untuk tidak memberitahukan pada siapapun", Arull
"baiklah, saya berjanji untuk tidak menyebarkannya sampai saya mati", kepsek
~~~tunggu episode selanjutnya~~~
jangan lupa komen agar author makin semangat upload nya
__ADS_1