MARRIED WITH MY STUDENT(Nakamoto Yuta)

MARRIED WITH MY STUDENT(Nakamoto Yuta)
Chapter 11(Luna marah)


__ADS_3

Hari ini Luna udah bisa ke sekolah,dia sengaja berangkat lebih siang karena jadwal pelajaran pertama sejarah yang gurunya pak Yuta.


"dek ayo buruan entar lo telat"


"iya ya"


..........


Dia langsung turun dari mobilnya Bang Johnny dan jalan ke dalam kelasnya ngelewati tangga.


Sekolah udah pada sepi karena mereka juga udah pada masuk pelajaran udah dimulai.


"Malas banget gue belajar"


.......


"Maaf pak saya terlambat"ucap Luna lemas.Pak Yuta langsung ngelihatin Luna dan biarin dia masuk teman teman juga begitu.


"Kok lo sekolah"Kata Vio yang nuntun dia duduk


"Kalau gue dirumah terus dipaksa begini begitu kagak enak tau gak"


"Kita Lanjutkan lagi pelajarannya"Pak Yuta motong pembicaraan mereka.


sekarang waktunya istirahat,tapi pelajaran pak Yuta belum habis ada satu pelajaran lagi setelah istirahat.


Luna pergi sama Vio,Lena,Jeno,Haechan,Renjun,Jisung ke kantin.


"Lun lo mau makan apa?"Tawar Jeno


"gak deh Jen gue makan buah dari rumah aja soalnya mamah ngelarang gue makan di sekolahan dulu"


"Jen gue sama Lena bakso"Kata Vio


"Lo pada?"Tanya Jeno sama Haechan,Renjun,Jisung.


"samain aja pedas yo"kata Haechan.


Luna udah selesai Makan tapi yang Lain belum,jadi dia ngutusin pergi duluan ke kelas.


Waktu dia mau naik Tangga dipojokan ada 5 orang perempuan 3orang kakak kelasnya dan 2orang adek kelasnya.


satu diantara mereka yang pernah keracunan.


Otomatis Luna langsung nguping apa yang di bilang sama mereka


"lo gimana sih akting gitu aja gak bagus"


"maaf kak,aku deg degan karena kasusnya juga ditangani sama polisi"


"Kan lo udah gue kasih uang buat bikin Luna jatuh,bukan jadi begini"


OOh.....Luna naik ke tangga dan nepuk nepuk tangannya"jadi lo semua yang mau ngerusak nama gue"


"Hebat banget ya pura pura jatuh sakit,ternyata cuma masuk angin doang.main lo semua kurang jauh buat ngerusakin nama gue"


"Lun...maksud kita bukan begini kok"


Kakak kelas Luna udah gemeteran.


"Yang lain silahkan pergi kecuali yang dua orang ini"kata Luna nunjuk mereka yang jadi tersangkanya.


Teman temannya udah pada pergi nyisahin mereka bertiga di pojok tangga.


"Kak Lun ini bukan salah gue salah dia kak dia yang nyampur racun ke kue yang kakak susun"


"gue gak nyuruh lu ngomong"


Luna narik kerah baju kakak kelasnya"lo gak sadar apa udah berapa teman teman lo yang sekarat karena gue?"


"Lun maksud gue gak gitu"


"lo gak sadar apa! puluhan guru ratusan murid nuduh gue jahat! karena hampir bikin nyawanya dia melayang,tapi dianya pura pura dan gue jadi korbanya! lo gak sadar!"


"Itu karena sifat lo yang sok!"


"sok apaan hah! itu sifat gue tapi kok lo yang panas!"


Mata Luna beralih ke adek kelasnya yang diam diam sambil megangin jari jarinya.


"berapa dia bayar lo"

__ADS_1


/Diam


"berapa!"


"200 ribu kak"


"lo miskin,kenapa cuma minta segitu doang.gue udah gak sadar 2 hari di rumah sakit dan bisa bisanya lo cuma dibayar 200 Ribu"


Luna langsung narik Tangan mereka berdua untuk turun ke lantai dasar.


Pas sampai bawah Luna ngelempar mereka gitu aja ya sampai badan mereka terhempas sama dinding pembatas.


Murid murid yang mau kesebrang Tangga kaget


"Jen itu bukanya Adkel yang keracunan itu yah?"Tanya Lena sama Jeno.


"iya jir jatuh dari tangga dia"Kata Haechan


"Bukan jatuh itu macam ada yang..."


"Luna!"Kata mereka serentak.


mereka langsung lari menuju tangga


Luna langsung ngeluarin uang sebesar 300 ribu dari sakunya dan ngelempar ke adek kelasnya


"ambil uangnya hari ini gue ampuni lo,udah pergi cepat lo"


Dia langsung ngambil uangnya dan buru buru pergi.


Luna langsung mukul Rahang kakak kelasnya sampai sudut bibirnya luka terus ngeluarin darah.


"Luna...Jangan oke please kendalikan emosi lo"Kata Lena dari kejauhan.


Pas disitu posisi Luna udah mau mukul Rahangnya untuk yang kedua kali tapi karena ada Teman temannya dia cuma ngepal tangan doang.


Luna langsung narik kerah baju kakelnya terus ngebawa dia sampai di lantai 3.


"Luna!!"Teriak Jeno.


"kalau lo semua ngikutin gue,gue pastiin nih orang mayatnya bakalan ada di lapangan!!!"Teriak Luna.


"tenang Jen diatas ada Chenle sama Jaemin kita serahkan aja sama mereka"Vio nenangin Jeno.


Dari lantai satu sampai dua Gak ada yang berani naik karena kata kata Luna.


"Kalian kok masih disini,ini juga yang lain"


Mereka balik badan"Pak Yuta kita...."


"ayo naik masuk ke kelas"Pak Yuta naik Tangga dan untuk menuju ke kelas.


"Pak kami mohon jangan naik sekarang"Kata Renjun.


"Kenapa...?"


"Jujur aja Len sama Pak Yuta,mana Tau dia bisa ngendaliin emosinya Luna"bisik Vio sama Lena.


"maaf pak...Luna lagi berantem di lantai tiga....katanya kalau ada yang naik dia gak bakalan segan segan jatuhin lawanya dari atas"cicit Lena.


Yuta Langsung ngejatuhin buku buku yang dia Bawa dan Lari ke Lantai tiga.


"Pakk! coming here!"kelakuan Haechan


Pak Yuta langsung Lihatin Luna yang udah siap siap dorong lawannya ke bawah.


Dan dia langsung cepat cepat gapai Lengganya Luna.


"Luna lepas jangan lakukan ini,bahaya"


Dilantai satu mereka juga tetap nunggu kabar dari pak Yuta,Chenle atau Jaemin.


"Luna mana!! katanya dia berantem"Teriak Jaemin


"Lah bukannya lo berdua dikelas ya tadi"Kata Renjun.


"tadi kita keluat sebentar,Luna mana katanya dia beranten kok kalian disini"Kata Chenle.


"perasaanku udah tidak enak"Kata Lena yang langsung lari menuju Lantai 3


Mereka juga mengikuti Lena.

__ADS_1


"Luna lepaskan dia...saya mohon"Pak Yuta berusaha ngedekatin Luna.


"Gak....gara gara dia bapak ngebentak saya"


"iya saya minta maaf...tolong lepasin dia"


"saya gak mau"


Luna ngelihatin arah tangga dan teman temannya disitu.


"Lun...sayang lepasin dia oke jangan begitu"Lena juga berusaha lepasin


"ya Lun jangan gitu oke"tambah Chenle


"gue ngerasa ada setan yang masuk ke dalam Luna"kata Jisung ke jaemin


"Jangan jangan dia keturunan Lucifer"balas Jaemin


"jangan ngadi ngadi lo berdua"kata Renjun


Akhirnya Luna mau ngelepasin dia,dan Lena juga langsung meluk Luna.


"jangan gitu lagi oke...pendam aja semuanya"Luna nangis dipelukannya Lena


"gue mau pulang"


"iya lo bakalan pulang"


Lena ngajak Luna untuk masuk kelas dan nenanggin pikiranya.


"Lun lo kagakboleh begitu samanya"


Kata Vio sambil ngelus ngelus punggungnya Luna


"nama gue di perjelekan sama guru guru,gue dibentak pak Yuta gara gara dia! kalau lo semua gak datang gue pastiin tuh orang jadi mayat mr x "


"Buhsyettt ngeri lo Lun"Kata Haechan


"Pak Yuta datang woy....."Chenle sang ketua kelas yang tadinya berdiri di depan pintu langsung lari duduk disebelah Jisung.


Waktu pelajaran Pak Yuta dimulai Luna cuma diam diam aja natap buku sejarahnya gue juga kagak tau dia mau ngapain.


"Mengerti semuanya"


"ngerti pak"


"oke kalau begitu Luna jawab pertanyaan saya.......apa yang disebut jaman prasasti"oalah pertanyaan anak sd


"saya tidak tau pak"jawab Luna swallow oh salah maksudnya selow


"Lain kali perhatikan,jangan buka buku tapi tidak tahu apa yang dipelajari"


sindir aja terosss Yutaa


"3 kali"gumam Luna yang membuat Lena dan Vio cuma diam natap Luna.


.......


pukul 10:04 semua murid khususnya kelas 11 di pulangkan karena mereka ada Study tour ke puncak besok.


Luna langsung buru buru nyetop taksi biasanya dia akan di jemput abang abangnya atau naik bus bareng Haechan.


.......


Pas sampai Rumah dilihatnya hanya ada mamanya yang sedang menyiram bunga janda bolongnya maaf gaes mamanya Luna as my mom.


"mah"panggil Luna


"kamu udah pulang,kok cepat banget"


"iya soalnya besok sekolah Luna ada study Tour mah,Luna boleh ikutkan?"


"kemana"


"puncak mah"


"Vio sama Lena juga ikut?"


"iya"


"Yaudah boleh"

__ADS_1


__ADS_2