
Perlahan sinar matahari, mulai masuk ke jendela kamar ku ,aku sedikit demi sedikit membuka mata ku ,rasanya badan ku sangat besar dan tenyata tangan kekar julian berada di perut ku " uh pantesa saja berat tenyata tangan kekasih ku ." gumam ku di dalan hati.
Aku terus memandangi wajah julain, karna hari ini hari dimana aku akn di tinggal kan julain, rasa nya tidak mau tapi mau gimana lagi dia pergi untuk mengejar cita cita nya perlahan aku mengelus pipi julian .
" Sayang bangun ini sudah jam 8 apa kamu tidak akan siap siap. " ucap ku dengan lembut.
" Sebentar lagi sayang aku masih ingin tidur. " ucap julian dengan mata terpejam.
" Ya sudah aku turun ke bawah dulu untuk mandi dan membuat kan sarapan untuk mu ." ucap ku dengan lembut .
Tak ada jawab dari julian mungkin dia memang sangat ngantuk akhirnya aku turun di bawah sampai di sanah ternyata sarapa sudah siap.
" Baru bangun kamu nak. " ucap mamah ku.
" Iya mah , mamah sudah beres masaknya. " ucap ku.
" Iya , ya sudah kamu mandi siap siap hari ini kamu kan mau anter julian ke bandara ." ucap mamah ku dengan lembut .
__ADS_1
" Ya sudah ak mandi dulu ya mah. " ucap ku .
Aku pergi menuju ke kamar mandi dan aku sudah bersiap siap untuk mengantar julian ke bandara aku membereskan pakaian julain dan memasukan nya ke dalam koper nya perlahan aku membangun kan julian.
" Sayang bangun mandi sudah jam 9 liat rizki dan kiki mereka sudah siap." ucap ku lembut .
" Mmm baik lah aku mandi dulu sayang ." ucap julian.
Cup marning kiss sayang,
" Sayang dengar kan aku , aku pergi untuk wisuda bukan untuk meninggalkan mu ." ucap julian dengan lembut .
" Hiks hiks hiks aku gak mau kmu tinggal . " ucap ku dengan menangis .
" Sayang jangan menangis tunggu aku kembali setelah aku kembali aku akan melamar mu itu janji ku.
" ucap julian dengan lembut.
__ADS_1
" Aku percaya pada mu , aku sangat mencintai kamu julian pratama.
" ucap ku.
Akhirnya aku dan julian pun berpelukan, riski dan kiki pun berpamitan pada ku dan mengucap terimakasih aku pun hanya tersenyum ,kini julian perlahan meninggalkan ku dan aku hanya bisa melihat dari kaca pesawat yang di tumpangi julian pun lepas ladas seketika tubuh ku melemas melihat kepergian julian.
" A*ku hanya bisa menunggu kamu disini aku berharap kamu akan cepat pulang kesini lagi seperti janji mu kamu akan kembali melamar ku aku akan menunggu di mana hari itu tiba. " gumam ku di dalam hati* dan aku pun keluar dari bandara untuk pulang ke rumah.
.
.
.
.
.Rm
__ADS_1