
Nandira dan kelurga rizky pun sudah sampai mereka menuju aula di mana acara di mulai dan tak lupa nandira
Memakai masker karna supaya julian tidak melihat nandira setelah acara selsai baru dia akan menemui julian , sesampai di aula mereka pun ternyata sudah banyak sekali tamu dan mereka sudah duduk di kursi yang sudah di siapa kan nandira sedang mencari seseoranh tapi tidak ketemu karna memang sangat ramai sekali di sini .
Setelah 1 jam acara pun selsai mereka pun keluar dari aula untuk berpoto poto dengan kelurga nya tadi nandira blum juga menemuka julian .
" Dira ayo kita keluar sambil kita mencari julian ." ucap rizky .
" Iya ayo sayang kita kelur , mungkin julin sudah ada di luar sanah , dan lepas aja masker nya nak ." ucap mamah rizky.
" Baik lah mah ." ucap nandira .
Mereka pun meninggalkan aula dan ternyata benar sosok yang nandira cari ada di depan sanah dia sedang bersama teman teman nya .
" Dira itu julian ayo kita kesanah ." ucap rizky .
Nandira dan rizky pun ingin menghampiri julian namum langkah nya tiba tiba terhenti, karna ada seorang wanita menghampiri julian dan memanggil juliam dengan sebutan sayang .
Deg bagaikan di tusuk seribu duri mendengar ucap wanita itu kepada julian, nandira pun perlahan menghampiri julian bersama rizky , rizky pun terlihat wajah nya memucat dan tak percaya dengan apa yang di lihat ini .
__ADS_1
" Julian. " ucap nandira dengan lembut sambil menahan tangisnya
Juliam pun terasa nama nya di panggil dia melihat dimana suara itu dan betapa kanget nya ternya yang memanggilnya adalah nandira wanita yang sangat iya cintai.
"Diraa , kamu datang kesini ." ucap julian gugup karna di samping nya sedang bersama veny apalagi veny menggandeng tangan julian .
" Iya aku kesini untuk memberi mu kejutan dan selamat atas wisudanya , ini hadia untuk mu. " ucap nandira dengan berkaca kaca
sebelum julian mengambil kado nya veny lebih dulu mengambil nya dari tangan veny .
" Terimaksih nona , tapi harus nya tidak merepotkan mu untuk membawa kado ,oh iya kita belum berkenala nama ku veny aku tunanganya julian. " ucap veny dengan tersenyum .
Mendengar ucapan dari mulut veny membuat nandira lemas seketika, laki laki yang sangat iya cinta sudah memiliki tunangan nandira pun masih berusah menahan tangis .
" Ouh anda tunanganya julian , nama ku nandira teman dekat julian. " ucap dira dengan sendu .
"Dira aku bisa jelaskan ." ucap julain dan mengacuhkan omongan veny .
" Tidak ada yang perlu anda harus jelas , saya permisi dulu selamat atas wisuda anda ." ucap dira dan langsung pergi karna sudah tak kuasa menahan tangis dira pun lari pergi menghiraukan rizky dan julian orang tua rizky pun melihat dira lari sambil menangis panik mengkhawatirkan dira sedang mamah julian yang melihat pertunjukan tadi tersenyum menangis ..
Dira terus berlari sambil menangis di deras hujan dira masih tidak bisa menerima kenyataan kalau julian sudah memliki tunangan .
Hiks hiks hiks hiks aku benci aku benci aku benci meraka semua, aku benci kepada mu julian aku sangat membenci mu, kenapa kamu tega hiks hiks hiks apa salah ku dila pun beteriak sambil memaki maki julian , tangis dira pun semangkin pecah lama lama dira merasa kaki nya lemas pandang nya mulai buram dan
__ADS_1
Bugh dira terjatu pingsan rizky dan kelurga mencaro dira karna khawatir apa lagi dia di sini seorang diri saat mencari dira tiba tiba rizky melihat sosok wanita yang ia cari tergelatak di pinggir jalan .
" Stop pah itu dira. " ucap rizky papah nya rizky pun memberhentika mobil dan semuanya kelur melihat dira dan benar saja kita itu dira .
" Dira dira bangun ." ucap rizky khawatir sambil menepuk nepuk pipi dira.
" Seperti nta dira pingsan nak cepat bawa ke mobil biar nanti di rumah kita panggil dokter ." ucap mamah rizky .
Rizky pun menggendong dira masuk ke dalam mobil? di dalam mobil rizky terus menangis mengkhawatirkan dira , orang tua rizky pun menyadari kalau rizky mencintai dira terlihat dari wajah nya yang begituh cemas karna sebelum nya rizky tidak terlalu peduli dengan wanita hanya pada dira lah dia sangat terlihat peduli .
" Sudah nak mamah yakin dira baik baik saja , sebentar lagi kita sampai rumah dan mamah sudah menelpon dokter pribadi kita ." ucap mamah rizky .
" Hiks hiks aku khawatir mah aku takut dira kenapa napa. " ucap rizky .
" Seperti anak kecil saja kamu menangis , baru pertama kali mamah melihat mu menangis hanya demi seorang wanita , apa kamu sangat mencintai nya nak ." ucap mamah rizky dengan menggoda .
" Mamah diam, dira itu cuma sahabat ku aku khawatir karna dia sahabat ku mah dan mamah jangan menggoda ku seperti itu. " ucap rizky .
Kedua orang tua rizky pun hanya tersenyum melihat anak nya jelas jelas dia terlihat begitu mencintai dira di lihat dari rasa cemas nya seperti itu tapi tetap sama dia tidak menggakui hhaha lucu sekali bukan ....
" *Mamah benar aku sangat mencintai nya mah bahkan melebih nyawaku aku sudah berjanji untuk selalu mejaga nya tapi kali ini aku gagal aku gagal mah untuk menjaga nya ." gumam rizkt dengan rasa bersalah .
.
__ADS_1
.
.rm*