
Setalah Menunggu hampir 4 jam ruang oprasi pun terbuka dan dokter pun keluar dari ruangan tersebut ,rizky yang sudah sangat tidak sabar mengetahui kondisi dira
"Dok, apa oprasi berjalan lancar. "Ucap rizky dengan nada khawatir .
" Alhmdulilah oprasi nya berjalan lancar untung nya pasien segera di bawa ke sini , sekrang keadaan pasien masih kritis kita doakan saja semoga pasien bisa cepat melewatkan masa kririsnya ."Ucap dokter
" Boleh saya melihat pasien dok." Ucap rizky dengan tidak sabar
"Silahkan tapi tolong untuk tidak boleh terlalui ramai masuk kedalam nya hanya boleh 1 orang secara bergantian ." Ucap dokter tersebut
" Baik lah dok." Ucap rizky.
" Saya permisi dulu ."Ucap dokter tersebut .
Setelah dokter itu pergi rizky menawarkan mamah dira terlebih dahulu untuk masuk melihat kondisi keadaan putri nya .
"Tante masuk lah terlebih dahulu ,adva biar bersama kami menunggu di sini ."Ucap rizky dengan sopan .
"Baik lah tante titip adva dulu sebentar ya ." Ucap anisa
Anisa pun masuk kedalam melihat kedaan putri nya ,yang terbaring lemas dengan banyak nya selang selang di tubuh nya ,badan nya mulai melemas melihat keadaan putri nya seperti ini
"Sayang bangun lah nak , mamah sangat mengkhawatirkan mu dan masih banyak di sanah yang mengkhawatirkan mu sayang ayo bangun kamu pasti kuat ." Ucap anisa sambil meneteskan air matanya nya .
"Sayang liat di luar sanah ade mu sedang menunggu mu ,kamu tidak rindu bermain dan bercanda dengan nya dan liat di luar sanah rizky dan keluarga nya sangat mengkhawatirkan mu nak , kamu beruntung sayang di kelilingi oleh orang orang yang sangat mencintai mu , jadi mamah mohon cepat bangun sayang ." Ucap anisa dengan sendu .
"Sayang mamah keluar dulu ya nak nanti mamah kesini lagi di luar sanah rizky sedang menunggu ."Ucap anisa sambil mencium kening dira .
Anisa pun keluar dari ruangan tersebut dengan wajah sendu ,adva yang melihat mamah nya keluar dari ruangan sang kaka langsung memeluk nisa
"Mamah harus kuat ya,kan ada adva disini kakak pasti bakal sembuh ." Ucap adva dengan polos
" Anak pintar ,mamah kuat kok sayang ."Ucap anisa .
__ADS_1
"Nak rizky katanya mau melihat keadaan dira sekrang giliran nak rizky masuk ." ucap anisa yang dari tadi melihat rizky melamun
"Eh iya tante."Ucap rizky sadar dari lamunanya .
"Pah mah sebaiknya kalian pulang lah beristirahat dulu kalian pasti cape kalian cari pengginapan dekat dekat sini saja sekalian antarkan tante anis pulamg juga kesian juga adva ,tidak baik anak kecil lama lama di rumah sakit , biar dira rizky yang jaga ." Ucap rizky kepada kedua orang tua nya .
"Kamu tidak papa disini sendiri." ucap vira .
"Tentu tidak lah mah ,Rizky sudah berbukan anak kecil lagi yang mamah harus khawatirkan ." Ucap rizky .
" Mmm baik lah , tapi kamu jangn lupa makan juga nanti oke nak ." Ucap vira karna sudah hapal dengan watak anak nya .
" Iya iya iya mah ." Ucap rizky .
" ya sudah sebaik nya kita pulang biar kan rizky saja yang menunggu dira , besok pagi baru kita kesini lagi ."Ucap Vino
" Mungkin lebih baik begitu dari pada kalian mencari pengginapan kalian tidur saja di rumah saya tapi maaf rumah nya sangat kecil untuk kalian." Ucap anisa
" Ya sudah sebaik nya kita pulang sekrang ,rizky kamu hati hati kalau ada apa apa telpon papah oke."Ucap vino .
" Baik pah , tolong jagain tante nisa dan juga adva sekalian ya pah ."Ucap rizky .
"Tentu boy, papah akan menjaga nya untuk mu ." Ucap vino
Kamu beruntung sayang di cintai begitu dalam oleh rizky dan juga keluarganya .guma anisa di dalam hati
Mereka pun semua pergi dari rumah sakit untuk menuju ke kediaman anisa .
Setelah semua orang pergi rizky pun masuk kerungan dimana dira berada .
Cklekkkk.
Seorang wanita cantik yang sedang terbaring dengan begitu banyak selang di tubuh nya ,ya siapa lagi kalau bukan nandira perlahan rizky mendekati ranjang nadira dengan langkang kaki yang gemetaran ,rizky tidak sangup melihat orang yang selama ini ia jaga selama ini ia cinta terbaring lemas begitu saja , jika boleh di gantikan lebih baik aku yang terbaring seperti ini di dari pada kamu , nyawa pun akan aku kasih untuk mu nandir.
__ADS_1
"Dira bangun lah , liat aku berada di samping mu jika kamu bangun aku janji akan mengjaka mu jalan jalan kemana pun itu , tapi tolong buka mata mu jangan seperti ini ." Ucap rizky dengan menangis
" Maafkan aku , karna aku tidak bisa menjaga mu dengan baik , jika saya aku selalu di samping mu tidak mungkin kamu akan seperti ini ." Ucap rizky dengan sendu
" Ayo dira bangun buka mata pun aku tidak bisa melihat mun terbaring lemah seperti ini mana nandira yang selalu ceria tolong bangun sayang aku sangat mencintai mu dira jangan buat aku frustasi seperti ini ." Ucap rizky dengan menangis
Rizky pun terus menangis dan memegang erat tangan dira , sedari tadi rizky hanya melihat dira berharap dira membuka mata nya nahum hasil nya nihil dira masih saja tertidur pulas
" Sayang apa mimpi mu di dalam sanah begitu indah sehingga kamu engan untuk membuka mata mu, bangun lah dira disini banyak orang yang sangat mencintai mu dan menunggu mu sadar ." Ucap rizky sambil mengelus" kepala dira
Tapi tunggu seperti ada yang tidak beres aku paham betul dira selalu menjalankan motor nya pelan setelah kejadian dulu kecelakan dira tidak pernah lagi menjalankan motor nya kencang seperti ada yang tidak beres .gumam rizky .
Rizky mun menelpon orang kepercayaan sekaligus sahabat nya .
Tut tut tut .
Tut tut tut .
" Halo ada apa." Ucap sesorang .
"Tolong cari cctv di jalan dimana dira kecelaka aku rasa ada yang sengaja melakukan ini ."Ucap rizky .
"Kamu yakin jika kecelakan itu sabotase ."Ucap seseorang .
"Aku yakin aku paham betul bagai mana dira ." Ucap rizky .
" Baik lah aku kan berusah menemukan buktinya , jika sudah ada nanti aku hubungu kembali ." Ucap seseorang .
" Baik lah terimakasih." ucap rizky .
Rizky pun mengakhiri panggilan nya dan kembali duduk di samping ranjang dira sambil terus memandang wajah cantik dira .
Siapa pun yang berusaha menyakiti mu aku tidak akan segan segan untuk memberinya pelajaran jika perlu aku akan membunuh nya tidak ada yang boleh menyakitimu sama sekali guam rizky di dalam hati.
__ADS_1