
" Qila itu tante kau kah??? waaah cantik sekali... "
tanya seorang anak kecil pada qila.
"Betul ini tante Siska dari Jawa. "
Jawab qila.
inka yang terburu" segera keluar dari air dan menarik tangan qila mengajaknya segera pulang ke rumah. Sesampainya di rumah beruntungnya
inka, bahwasanya di rumah tidak ada orang mungkin mama dan bapak qila sedang pergi ke hutan .
dia segera mandi dan berganti pakaian, tak lupa dia memakai make up agar kelihatan hitam.
"Ih tante Siska kenapa pakai begituan lai, sg usah tante..!!! "
perintah qila, maklum anak kecil tidak tau apa yang sedang inka rencanakan. ..
"Shhuuuuuuuut... jangan keras-keras !!!Qila jangan bilang deng mama dan bapa ya kalo tante inka sebenernya gak hitam!!!! "
bujukan inka, seraya dia mau mengajak qila
pergi ke toko sebrang guna membeli es krim.
"Horeeeee......hore..hore -horee...."
saut qila sambil berlarian kesana kesini.
Sesegera inka mengajak qila berangkat, setelah itu pun inka pergi sendiri ke dermaga, sembari menenangkan pikiran yang kacau.
Cinta yang begitu amat yang dirasakan, tapi dikhianati begitu saja. Hari bagitu cepat sudah tak terasa menjelang malam. Hp berbunyi menandakan telfon dari ank buah inka.
"Yaaa ada apaa...???
tanya inka
" Maaf nona kami mendapat kabar bahwa malam ini di pos katanya diadakan pesta, bakalan ada banyak remaja dan juga orang tua berkumpul untuk menghadiri pesta tersebut."
__ADS_1
" Oke aq akan kesana tapi jangan lakukan apapun tanpa perintah q, kamu mengerti??!!! "
karena inka tinggal di rumah mama piara tidak mungkin kalo dia tidak minta izin dulu.
" Mama beta dengar di pos ada pesta,?? mama semua sg mau lihat kah???. "
"Tidak inka males jua nonton mending dirumah. "
jawab mama irma.
" Okelah mama kalo begitu beta mau ijin pergi bentar lihat pesta disini bagaimana. "
Ternyata mama irma mengizinkan, inka pun berangkat dengan sendirinya. Jaket hitam
, masker hitam, kacamata hitam semua serba hitam.
Tampak dari kejauhan lampu berkedip-kedip,
tenda yang berdiri dengan kokoh begitu
ramainya orang begitupun banyak remaja. Sedang asyik berjoget-joget, begitulah orang
Di tempat gelap seseorang berdiri, hanya mengamati orang- orang yang sedang asyik menikmati pesta. Dua bola mata tertuju
kesana kemari dengan dalih menemukan
seorang yang dia kenal.
Dua orang, yaitu laki- laki dan perempuan
sedang duduk bersama sembari berpegangan
tangan, mereka tertawa terbahak-bahak.
Entah apa yang sedang mereka bicarakan.
Tapi itu semua membuat mata orang itu
__ADS_1
tertuju pada mereka berdua.
"Akhirnya aq menemukan mu... "
Dalam hati orang itu berguman, dengan
senyum sadisnya. Terus menerus memperhatikan
mereka berdua, dia merasa ingin sekali
menampar sepasang orang itu.
Satu langkah ke depan, dia berfikir apa yang
selanjutnya bakal dia lakukan. Sudah terpikirkan
dalam hatinya, dia terus melangkah ke depan.
Melangkah begitu jauh, tepatnya sudah
dibelakang mereka, tapi kedua pasangan tersebut
tidak menyadarinya. Akhirnya jauh-jauh dia sudah tau wajah asli pelakor tersebut, ya seorang yang
berbaju hitam tersebut adalah inka.
Dia tidak melakukan apa pun, hanya merasa
sesak di dada. Ternyata selama ini gilar
berbohong, tidak ada apa-apa dan nyatanya.
sudah nampak didepan mata.
Senyum sadis dan mulai bicara pada hati sendiri.
"Hheeehh cowok cewek sama saja, sama-sama
__ADS_1
gatal. "