
Rencana Zarith untuk liburan sebentar di akhir pekan.. harus tertunda...krna dadakan ada sikit masaalah diperusahan cabang di luar negeri yg baru dibangunkan di sana.
walaupon masalahnye kecil... tapi tetap harus diselesaikan.... kalau yg kecil dibiarkan akan jadi besar iya kan.... dan krna perusahan disana masih baru Zarith tidak mau setiap masalah dipandang enteng dan menyerahkan semua kepada karyawannya
ngak papa disana juga lumayan....selesai urusan kantor aku kan bisa jalan² disana... bole dibilang liburan jugakan
Dan akhirnya Zarith memutuskan untuk kerja sekalian liburan sebentar disana
**********************************************
seperti biasanya Marissa akan menghabiskan masa luangnya dengan melukis apa aja yang dia inginkan...
pernah suatu ketika ada teman yang mencadangkan Marissa buka galeri atau kelas art... tapi sayangnya Marissa ngak mau...alasanya kerna ini hanya hobi semata...dan ngak mau terus sibuk dengan hal perkerjaan... dan mengabaikan urusan mengurus keluarga.... walaupon sebenarnya tidak sulit sih membahagikan masa.... hanya saja dia yang tidak mau....
sedang asyiknya melukis seekor pipit dipohon...tiba² ada sepasang kaki berdiri disebelahnya... Marissa sejenak berhenti dan melihat ke samping
"mika... ngapain ke snie? "
"kenapa emangnya... ngak bole? "
Marissa hanya mengelahkan nafasnya
yang ditanya bukannya dijawap malah ditnya balik... emangnya ngak bisa apa ngak berantam sama aku.... ngak bisa liat orang senang kali....
"bukannya ngak bole... cuman... tumben lo pada kemari... selalu sore² gini lo itu sukanya di kamar main game online mulu" ucap Marisaa sambil mengemas alat² yang digunakan untuk mengambar
udah gini mana ada mode aku terus melukis ucapnya dalam hati
"ngak apa²...bosan aja"jawap Mikail
"hahah... ngak salah nie .... bosan? "mika yang ia kenal ngak pernah ada kata bosan dlm kamus hidupnya...
hmmm.. pasti ada yang gak beres nie..fikir marissa
"kamu ada masalah... mau cerita sama kakak? "tanya Marissa serius
__ADS_1
begitu laa mereka... walau selalu berantam tiap kali nya... tp juga bisa jadi sahabat, pendengar yang baik dan pernasihat antara satu sama lain... itu juga yang membuatkan hubungan kakak adik nie sangat rapat..
biasa kali kadang bergaduh,selisih faham, ngak sampai 1 hari udah baikkan lagi...
**********************************************
"meeting nya smpai snie saja... kalau apa apa² yang masih belum selesai bisa keruangan saya....saya akan di snie dua hari lagi" ucap Zarith akhir meeting pagi itu
Alhmdulillah... selesai juga.. moga gak ada lagi permasalah yang serius
setelahnya Zarith keluar dari ruangan meeting dan terus ke ruanganya masih ada sedikit perkerjaan yang harus diselesaikan
sedang Zarith sibuk dengan semakan fail² tiba² pintu ruangannya dibuka tanpa diketuk terlebih dahulu
ngak sopan banget sempat terdetik dihati Zarith
"maaf pak saya udah melarang"terang judika selaku seketarisnya
seketika Zarith hanya menganggukan kepala nya dan meminta judika meneruskan perkerjaannya...
ternyata tetamu yang tidak diundang adalah sepupunya sendiri Liyana!
"assalamualaikum...ada apa yana " soal Zarith sekadar basa basi...
sedangkan dalam hati Zarith malas banget ketemu sama Liyana yang menurutnya sedikit genit
"Waalaikumusalam kak... hihihi"
"kakak sihat? "
yah yang ditanya...ngak dijawap mahal nanya balik.. hmmmm
"aku sihat alhamdulillah... ada urusan apa kamu kesini? " terus terang
"yah masak aku ngak bisa ke snie... apa kakak ngak kangen sama aq? "
__ADS_1
"lagian papi yang bilang kakak ada disnie... jadi aq mampir deh.... lagian sekarang udah jam makn siang nie...sekalian kita makan bareng yuk... " ucap liyana dengan tersenyum genit...sambil mengoyangkan sedikit badannya yg terdedah itu untuk mengoda Zarith.. tp Zarith tidak tergoda sama sekali...
sejak masih zaman kuliah singgah sekarang Liyana secara terang terangan mengaku menyukai Zarith.
tapi sayang Zarith cuma angap Liyana sekadar adik tidak lebih. walau umur mereka cuma beda 2 tahun....tp Zarith tidak pernah menganggapnye serius...lagian dia memang gak suka sama Liyana yang selalu memakai pakaian yang menjolok mata... udah dia nasihat juga... tp orangnya memang gak pernah mau berubah... dia mau bilang apa lagi...
hanya mampu berserah kepada Yang maha membolak balik hati manusia...
"maaf yana aku lagi sibuk... ngak bisa temani kamu"
"yaa .... nie sudah jam makan siang kok" ujur Liyana masih memujuk
seketika Zarith melirit jam ditangannya
waktu zohor jugak sebentar lagi nie
"yasudah.. tapi aku mau solat dulu di masjid biru baru setelah itu ki.... "
belum sempat Zarith menghabiskan bicaranya.. sudah dipotong dulu oleh Liyana
"maaf kak.. aku baru ingat aku ada perkerjaan yang belum selesai.... gimana kalau makan malam aja? "
"owh gitu yaa.... ngak mau bareng aku solat dulu.. baru sambung kerjanya?"
"ngak papa kak..... aku solat nanti aja... kalau gitu aku pamit dulu ya"
setelah itu dengan terburu² Liyana terus melangkah meninggalkan kantor Zarith.
Zarith hanya bisa mengelahkan nafasnya
kapan sih kamu mau berubah...
Ya Allah kurniakan laa Hidayah Mu kepadanya...
**********************************************
__ADS_1
maaf kalau cerita aq membosankan 🙏