
pov arima " kenapa banyak banget masalah si disini" kata rima dengan kecewa.
10 menit kemudian
Arima sudah selesai membuat tugas mtk halaman 24 yang disuruh di kerjakan oleh buk emily.
" nah amel aku sudah nih mengerjakan tugas mtk, jadi gak kamu mau cerita dengan aku?" tanya arima.
" gila cepet banget" kata amel dengan suara sedikit keras.
" e-e-eh" kata arima kaget ketakutan.
" sorry gw keceplosan" kata amel dengan nada ber salah.
" yaudah gak apa apa aku kan cuma kaget" kata arima.
" tapi lu kan cepet banget ngerjain tugas mtk nya, gw yakin lu pasti akan di deketin oleh murid murid lain untuk ber teman dengan mu biar kamu mau kasih tau bagaimana cara ngerjain nya atau gak mereka nyontek diem- diem nanti" kata amel menjelas kan kepada arima.
" ooo gitu, tapi kalo aku gak mau ber teman pada mereka nanti aku di anggap sombong dong" kata arima dengan khawatir dan kecewa.
" yaudah kacangin aja" kata amel.
lalu arima terdiam.
__ADS_1
beberapa saat kemudian amel selesai juga mengerjakan tugas matematika yang di berikan oleh bu guru emily.
hanya mereka berdua yang baru selesai mengerjakan tugas matematika. tak berselang beberapa lama angga,rizal, dan andre juga telah selesai mengerjakan tugas matematika.
" eh amel mereka bertiga udah selesai tuh mereka pinter juga ya" kata arima sambil ter lihat seperti sedang mengagumi mereka bertiga.
" hei, mereka tidak hanya tampan tapi juga pinter karena itulah mereka paling populer di kalangan wanita" kata amel dengan muka biasa saja.
" amel kalau aku mau mencari tipe cowok seperti mereka tapi tidak hanya itu aku juga mau mencari tipe cowok yang mandiri dan juga yang seperti mereka" ucap arima.
ternyata pembicaraan mereka berdua tadi sudah di dengar oleh rizal dan teman teman nya karena di amel dan arima ada andre dan angga. dan rizal juga di beritahu oleh si andre tentang tipe cowok arima.
Saat pulang sekolah
karena rumah arima agak jauh jadi amel dan arima tidak bisa pulang bareng .
" yaahh sayang sekali, aku juga lupa mem beri tahu kamu bahwa rumah aku jauh" kata arima dengan kecewa.
" yaudah besok aja kamj cerita nya, aku besok kayak nya bakalan di jemput lama deh, karena hari ini aku lupa bawa hp dan aku lupa mem beri tahu bahwa aku pulang sekolah jam berpa" kata arima sambil melihat jam tangan yang dia pakai.
" yaudah besok ya" kata amel senang.
" iya besok" kata arima
__ADS_1
lalu amel harus pulang karena nanti kalau dilama akan kena marah ibunya.
" eh rima aku pulang dulu ya karena rumah aku deket ibu aku menyuruh ku lulang cepet" kata amrl panik.
" iya kamu lulang duluan saja" kata arima.
amel pun langsung pulang. lalu arima harus menaik ojek atau taksi untuk pulang ke rumah, tapi sebelum dia mencari ojek..
" rima tunggu" kata rizal sambil mem bawa motor.
lalu arima pun menoleh ke belakang.
" eh rizal ada apa ya?" tanya arima.
" tidak ada apa apa, eh btw mau nebeng gak?" tanya rizal.
pov:" akuu tidak mau tapi aku tidak punya pilihan lain lagi" kata arima dengan pasrah.
" baiklah aku nebeng ya, nanti pas di jalan aku sebutkan jalan rumah aku" kata arima dengan cuek.
" baiklah. tapi kamu jangan cuek cuek ya sama aku kan aku mau menjadi sahabat kamu" kata rizal.
lalu arima ter diam.
__ADS_1
" baiklah" kata arima ter senyum palsu.
lalu rizal melihat arima tersenyum melalui kaca spion motor. lalu rizal pun ikut tersenyum.