Memilih Pelakor

Memilih Pelakor
episode 21 PART 2


__ADS_3

" Qila itu tante kau kah??? waaah cantik sekali... "


tanya seorang anak kecil pada qila.


"Betul ini tante Siska dari Jawa. "


Jawab qila.


inka yang terburu" segera keluar dari air dan menarik tangan qila mengajaknya segera pulang ke rumah. Sesampainya di rumah beruntungnya


inka, bahwasanya di rumah tidak ada orang mungkin mama dan bapak qila sedang pergi ke hutan .


dia segera mandi dan berganti pakaian, tak lupa dia memakai make up agar kelihatan hitam.


"Ih tante Siska kenapa pakai begituan lai, sg usah tante..!!! "


perintah qila, maklum anak kecil tidak tau apa yang sedang inka rencanakan. ..


"Shhuuuuuuuut... jangan keras-keras !!!Qila jangan bilang deng mama dan bapa ya kalo tante inka sebenernya gak hitam!!!! "


bujukan inka, seraya dia mau mengajak qila


pergi ke toko sebrang guna membeli es krim.


"Horeeeee......hore..hore -horee...."


saut qila sambil berlarian kesana kesini.


Sesegera inka mengajak qila berangkat, setelah itu pun inka pergi sendiri ke dermaga, sembari menenangkan pikiran yang kacau.


Cinta yang begitu amat yang dirasakan, tapi dikhianati begitu saja. Hari bagitu cepat sudah tak terasa menjelang malam. Hp berbunyi menandakan telfon dari ank buah inka.


"Yaaa ada apaa...???


tanya inka


" Maaf nona kami mendapat kabar bahwa malam ini di pos katanya diadakan pesta, bakalan ada banyak remaja dan juga orang tua berkumpul untuk menghadiri pesta tersebut."

__ADS_1


" Oke aq akan kesana tapi jangan lakukan apapun tanpa perintah q, kamu mengerti??!!! "


karena inka tinggal di rumah mama piara tidak mungkin kalo dia tidak minta izin dulu.


" Mama beta dengar di pos ada pesta,?? mama semua sg mau lihat kah???. "


"Tidak inka males jua nonton mending dirumah. "


jawab mama irma.


" Okelah mama kalo begitu beta mau ijin pergi bentar lihat pesta disini bagaimana. "


Ternyata mama irma mengizinkan, inka pun berangkat dengan sendirinya. Jaket hitam


, masker hitam, kacamata hitam semua serba hitam.


Tampak dari kejauhan lampu berkedip-kedip,


tenda yang berdiri dengan kokoh begitu


ramainya orang begitupun banyak remaja. Sedang asyik berjoget-joget, begitulah orang


Di tempat gelap seseorang berdiri, hanya mengamati orang- orang yang sedang asyik menikmati pesta. Dua bola mata tertuju


kesana kemari dengan dalih menemukan


seorang yang dia kenal.


Dua orang, yaitu laki- laki dan perempuan


sedang duduk bersama sembari berpegangan


tangan, mereka tertawa terbahak-bahak.


Entah apa yang sedang mereka bicarakan.


Tapi itu semua membuat mata orang itu

__ADS_1


tertuju pada mereka berdua.


"Akhirnya aq menemukan mu... "


Dalam hati orang itu berguman, dengan


senyum sadisnya. Terus menerus memperhatikan


mereka berdua, dia merasa ingin sekali


menampar sepasang orang itu.


Satu langkah ke depan, dia berfikir apa yang


selanjutnya bakal dia lakukan. Sudah terpikirkan


dalam hatinya, dia terus melangkah ke depan.


Melangkah begitu jauh, tepatnya sudah


dibelakang mereka, tapi kedua pasangan tersebut


tidak menyadarinya. Akhirnya jauh-jauh dia sudah tau wajah asli pelakor tersebut, ya seorang yang


berbaju hitam tersebut adalah inka.


Dia tidak melakukan apa pun, hanya merasa


sesak di dada. Ternyata selama ini gilar


berbohong, tidak ada apa-apa dan nyatanya.


sudah nampak didepan mata.


Senyum sadis dan mulai bicara pada hati sendiri.


"Hheeehh cowok cewek sama saja, sama-sama

__ADS_1


gatal. "


__ADS_2