
selesai acara makan siangnya bersama keluarga trcinta, marissa tanpa membuang² waktu terus memberes² dan bersiap² untuuk ke tempat yang selalu ia luangkan hobinya... bergambar permandangan... marissa bisa bergambar kerna mewarisi bakat almarhuma ibunya...
tempat yang ia tuju tidak terlalu jauh dari rumah hanya membutuhkan 15menit dengan berjalan kaki... senyuman terus terukir dibibirnye setelah menemukan tempat yg dirasakan nya cocok dan nyaman untuk memulakan aksi berkaryanya...
hhh... mari mulai
setelah itu marissa terus tengelam dalam dunianya....
ditempat lain....
Akhir akhir ini.... Zarith selalu merasa diperhatikan... Tp dia selalu mengendahkan... Baginya dia sorg pewaris sebuah perusahawan yang sangat megah dikotanya... pasti ramai yg memehatikannya... Ujurnya dlm hati sekadar untuk meyedapkan hati saja.... Tp rasa tidak enak masih saja menempel....
in shaa Allah...semuanya akan baik²saja
apa kerna aku ngak cukup istirehat ja... yaa... akhir²nie kan memang banyak sekali perkerjaan kerna projek baru itu
Akhir pekan nanti aku mau libur sebentar deh...
Zarith terus tersenyum dan menyambung perkerjaan nya yg sempat jeda sebentar tadi.... Begitu laa zarith selalu berfikiran fositif dan jauh dlm bersangka atau menuduh tanpa alasan.... Kerna sifat nya yg lembut tp tegas dlm hal kerja membuatkan dirinya disayangi para karyawannya...meski awalnya ramai yang ngak terlalu yakin padanya... Tp dia tidak mudah mengalah untuk menunjukkan wibawanya seperti ayah serta kakeknya.... Bahkan karismanya lebih lagi dan segar... Yaa namanya jgk ank muda....
Sedang zarith sibuk dgn fail yang sedang disemaknya....pintu diketuk dan dibuka tanpa sempat dia membenarkannya....
"Hey keponakkan ku... Apa kamu lagi sibuk... "
Seketika zarith berhenti dan mendonggak memandang kepada siapa yang sedang berbicara kepdanya
__ADS_1
"Maaf pak saya sudah saya sudah menyuruh pak hendri untuk tunggu diruang tamu"
ucap mira sambil menundukan kepala.. dengan takut atasannya akan memarahinya...
"Ngak papa... Kamu teruskan perkerja kamu saja..."
mira si sekataris terus keluar dan tidk lupa menutup pintu ruangan atasanya
"Assalamualaikum om hendri...."tegur zarith
"Ada apa..apa adahal yang begitu mendesak hingga terus datang ke tempatku"sambung zarith lagi sedikit pernasaran
"Waalaikumusalam..hihihi"om hendri sedikit tersipu
dia memang ngah pernah menyukai zarith sekeluarga... baginya semua yang mereka miliki kini sepatutnya menjadi miliknya...
om hendri merupakan abang kedua kepada ayahnya zarith... menurutnya papa tidak pantas mewasiatkan seluruh hartanya kepada si adik bungsu iaitu zurkarnain ayahnya zarith
dia hanya berpura² baik didepan mereka... sedangkan dalam hati berbagai makian dilemparkanya...
manusia bila bertuhan kan nafsu
didalam hatinya penuh prasangka dan hasad
tapi zarith sekeluarga ngak pernah menggap mereka musuh... bagi ayah zarith baik buruk mereka tetap keluarga... mereka sangat menghormati om hendri...walapon bermacam ulah ygang dibuat kepada meraka... mereka selalu memaafkannya....
__ADS_1
"ini udah jam makan siang... kebetulan tadi pagi om ada urusan disekitar snie... jadi mampir deh sekalian.. .. lagian udah lama jgk ngak ketemu sama kamu..keponakan om yang lagi ganteng gini"ucap om hendri walhal dalam hati hanya Tuhan saja yang tahu
zarith berfikir sejenak... sambil melirit jam dipergelangan tanganya...
owh...udah mau zuhur jgk
"bole juga om... ini sebentar lagi jgk mau zuhur.. jadi kita solat aja sekali bersama di mussola... gimana? " usul zarith
diperusahan zarith memang menyediakan kemudahan untuk karyawanya.... bagi memudahkan urusan mereka... dia jgk menyediakan perbagai lagi kemudahkan yang lain seperti kantin, dan tempat istirehat lainya
"eerghh... bo.. bole.. bole.. tentu saja"jawap om hendri ragu ragu... pasalnya dia jarang sekali melakukan ibadah... keringan mulai muncul didahinya
kurang ajar ini bocah kalau ngak kerna rencana gue.. mau aja gue terjang aja dia
kata om hendri didalam hati dan kemudian tersenyum palsu dan licik
mereka kemudian keluar dari ruangan zarith dan pergi ke tingkat 14 yang merupakan musolla diperusahan ini....
bersambung
#
maaf saya masih baru... sila beri tunjuk ajar
akan saya perbaiki lagi ceritanya.. 😊😊😊
__ADS_1