
Hellen wanita cantik berusia tiga puluh tahun yang bekerja sebagai pramusaji di salah satu restoran berbintang lima
karna usianya yang sudah melewati syarat kebijakan di tempat nya bekerja , Hellen sudah beberapa kali akan di gantikan dengan orang lain
tapi karna kepribadiannya yang baik serta bertanggung jawab , dia selalu mendapatkan kesempatan untuk tetap bekerja .
bisa di bilang juga bahwa Hellen adalah sosok wanita yang cantik , tidak heran jika kecantikannya selalu membuat pria di sekitarnya berlomba untuk mendapatkan hati nya .
walau usianya yang tidak lagi muda dia tetap menjadi primadona di manapun dia berada
bahkan dia selalu memanfaatkan parasnya yang cantik untuk mendekati pria pria yang beruang
termasuk bos nya sendiri
bukan hanya sekedar prilakunya saja yang baik ataupun juga tanggung jawabnya yang tinggi , Hellen dipertahankan ditempatnya bekerja karna kedekatannya dengan sang bos
tidak terhitung berapa banyak pria yang sudah menjalin asmara bersamanya ,
namun tidak ingin melanjutkan hubungan ke jenjang pernikahan , Hellen selalu menyudahi hubungannya jika sang kekasih meminta dia untuk menjadi istrinya .
di suatu malam seperti biasa , Hellen serta rekan kerja yang lain selalu pulang bekerja bersama sama dengan berjalan kaki
karna dari tempat nya bekerja dengan tempat tinggalnya tidak begitu jauh ,
sehingga akan menghambur hambur kan uang saja jika harus menggunakan tranportasi umum
"mentang mentang dekat dengan pak William (manager restoran) dia sampai di pertahankan untuk tetap bekerja di restoran walaupun sudah sangat lama .."
ujar salah satu teman yang sedang berjalan bersamanya
hushhhh....tidak boleh bicara seperti itu , Hellen masih tetap bekerja karna memang kinerja nya yang bagus ...
tepis sahabatnya Aisha ..
Aisha adalah sahabat Hellen , meski umur mereka yang berbeda jauh namun Aisha selalu menganggap Hellen sebagai sahabat sebaya yang satu hati dengannya .
memang jika dibandingkan dengan rekan kerja nya , Hellen adalah pramusaji yang tertua diantara yang
terkadang dia juga menjadi sosok penengah jika rekan kerja yang lain sedang bertengkar ataupun terkena masalah Hellen selalu menjadi sosok kakak yang bertanggung jawab bagi mereka
aku sih tidak apa apa jika ka Hellen tetap bekerja bersama kita , itu artinya kita akan terus memiliki sosok kakak perempuan yang akan terus menjaga kita kan !
meskipun terkadang perkataan teman temannya selalu membuat hellen tersinggung , tapi Hellen selalu memaklumi mereka
karna ia tahu tidak seharusnya juga dia tetap bekerja di sana ,
sedangkan di luaran masih banyak orang orang yang lebih muda darinya mengantri untuk menggantikan posisinya
Hellen harus bersyukur dengan apa yang dia miliki saat ini
bukannya tidak ingin memberikan kesempatan kepada orang lain untuk menggantikan posisinya
Hellen hanya takut jika dia berhenti dari restoran dia akan kesulitan lagi jika dia harus mencari pekerjaan lain
apalagi dengan usianya yang sekarang
tidak mungkin ada yang akan menerimanya.
kak Hellen kenapa tidak menikah saja ,
kenapa harus repot repot bekerja sampai saat ini?
__ADS_1
dengan pertanyaan yang seperti itu membuat hellen berhenti dari langkahnya ,
dan menatap teman temannya dengan raut wajah yang datar , sehingga tidak ada yang tahu apa yang sedang dipikirkannya saat itu.
semuanya ikut terdiam melihat ke arah Hellen dengan tatapan yang heran
"aku belum di pertemukan dengan jodohku"
hanya sebatas itu saja Hellen menjawab .
tanpa bertanya apapun lagi kepada Hellen , mereka pun memutuskan untuk tetap diam dan melanjutkan perjalanan kembali .
satu persatu dari mereka mulai berbelok arah dari rombongan , karna sudah sampai di rumahnya masing masing
tinggal Hellen dan Aisha saja yang berjalan berdua , karna tempat yang mereka berdua tinggali berada di satu area .
"aku tidak menyukai anak kecil.."
tanpa ada pertanyaan apapun dari temannya, Hellen tiba tiba saja berbicara bahwa dia tidak menyukai pernikahan karna dia tidak ingin mempunyai anak
itu sebabnya hellen memutuskan untuk tidak menikah
"kenapa , suatu saat kamu akan membutuhkan mereka , jika kamu sudah tua nanti kamu akan kesepian tanpa suami dan anak anakmu..."
ujar Aisha sembari menjelaskan kepadanya bahwa pernikahan itu sangat penting .
tidak ada manusia di bumi ini yang ingin hidup sendiri
dengan rasa percaya dirinya Hellen menjawab dengan tegas
"aku bisa hidup dengan siapapun , buktinya sekarang banyak orang yang menyukai ku
dengan tawa Aisha yang geli mendengar jawaban Hellen diapun kembali menjelaskan
aku tidak mungkin menjadi teman mu untuk selamanya , kelak aku juga akan menikah dan memiliki keluarga sendiri
aku akan sibuk dengan suami serta anak anakku..
dengan terus meyakinkan Hellen bahwa dengan usianya yang tidak lagi muda , Hellen harus belajar tentang pernikahan dan mulai menyukai anak anak
aku benar benar tidak menyukai anak kecil Aisha ,
mungkin kalau itu anakku sendiri aku masih bisa menyayanginya , tapi bagaimana jika Tuhan memberikanku pasangan hidup yang sudah memiliki anak dari wanita lain ?
sepanjang jalan Hellen terus mengatakan bahwa dia takut akan bayang bayang wanita lain yang akan menjadi penengah bagi hubungannya dengan sang anak serta suaminya
Aisha tetap meyakinkan dirinya dengan menceritakan kisah teman temannya yang juga menikah dengan seorang pria yang sudah memilki anak dari istri lama nya
"kelak kamu akan menyayanginya seperti anak mu sendiri"
dengan perbincangan mereka yang rumit Hellen meminta Aisha untuk menemaninya duduk sebentar di salah satu taman kecil yang berada di halaman luar tempat mereka tinggal ..
Aisha menyetujuinya dan kembali bertanya heran mengapa Hellen mengkhawatirkan sosok pria yang akan menikah dengannya
dua bisa mencari pasangan yang sama sama masih berstatus lajang
aku hanya khawatir , dengan usiaku yang tidak lagi muda
bagaimana aku bisa mendapatkan pria yang masih lajang
sedangkan semua orang yang sebaya denganku sudah menikah ...
__ADS_1
begitulah pemikiran hellen , tentang apa yang dia khawatirkan memang terdengar masuk akal
tidak mungkin mendapatkan pria yang masih sendiri dengan usianya yang tidak lagi muda
cukup lama mereka berdua membicarakan hal yang sama , tidak ingin menyayangi apalagi sampai harus menjaganya hingga anak itu dewasa .
ada satu lagi yang aku khawatirkan !
ucap Hellen dengan satu telunjuknya mengarah pada wajah Aisha temannya
"aku takut jika suamiku nanti lebih mencintai anaknya daripada aku"
"hmmmm....itu lebih masuk akal" jawab Aisha
tidak lama setelah selesai mereka mengobrol Hellen dan Aisha memutuskan untuk kembali berjalan agar bisa cepat cepat beristirahat .
namun saat berbalik mereka dikejutkan dengan seorang gadis muda yang berdiri tepat dibelakang bangku yang mereka duduki .
dengan tatapannya yang tajam serta mata yang berbinar dan kepalan di kedua tangannya , yang seakan menunjukkan kekesalan , gadis itu berkata dengan menatap mata hellen
"jika kamu tidak ingin menikah dengan pria yang sudah mempunyai seorang anak dari wanita lain dengan alasan kamu tidak menyukai anak kecil , maka tidak heran jika semua pria tidak ada yang mau menjadikanmu istrinya"
dengan penuh kebencian serta tangannya yang masih mengepal , gadis itu pergi meninggalkan hellen serta aisha
dia berjalan bersama seorang pria ..
Hellen dan Aisha hanya bisa terdiam mencoba memahami apa yang dikatakan gadis muda itu kepada mereka berdua
apa kamu mengenalnya ?
tanya Aisha kebingungan kepada Hellen
namun hellen pun juga menanyakan hal yang sana kepada temannya itu .
mereka hanya bisa terdiam dengan menatap jauh gadis muda yang sudah pergi itu
"memang apa yang kita perbuat sampai gadis itu terlihat sangat kesal ?
ucap aisha heran
dengan hanya mengangkat kedua tangan serta mengerutkan keningnya seraya memberikan jawaban terhadap Aisha bahwa dirinyapun tidak tahu apa apa
diapun berusaha untuk tidak memperdulikan sang gadis
tapi pria tang bersamanya tadi siapa ya ?
dia terlihat cukup tampan ...
ujar Aisha dengan tawanya yang menggelitik serta tangannya yang menepuk punggung Hellen seolah dia sedang mengejek
dengan menepis tangan Aisha Hellen berkata dia tidak melihat kearah sang pria karna terkejut dengan kehadiran gadis yang tidak tahu datang dari mana .
baiklah karna kita sudah sampai ,
mari kita sudahi perbincangan ini
lebih baik kita sana sama beristirahat
dengan masuk kedalam rumahnya Aisha pergi seraya melambaikan tangan kearah hellen mengucapkan selamat malam , selamat beristirahat !
Hellen membalas lambaian tangan Aisha dan bergegas pergi ke rumahnya .
__ADS_1