
baiklah karna kira sudah sampai ,
mari kita sudahi perbincangan ini
lebih baik kita sama sama beristirahat.
dengan masuk ke dalam rumahnya Aisha pergi seraya melambaikan tangan ke arah Hellen mengucapkan selamat makam , selamat beristirahat .
Hellen membalas lambaian tangan Aisha dan bergegas pergi ke rumah nya .
sepanjang malam ini Hellen tidak bisa tertidur karna terus memikirkan ucapan gadis yang tadi dia temui.
tidak tahu apa yang dimaksud oleh sang gadis , Hellen terus berpikir tentang semua yang di katakan kepada Aisha
apakah mungkin ada kata kata yang menyinggung perasaan sang gadis hingga dia bersikap seperti itu
tetapi walau terus mengingat semua yang mereka bicarakan Aisha maupun dirinya tidak ada hubungannya dengan gadis itu
karna merekapun tidak saling mengenal ,
dia hanya membicarakan hidupnya sendiri
dengan memaksa memejamkan mata akhirnya Hellen pun tertidur dengan posisinya yang masih bersandar pada dipan tempat tidurnya dengan bantal yang ia peluk .
itu adalah kebiasaan hellen sedari dulu
jika ada yang sedang dia pikirkan ataupun mempunyai masalah
Hellen akan terus berpikir dengan menyandarkan badannya pada dipan di atas ranjang tempat tidurnya sampai ia tertidur
tidak lupa juga dengan bantal berbentuk hati yang kesayangannya yang selalu ada di pelukan..
...----------------...
Ting....
hari ini kamu jadi ke antar aku ke toko buku...
pesan masuk dari Aisha
dengan matanya yang masih terpejam karna mengantuk Hellen berusaha membalas
ok....
bergegas dia bangun dari tempat tidur nya dan masuk ke kamar mandi untuk bersiap siap mengantar Aisha
sudah menjadi kebiasaan Aisha , di akhir pekannya selalu pergi ke toko buku , hanya untuk sekedar melihat lihat saja ataupun juga membeli buku edisi terbaru .
hari ini Hellen pun berencana mencari gadis yang semalam dia temui
dia ingin bertanya pada sang gadis , apakah dirinya telah membuat kesalahan hingga membuat di gadis bersikap seperti itu
mungkin saja gadis itu juga tinggal di dekat lingkungannya
supaya Hellen pun bisa dengan mudah menemukannya
Hellen sedang bersiap siap
melihat dirinya di cermin memakai dress bertangan pendek dengan belahan dada yang sedikit lebar
tidak lupa dengan aksesoris kalung kecil berwarna perak serta liontin yang gemerlap
membuatnya terlihat sangat cantik dan sexy...
dia terus mengagumi dirinya sendiri
sembari berlenggak lenggok di hadapan cermin yang ada pada lemari besar nya
__ADS_1
kamu cantik sekali....
terus memuji kecantikannya sendiri dengan mengedipkan sebelah matanya juga kecupan yang dia tunjukkan ke arah cermin
tok..tok..tok ...
Hellen ayok ! kamu lama sekali ..
terdengar suara Aisha memanggil dari luar rumahnya
dengan sisi bibir kanannya yang sedikit naik hingga tatapan matanya yang sinis Aisha berkata
"mulai lagi deh ..Hellen kita hanya pergi ke toko buku bukan ke pesta malam , kamu tidak perlu berlebihan seperti ini"
"mungkin saja di toko buku nanti aku akan bertemu dengan pria tampan , jadi aku harus terlihat cantik"
Hellen memang wanita yang selalu tampil wah , dia ingin terlihat berbeda dari wanita lain
walaupun bukan acara spesial tapi kita harus tetap terlihat cantik kan .
Hellen terus saja menyela perkataan Aisha
ok ..ok..terserah kamu saja
ucap aisha sembari jalan mendahului dengan langkahnya yang semakin cepat
aisha tunggu......
Hellen mencoba berlari mengejar Aisha
bruk..
awwwww....
Aisha berbalik ketika mendengar Hellen berteriak dan kaget ketika melihat temannya itu sudah duduk di jalan sembari meniup niup lututnya
Aisha yang panik segera berlari kembali ke belakang menghampiri Hellen
aku sudah bilang untuk tidak memakai pakaian seperti ini , dan kamu juga
kenapa harus memakai sepatu runcing dan tinggi ini...
rupanya Hellen sudah tersandung karna sepatunya .
Hellen hanya bisa meringis kesakitan dengan mengusap lututnya yang lecet
mbak tidak apa apa ?
seorang pria menghampiri sembari menjulurkan tangannya membantu hellen berdiri
sepertinya temanku ini tidak bisa berdiri , apa kamu bisa angkat dia sampai ke kursi di sana ..
ujar Aisha yang menunjuk ke arah kursi yang berada di pinggir jalan
tanpa ragu pria itu langsung menggendong Hellen membawanya ke tepi jalan
biar aku ambil obat merah dulu di rumah ...
Aisha berlari menuju rumahnya
meninggalkan Hellen dengan sang pria
Hellen terpana melihat perlakuan pria itu terhadapnya
terus meniup dan membersihkan luka yang terlihat kotor pada lutut hellen menggunakan sapu tangannya
tidak apa apa tidak usah di bersihkan , nanti sapu tanganmu kotor
__ADS_1
ucap Hellen dengan menepis tangan si pria
pria itu hanya diam tanpa menjawab
siapa pria ini , aku tidak pernah melihat dia sebelumnya , apa dia penduduk baru di lingkungan ini , kenapa dia hanya diam saja
Hellen terus bertanya tanya dalam hatinya
namun seolah pria itu bisa mendengar semua yang di katakan hati hellen , dia menjawab
"saya Riko ..baru pekan lalu pindah ke daerah sini"
begitu manis saat dia tersenyum tipis pada Hellen
Hellen yang mulai gugup karna salah tingkah setelah melihat senyum sang pria
ia menjawab dengan terbata bata
o..oh iya
saya Hellen tinggal di rumah no 08 .
dengan menunjuk ke arah rumahnya yang berada di ujung jalan berpintu coklat dengan gantungan bunga yang di rangkai nya sendiri
(sedikit pemahaman , rumah yang hellen tempati berada di komplek rapih dengan desain rumah yang minimalis dan saling berdekatan . hanya di batasi oleh taman kecil yang berada sejajar dengan teras rumahnya serta tanaman yang dibuatnya melingkar seperti pagar , sehingga terlihat nyaman dan tentram dengan jumlah bangunan yang hanya beberapa puluh Saja , maka tidak heran jika semua penduduk di sana saling mengenal satu sama lain)
ini obatnya .....
Aisha yang menghampiri dengan membawa obat merah serta beberapa obat lain yang ada di dalam kotak
biar saya yang obati luka nya..
tanpa di minta Riko langsung mengambil obat dari tangan Aisha ,
dengan cepatnya dia langsung mengobati dan mengoleskan serta menutup luka hellen dengan sangat rapih ..
sudah selesai ,,saya permisi
Riko berjalan pergi meninggalkan Hellen juga Aisha
karna terpana melihat pria yang begitu tampan membuat dua wanita itu diam tersipu hingga tidak menyadari Riko sudah pergi cukup jauh
sontak membuat hellen tersadar dan berteriak
"terimakasih banyak"
Riko yang sudah jauh itu berbalik dan membungkukkan badannya , seperti dia memberikan jawaban atas rasa terimakasih Hellen terhadapnya
Aisha yang sedari tadi hanya diam saja memandangi Riko dari belakang , dengan senyum tipis dan tangannya yang terus menepuk pundak Hellen dan berkata
"dia siapa , menarik sekali , sepertinya pria itu akan menjadi jodohku"
dengan menepis tangan temannya , hellen meminta Aisha untuk memapahnya pulang ke rumah
Aisha , bagaimana ini
aku tidak bisa pergi denganmu ke toko buku itu..
tidak apa apa , pekan depan saja kamu antar aku nya
hari ini kamu istirahat saja , coba sembuhkan kaki mu dulu
karena besok kita harus bekerja ..
dengan memapahnya berjalan , mengantarkan Hellen pulang ke rumah .
seharusnya aku tidak perlu mengkhawatirkan mu , ini kan ulah mu sendiri , kenapa jadi aku yang kerepotan ...
__ADS_1
sepanjang jalan Aisha terus saja menggerutu