![Menaklukkan Pria Sekota [Sistem Harem Wanita]](https://asset.asean.biz.id/menaklukkan-pria-sekota--sistem-harem-wanita-.webp)
”Mama… mama… aku kangen dengan dirimu, ma, mengapa mama meninggalkanku secepat itu?” tanya Chamile yang langsung menghampiri ibunya agar ibunya bisa meraih tubuhnya dan memeluk tubuhnya.
”Maafkan mama, Cha-cha, mama tidak bisa menemanimu lagi, dan mama senang sekali karena kau sudah kembali ke penampilanmu semula dan seharusnya, sampai jumpa lagi Cha-cha, anakku,” ucap Chacha yang melepaskan pelukannya dan perlahan menghilang membuat Chamile menahan namun sia-sia saja sehingga kepingan ibunya tersisa dan tidak berhasil dia tangkap untuk dia balas pelukan hangatnya yang sudah lama tidak dia rasakan.
”Mama… jangan tinggalkan aku, ma,” ucap Chamile yang di alam mimpi namun karena saking sedihnya membuat tanpa sadar dirinya bergumam sembari menangis sembari dia masih tidur.
Chamile terisak hingga malam berlalu dan pagi pun mulai berganti sehingga matahari mulai masuk perlahan ke dalam kamar Chamile yang lupa kordennya yang dia tutup pada saat dia membersihkan kamarnya.
Sinar matahari yang mulai masuk dan menyapa wajah Chamile membuat dirinya merasa tidak nyaman sehingga sering kali menggeliat mencari tempat senyaman mungkin yang tidak terkena cahaya matahari namun karena semua kasurnya terkena dengan cahaya matahari membuat Chamile mau tidak mau membuka mata cantiknya secara perlahan untuk mengembalikan kesadarannya.
Setelah terbangun dari tidurnya, Chamile sedikit merenggang tubuhnya agar tubuhnya kembali semangat dan bugar karena rengangganya lalu dia mencoba menyeka matanya dan betapa terkejutnya jika dirinya mendapati matanya basah karena air matanya.
”Aku menangis? Mengapa bisa aku kemarin malam menangis?” gumam Chamile yang bingung ketika tahu mendapati dirinya menangis kemarin malam dan dirinya juga tidak mengingat penyebab dirinya menangis namun karena dirinya tidak mendapatkan jawaban yang akhirnya membuatnya menyerah untuk memikirkan dan berpikir apa penyebabnya yang bisa membuatnya menangis.
”Ah.. sudahlah berpikir terlalu keras membuatku pusing karena aku malah menemukan titik buntu, jadi lupakan saja penyebabnya aku menangis,” ucap Chamile yang dengan cepat melupakan dan tidak memikirkan kembali karena dia tidak mau berpikir keras.
Chamile segera beranjak dari ranjangnya dan betapa dikejutkan dengan layar yang muncul tiba-tiba dan sudah mengambang di depannya.
Selamat pagi nona muda, apakah kemarin malam tidur Anda nyenyak?
Tanya sistem yang ingin memastikan jika nona mudanya kemarin malam tidur dengan nyenyak setelah melakukan proses diet secara instan yang membuat Chamile merasa tidur kemarin malam sangat berbeda dengan tidur malam sebelumnya yang di manatubuhnya tidak sesegar dan se-ringan ini.
__ADS_1
”Ya, aku kemarin malam tidurnya nyenyak sekali seperti tidak ada beban yang membebani tubuhku dan pagi ini aku merasakan jika tubuhku menjadi sangat ringan dan segar sekali, jarang aku merasakannya,” ucap Chamile yang seakan-akan berbicara sendiri di dalam kamarnya.
Baiklah kalau begitu saya akan memberi laporannya mengenai Anda dan saya akan sering bertanya-tanya mengenai kondisi Anda, nona muda.
”Hmm… baiklah aku mengerti dan lakukan seperti yang kau inginkan tetapi jangan terlalu ekstrem ya, aku tidak suka,” ucap Chamile yang mengizinkan sistem untuk membantu memperbaiki dirinya agar dirinya menjadi menarik dan pusat perhatian.
Terima kasih nona muda atas izin Anda akan saya gunakan sesuai dengan kepercayaan Anda dan saya pamit dahulu, selamat pagi dan selamat beraktivitas, nona mudaku.
”Terima kasih juga.” Chamile langsung bergegas melangkah dengan penuh semangat menuju lemari pakaiannya karena hari ini dia ada kelas dan ingin datang tepat waktu sebelum teman-temannya datang karena ada suatu hal yang dia ingin diskusi dengan kakak sepupunya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
”Ckckck… memang buah tidak jatuh dari pohonya, karena keluarga Burst yang satu ini sangat jorok dan menjijikkan,” ucap Evan yang melihat berkas-berkas dan foto-foto yang dikirimkan oleh bawahannya
”Tidak hanya Leon saja yang suka gonta-ganti wanita tetapi Fiona dan Fioline juga sering berganti pasangan pria, memang bukan anggota Burst sejati,” ucap Evan sembari mendapatkan foto-foto tidak senonoh dari keluarga bukan anggota Burst resmi.
Karena tidak ingin berlama-lama melihat foto yang sangat tidak enak dipuja dan dipandang mata membuat Evan merapikan dan menaruh ke dalam laci meja kerjanya dan melihat jam di tangannya yang melingkar dengan anggun dan elegan.
”Sepertinya Cha-cha sudah menungguku di kampus maka aku akan pergi ke sana karena sepertinya Cha-cha ingin mengatakan sesuatu kepadaku,” gumam Evan yang segera bergegas keluar dari ruang kerja pribadinya yang ada di dalam kediamannya serta menuju ke kamar tidurnya untuk bersiap-siap mandi dan berganti pakaian agar tetap terlihat tampan di depan adik sepupunya itu.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
Sementara Chamile yang segera bersiap-siap menuju kampusnya sedang berada di kamar mandi, namun pada saat dirinya melewati kaca yang besar miliknya bertapa terkejutnya ketika melihat sosok yang sangat asing di depan kaca tersebut. Dirinya saat ini melihat seorang gadis cantik yang bertubuh langsing dan memiliki tinggi yang kira-kira 165 cm membuat terkejut sehingga berteriak cukup keras membuat beberapa pelayan yang melayaninya langsung bergegas menuju kamar nona muda keduanya pada saat kediamannya kosong membuat tidak ada yang menghampiri pertama kalinya.
”Ahh… siapa kamu? Mengapa kamu bisa ada di kamarku?” tanya Chamile yang terkejut ketika melihat sosok gadis itu yang sebenarnya tidak lain dan tidak bukan adalah dirinya sendiri.
Chamile mencoba mengecek sosok siapa yang di sana karena dia tidak melihat dirinya sendiri meski dirinya sedang becermin untuk mengamati mengapa sosoknya tidak ada. Setelah memastikan dengan cermat membuatnya makin berteriak karena terkejut yang amat luar biasa.
”K—kkenapa bisa aku menjadi langsing dan sangat cantik?” tanya Chamile yang penasaran akan perubahan dratis tubuhnya dan pada saat bersamaan para pelayannya menerobos masuk ke kamarnya dan betapa terkejutnya mereka jika mengetahui gadis yang sangat memiliki rupa yang rupawan dan bertubuh yang sangat ideal.
“N—nnonna muda? Apakah benar Anda adalah nona muda kami?” tanya para pelayan yang serentak karena tidak mengenal perubahan drastic nona muda mereka. Tidak hanya pelayannya, Chamile juga tidak percaya dan mencoba untuk mencubit salah satu pipinya agar dirinya terbangun dari mimpinya itu.
“Aww… ini sakit sekali yang bearti ini nyata jika aku memiliki tubuh yang langsing, bagaimana bisa? Apa jangan-jangan..?” ucap Chamile yang penasaran akan perubahan tubunya yang membuatnya tidak percaya atas apa yang dia alami ini.
Benar nona muda, Anda mengalami perubahan setelah meminum ramuan yang diberikan oleh nyonya kepada Anda.
Sistem segera memberikan pengertian membuat Chamile makin bingung dengan kandungan ramuan yang dibuat oleh ibunya yang dia tidak ketahui jika identitas ibunya adalah dokter genius.
...----------------...
Author ya mau punya ramuan begitu, Chaca Burst bagi dong ramuannya…
Jangan lupa beri dukungan kalian dengan memberi like, rate, gif, vote, share, suscribe, dan comment. Sangkyuu atas dukungan kalian. Semoga kalian selalu sehat saja.
__ADS_1