Mencari restu dari anak tiri ku

Mencari restu dari anak tiri ku
episode 4 SEBUAH KENYATAAN


__ADS_3

Malam ini Hellen kembali tidak bisa tidur


bukan karna memikirkan Lucy lagi


tapi Hellen memikirkan Riko , ayahnya Lucy


tidak bisa dipungkiri , siapa yang tidak akan tergila gila ketika melihat pria seperti Riko


memilki bahu lebar


dengan kaki nya yang jenjang membuat dia terlihat tinggi


serta lengannya yang sedikit berotot membuat kemeja yang dikenakan terlihat pas di badannya


rambutnya yang berponi dan juga kacamata yang selalu dia pakai


membuatnya terlihat imut , manis , namun juga menggoda dan sexy


kenapa ayah dan putrinya itu membuatku tidak bisa tidur sampai dua malam seperti ini


hhhuhhh...merepotkan sekali


sesekali Hellen membelai belai tangannya sendiri , sembari terus membayangkan Riko .


sampai dia ingat betul rasa hangatnya ketika pria itu menggendongnya


namun sebisa mungkin hellen menepis semua kekagumannya terhadap Riko


dengan menepuk nepuk pipi , Hellen terus menyadarkan dirinya sendiri


"tidak Hellen , bagaimana mungkin kamu memikirkan pria yang baru saja kamu kenal"


ucapnya ..


dia tidak ingin terlalu larut dalam imajinasinya sendiri


ia takut nantinya akan menaruh hati kepada Riko , bagaimana jadinya jika dia harus menanggung cintanya sendirian


......................


aku pikir hari ini kamu tidak bisa bekerja !


seperti biasa hellen dan Aisha selalu berangkat ke restoran bersama ,


di susul dengan teman teman yang lain


yang nantinya akan saling berpapasan di jalan


hai kak Hellen ..


semuanya saling sapa menyapa , menanyakan kabar perihal satu hari libur melakukan apa , pergi kemana , ada hal menarik apa , apapun itu mereka selalu tukar cerita satu sama lain


aku dengar katanya kita bakalan punya kepala koki baru ya ?


semuanya kaget termasuk Hellen , mereka lupa bahwa hari ini adalah hari pergantian kepala koki di restorannya


eh iya , semoga saja kepala koki yang sekarang tidak ketus seperti pak Andra (kepala koki)...


sepanjang perjalanan mereka terus membicarakan pak Andra , tentang sifatnya yang pemarah , ketus , dan tentang kedisiplinannya terhadap staf yang lain


Untung saja hari ini hari terakhir kita bertemu dengan pak Andra ...


sahut yang lain


sesampainya di restoran Hellen dan staf yang lain bersiap untuk mulai pekerjaannya masing masing


selamat pagi semua .....


sapa pak William yang baru saja tiba


serentak semuanya menjawab dengan senyum dan tundukkan kepala


ok ... hari ini kita akan kedatangan kepala koki baru


tidak lama kemudian datang pak Andra , di susul dengan pria di belakangnya

__ADS_1


Hellen tercengang ketika tahu bahwa kepala koki nya yang baru adalah Riko


pak William memperkenalkan Riko sebagai kepala koki yang baru untuk menggantikan pak Andra


sebenarnya sudah cukup lama pak Andra ingin mengundurkan diri dari posisinya


namun pak William selaku manager di restoran itu selalu menahan karna belum dapat penggantinya


Hellen tidak akan pernah menyangka bahwa Riko , pria yang dia kagumi sampai membuatnya tidak bisa tidur akan menjadi bagian dari kesehariannya


Riko mulai memperkenalkan diri ,


terlihat semua pegawai wanita menyapa dan tersenyum dengan salah tingkah


termasuk hellen , jantungnya kembali berdenyut kencang


dia terus melotot melihat ke arah Riko dengan mata yang berbinar binar .


semuanya mulai kembali ke tugasnya masing masing


termasuk Riko yang mulai belajar tentang pekerjaan yang akan dia kerjakan


hari ini hari terakhir pak Andra berada di restoran , dia memberitahu Riko tentang semua peraturan yang dia buat


termasuk kedisiplinan yang selalu dia terapkan kepada para staf yang lain


tamu mulai berdatangan


Hellen yang sibuk mondar mandir dari meja ke meja untuk melayani para customer .


dia selalu berharap hari ini bisa mengobrol banyak dengan Riko


namun karna kesibukan nya masing masing Hellen hanya bisa melihat Riko dari jauh saja


Hellen kamu di panggil ke ruangan pak will...


hellen diberitahu temannya untuk segera datang ke ruangan pak william


dia tahu apa yang di inginkan atasannya itu


sudah sering juga Hellen menolak


namun pak William selalu mengancam akan membuatnya berhenti bekerja jika tidak menuruti kemauannya


itulah alasan yang tidak diketahui staf yang lain , tentang semua pertanyaan


mengapa hellen masih di pekerjakan hanya karna dia bertanggung jawab ataupun rajin


padahal semua pegawai tahu masih banyak staf yang lain yang lebih dari hellen


tok .. tok .. tok ...


Hellen masuk dengan rok nya yang di naikkan sedikit sehingga rok itu sudah benar benar melewati lututnya


itu adalah permintaan pak William


ketika hellen di panggil untuk datang ke ruangannya


dia diminta agar hellen sedikit menaikkan rok nya juga membuka dua kancing atasnya , sehingga terlihat belahan dada hellen yang bulat berisi itu


hari ini kamu benar benar terlihat cantik ...


pak William yang sudah berdiri di belakang pintu menunggu hellen datang ke pelukannya


dengan tangannya yang mulai merangkul membawa Hellen ke sofa panjang yang ada di sudut ruangan tempat dia menerima tamu ataupun hanya untuk beristirahat


itupun menjadi tempat dimana Hellen dan atasannya saling membagi apa yang mereka punya


hari ini tidak ada penolakan dari hellen karna diapun juga sudah lama tidak bermain dengan siapapun


pak William yang sudah tidak sabaran langsung membuka seluruh kancing baju hellen sampai dia benar benar terlihat menggoda dengan hanya menggunakan dalaman berwarna hitam itu ..


keduanya benar benar menikmati sentuhan satu sama lain


saling membelai dan saling membalas ciuman

__ADS_1


tidak ada suara kebisingan lain lagi , selain suara desah dan lirih yang menggema di ruangan itu .


tidak akan ada staf lain yang mendengar , karna memang ruangan pak William yang berada di lantai atas , dan itupun hanya ada ruangan dia saja


ahhh....masss...


Hellen selalu memanggilnya mas Will , itupun juga kalau mereka sedang berdua saja


William bukanlah sosok pria tua


dia masih seumuran dengan Hellen


William juga sudah berkeluarga , dia punya istri juga seorang putra menggemaskan yang masih kecil


namun karna istrinya yang kurang perhatian dan lebih mementingkan pekerjaannya


William sering sekali bermain dengan wanita lain di luar termasuk Hellen


bukan salah istrinya yang tidak perhatian , hingga membuat pria ini lebih memilih bermain di luar


namun karna keduanya yang tidak pernah saling mencintai


William dan istrinya di jodohkan keluarga untuk menyatukan bisnis kedua orang tuanya


tok .. tok .. tok..


pak will boleh saya masuk ..


mendengar suara dari luar pintu , membuat hellen dan William kaget


iya sebentar ...


sahut William dari dalam


Hellen yang sangat panik kembali mengancingkan baju nya


ia tidak sadar jika salah satu kancing baju nya hilang


mungkin karna William yang begitu semangat saat membuka nya


namun ia tidak peduli


yang ia takutkan hanya kepergok saat dirinya dan sang atasan sedang bercumbu bersama


William yang sudah bercucuran keringat segera berjalan untuk membuka pintu


dan hellen yang masih gemetar sambil terus merapikan pakaian serta rambutnya


mencoba untuk tenang dan berdiri di dekat meja kerjanya Will


Iya ,, Riko ada apa ?


mengetahui bahwa yang datang adalah Riko .


keadaan itu membuat hellen menjadi sangat gugup


apalagi saat Riko menatap kearahnya dengan raut wajah yang datar


"pak William saya permisi , mau kembali bekerja ..."


Hellen memutuskan untuk meninggalkan mereka berdua


melewati Riko yang masih berdiri di sisi pintu .


dengan tangan kiri nya yang menutupi baju karna tidak tertutup


dan tangan kanannya yang terus merapikan rambut serta menghapus keringat nya ,


Hellen tetap tersenyum walau dengan raut nya yang gugup


perlahan Riko menutup pintu saat Hellen sudah keluar dari ruangan itu


namun hellen memutuskan untuk menunggunya dari luar ruangan , dia ingin menjelaskan walau itu mungkin suatu kebohongan


Hellen tidak ingin Riko menganggapnya sebagai wanita murahan

__ADS_1


meskipun mungkin itu memang kenyataannya


__ADS_2