
Waktu Pak Yuta mulai medekat kemereka Luna langsung narik tangannya Vio,Lena sama Teh Yeri untuk pergi.
"mau kemana"Luna tetap aja narik tangan mereka untuk menjauh.
..........
"lo kenapa sih Lun aneh banget"kata Lena.
"gue agak marah sama pak Yuta"
Mata mereka bertiga langsung ngeh sama Luna.
"marah kenapaan?"
"tau ah tanya aja sama teh Yeri"
"kenapaan teh?"
Teh yeri cuma geleng geleng kepala doang"Tuh teh Yeri aja kagak tau ngab!"
"masalah tadi yang di toilet lo Teh,Luna itu beneran nangis"
"iya Teteh juga tau kamu habis nangis tapi kenapa,terus kenapa bawa bawa pak Yuta segala"Teh Yeri udah hampir stress gara gara dijebak permasalahannya Luna.
"Dia Suka sama Pak Yuta teh"Sambung Vio.
Teh Yeri langsung ngeh sama Luna
"seriusan"
"iya Teh"jawab Luna dibarangin anggukan kepalanya"tadi waktu siang Luna ke toilet,luna ngelewati kantor dulu dan lihat pak Yuta ciuman sama cewek yang teteh bilang"
"iih kok jahat pak Yuta"
"tau tuh"
"jadi lo masih mau dekatin pak Yuta"
"ya lah gob*ok,baru gitu aja ngapain harus mundur kan gak asik"bela Luna
👍 muka mereka langsung datar karena jawaban Luna
gue juga kagak bakal nyerah dapati dia
.......
"mereka kenapa kok menjauh gitu?"Tanya pak Yuta sama Haechan yang lagi makan buah hidangan"biasa pak Perempuan mah begitu kalau ngumpul"
chan lo kalau ngomong suka benar!
Waktu Haechan sama Pak Yuta berbicara,ada segerombolan adik kelas yang menurut Luna nih suka cari gara gara juga.mereka ngambil minuman terus sama makanan.
"punten abang abang boleh bergeser sedikit kami mau ngambil minum"
"oh ya dek silahkan"kata Jaemin ramah.
Salah satu diantara mereka udah ada yang makan duluan dan tiba tiba aja ada yang muntah muntah.
"lo kenapa dek"Tanya Jisung sambil megangin Tangan dia"gak tau bang kepala gue sakit banget"
"jangan jangan lo keracunan"kata temannya"iya lo habis makan apaan?"
"gue baru makan ini doang"
__ADS_1
Semua orang Ngarah ke dia yang udah duduk lemas ditanah termasuk Luna.
"pak Yuta dimana?"Tanya pak Siwon kepala sekolah"saya disini pak"
"bagaimana ini pak,apa anda tidak memperhatikan bahan makanannya"
"siapa tadi yang nyusun kue ini"
"saya pak"jawab Luna ragu ragu.
"apa yang kamu campur Luna"
"saya tidak ada campur apapun pak didalam kue itu"
"saya baru ingat tadi semalam kamu bilang kalau kamu mau racuni makanan ini,saya kira kamu bercanda tapi nyata"Disitu Pak Yuta udah marah banget masalahnya bukan pak siwon aja yang nyalahin dia tapi juga guru guru.
"tapi saya"
"cukup Luna jangan buat saya di permalukan"Kata Pak Yuta
"mohon maaf,pak Yuta kita harus bawa dia ke rumah sakit"potong pak Chanyeol.
Akhirnya hampir semua guru pergi ke rumah sakit ngantar murid yang keracunan itu.
"gue gak percaya makanan yang gue buat ada Racunnya"Kata Luna
"logikanya lo pada keracunan gak?"Tanya Lena Sama laki laki sekelasnya as Anak Dream.
"gak"jawab mereka serentak.
Luna langsung ngambil kue yang sempat mereka pegang tapi tidak dimakan dan kiranya beracun langsung dia makan.
Dan betul aja dia langsung ngalamin hal yang sama tapi lebih parah.
Mereka langsung kaget liat Luna begitu
........
Dirumah sakit Jeno lari lari bawa Luna nyusul Guru guru yang mengantar satu murid tadi.
Dokter Dokter!!
"Jeno Luna..luna kenapa"Tanya Pak shiwon."Luna dia makan kue yang tadi di makan adik itu pak"
Dokter juga langsung keluar bawa Tandu untuk Luna dan dimasukan ke ruangan ICU.
"Gimana Len lo udah ngehubungi keluarganya Luna?"Tanya Renjun.
"udah,Ortu sama abang abangnya bakalan datang"
.........
Dari kejauhan terlihat 7 orang 6 laki laki dan 1 perempuan yaitu keluarga Luna.
"Luna mana anak saya mana,Lena Vio mana Luna"Tanya Mamanya Luna yang udah nangis.
"Tante Luna didalam lagi ditangani sama Dokter"jawab Vio
Mamanya Luna langsung histeris duduk dilantai"Mah jangan gitu Taeil yakin kok Luna bakalan kuat"ucap Bang Taeil nenanggin mamahnya.
Dokternya udah keluar ngehampiri Kita yang ramai banget di depan Ruangan.
"mohon maaf siapa keluarga dari kedua pasien ini"
__ADS_1
Papahnya Luna langsung lari mendekat ke dokter tersebut"saya ayahnya Luna dok"
"keluarga pasien satu lagi siapa?"
"biarkan kami jadi perwakilannya dok"kata Pak siwon.
"jadi begini pak Buk anak anda Luna memang keracunan tetapi yang satu lagi tidak,dia hanya masuk angin biasa"
mereka semua langsung terkejut.
"dan hampir semua darah anak anda tercampur racun"
Mama langsung histeris lihat kondisinya Luna.
"tapi Dia masih bisa sadarkan dok?"Tanya Bang Johnny.
"masih bisa"
Pak Shiwon ngangkat panggilan dari seseorang kagak tahu siapa sih.
"ooh begitu terimakasih pak chen"
"siapa pak?"Tanya Pak sehun
"pak Chen dia sama kepolisian bilang kalau cuma satu makanan saja yang ada racunya yaitu yang dimakan Luna tapi yang Lain tidak"jelas pak shiwon
"tapi pak jelas jelas murid tersebut sudah memakann kuenya"kata Buk Taeyon
"saya berani jamin dia belum memakan kue tersebut,malahan Luna yang makan pak"Bela Jisung.
"saya juga pak,waktu dia muntah muntah tadi belum ada satu gigitan"chenle
"kenapa kalian semua menuduh anak saya yang tidak benar,apa karena dia selalu membuat masalah di sekolah"
"mah mah udah,duduk dulu sini"ajak Bang Taeyong.
Mamah duduk di sebelah Teh Yeri yang juga lagi nangis karena Luna keadaanya begitu.
"Tante yang sabar yah,Luna baik baik aja kok"Teh Yeri ngelus ngelus punggungnya mamah.
"Cantik nama kamu siapa?"Tanya mamah ke Teh Yeri.
"saya Yeri tante"
"kamu temannya Luna"
"bukan Tante saya Tetehnya"
"Yeri....kamu yang sering diceritain sama Jaehyun yang senyumnya manis banget ya"
Bang Jae langsung salting karena omongan mamahnya"apaan sih mah"
pipinya Teh Yeri juga udah merah karena omongannya mamah Luna.
"mamah setuju kalau kamu sama dia,baik cantik perduli lagi sama Luna"
duh bundz anaknya lagi kritis di Icu,sempat sempatnya jodoh jodohin si jae yang lucknut.
........
Kini Luna udah di pindahkan ke ruang rawat inap yang satu lagi.....udah oulang dijemput sama ortunya.
"kami mohon maaf pak buk karena telah menuduh Luna yang tidak baik sampai dia jadi korbannya"
__ADS_1
Mamahnya Luna cuma diem aja sambil genggam tangan Luna yang belum sadar
"udah ya pak guru dan buk guru semua mending pulang aja biar Luna jadi tanggung jawab Kami"Sebenarnya Bang Doy udah emosian tapi dia tahan karena ada mamahnya.