
episode 4 : nama?
Memasuki kedalam kereta MC melihat 3 orang. 2 pria dan 1 wanita.
Setelah memasuki kereta MC menjadi pusat perhatian.
“mari kita lihat anak baru yang datang…” kata salah satu dari pria yang terlihat berumur sekitar 15 tahun.
“hahaha…siapa anak ini? Lihat lihat hahaha”kata salah satu dari pria itu.
Disisi lain 1 wanita itu terdiam melihat MC, tiba tiba perempuan itu membuka mulutnya.
“apa ada yang lucu?”tanya Wanita yang berada tidak jauh darinya, tampangnya lebih mudah dari pria itu sekitar 14 tahunan.
“kamu bertanya apa ada yang lucu? Apakah kamu tidak bisa melihat? Seorang anak kecil yang berusia sekitar 6 tahun menjadi budak, hahaha” kata pria itu sambal tertawa.
“lalu? Aku merasa tidak ada yang lucu sama sekali disini”kata Wanita itu melanjutkan.
“apakah aku harus menjelaskan kepadamu? Aku rasa kamu sudah cukup pintar untuk mengetauhi apa yang saya katakana kan?”lanjut pria itu.
Perbincangan antara mereka menjadi pertengkaran.
Sementara mereka bertengkar MC hanya terdiam mendengar apa yang mereka katakana, MC tidak dapat berpikir lagi.
“hei bocah kecil kesalahan apa yang telah kamu perbuat sehingga kamu dijual menjadi budah?” tiba tiba terdengar suara ditelinga MC.
MC bangun dari lamunannya tapi MC masih tidak mengerti apa yang pria itu katakana.
“bocah sialan apakah kamu bisu? Atau kamu takut sampai tidak bisa menjawab?” kata pria itu.
“aku tidak melakukan apa apa”kata MC dengan bingung.
Apa yang sebenarnya dia tanyakan kepadaku? Apa kesalahan yang saya lakukan? Apa ada yang salah dengan apa yang aku lakukan. MC sangat bingung dengan pertanyaan pria itu.
“jangan bohong bocah, kamu dijual mejadi budak pasti melakukan kesalahan, ceritakan kesalahan apa yamg kamu perbuat? Apakah kamu mencuri, membunuh, atau lainnya?”tanyha pria itu bertubi tubi kepada MC.
__ADS_1
“lao weng sudah cukup!” kata Wanita itu.
“kamu Wanita diamlah saya sedang menantainya, saya hanya penasaran aya yang membuatnya berakhir menjadi budak”kata lao weng dengan santai.
“saya tidak melakukan apapun”jawab MC lagi.
“apa ak harus memberimu pelajaran baru kamu akan mengakuinya benar benar orang yang keras kepala!” kata lao weng dengan menggerakan tangan kanannya.
“jangan berani kamu menentuhnya” kata Wanita itu.
“santai saja saya tidak akan membunuhnya”kata lao weng.
“jika tidak jangan salahkan aku jika aku bersikap kasar!” kata Wanita itu dengan tatapan dingin.
“baiklah baiklah, kali ini saya akan memberikan dia lolos, jika lain kali mungkin dia tidak akan seberuntung ini”kata lao weng sambal bergerak pergi.
Setelah lao weng pergi Wanita itu menghampiri MC.
“apakah kamu baik baik saja? Kamu tenang saja selama ada aku tidak ada yang beranii mengganggumu” kata Wanita itu.
“namaku jiao jiao, siapa namamu?” tanya jiao jiao.
“nama? Bukankah budak dilarang memiliki nama?” tanya MC dengan binung.
“lihatlah bocah tidak akan tahu apa apa, ini akan semakin menarik untuk dilihat” kata lao weng dengan melipat tangannya mengamati Bersama pria satunya.
"siapa yang mengatakan budak tidak boleh memiliki nama?”tanya jiao jiao dengan senyum.
“bukankah memang begitu?” tanya MC dengan bingung melihat kearah jiao jiao.
“karena kamu tidak tahu aku akan menjelaskan kepadamu”kata jiao jiao.
Nama yang kamu miliki harus kamu rahasiakan dari tuan kita, dan hanya diberitahukan kepada sesame budak/ orang kepercayaan saja.
__ADS_1
Nama yang ada kebanyakan adalah nama yang diberikan oleh orang tua kami pada saat kecil, jadi sebagai penghormatan kepada orang tua kita, kita tetap memakai nama itu.
setiap nama memiliki artinya sendiri, jadi nama juga melambangkan diri kita sendiri meskipun kita adalah budak kita juga setidaknya memiliki kehormaan kita sendiri yaitu nama kita
“jadi begitu? Oh…” jawab MC mengangguk menandakan dia mengerti.
“jadi siapa namamu?” tanya jiao jiao lagi.
“aku tidak memiliki nama” jawab MC polos.
“apakah kamu tidak tahu nama yang diberikan orang tuamu kepadamu?” tanya jiao jiao dengan bingung.
“saya bahkan tidak tahu siapa itu orang tua saya” kata MC dengan polos.
Tetapi didalam hatinya dia tahu bahwa dia sangat menyedihkan, meskipun dia tidak pernah merasakan kasih sayang orang tua kepadanya tapi dia pernah melihat hubungan antara yuan bao dan yuan hua sebagai sepasang ayah anak. Ayah yang sangat menyangi anaknya.
“apa yang harus kulakukan sekarang?” tanya zhi heng binung.
Jiao jiao terdiam sesaat mendengar apa yang dikatakan MC tidak pernah melihat orang tuanya sendiri…
Saya kira saya adalah orang yang paling menyedihkan kerena ditinggalkan oleh kedua orang tuaku pada saat kecil, mereka tidak bisa melakukan apapun dan hanya bisa…
Jiao jiao tersadar dari lamunannya dan dengna cepat menjawab
“oh…, bagaimana jika kamu membuat namamu sendiri?” tanya jiao jiao.
“membuat nama?” tanya MC.
“ya, coba pikirkan apa kata yang dapat menggambarkanmu”kata jiao jiao.
hem…
bagaimana dengan…
__ADS_1
sayang sekali episode ini sudah tamat apakah kalian penasaran dengan nama tokoh utama? tunggu episode selanjutnya, akan segera hadir!