
Malam ini Hellen kembali tidak bisa tidur
bukan karna memikirkan Lucy lagi
tapi Hellen memikirkan Riko , ayahnya Lucy
tidak bisa dipungkiri , siapa yang tidak akan tergila gila ketika melihat pria seperti Riko
memilki bahu lebar
dengan kaki nya yang jenjang membuat dia terlihat tinggi
serta lengannya yang sedikit berotot membuat kemeja yang dikenakan terlihat pas di badannya
rambutnya yang berponi dan juga kacamata yang selalu dia pakai
membuatnya terlihat imut , manis , namun juga menggoda dan sexy
kenapa ayah dan putrinya itu membuatku tidak bisa tidur sampai dua malam seperti ini
hhhuhhh...merepotkan sekali
sesekali Hellen membelai belai tangannya sendiri , sembari terus membayangkan Riko .
sampai dia ingat betul rasa hangatnya ketika pria itu menggendongnya
namun sebisa mungkin hellen menepis semua kekagumannya terhadap Riko
dengan menepuk nepuk pipi , Hellen terus menyadarkan dirinya sendiri
"tidak Hellen , bagaimana mungkin kamu memikirkan pria yang baru saja kamu kenal"
ucapnya ..
dia tidak ingin terlalu larut dalam imajinasinya sendiri
ia takut nantinya akan menaruh hati kepada Riko , bagaimana jadinya jika dia harus menanggung cintanya sendirian
......................
aku pikir hari ini kamu tidak bisa bekerja !
seperti biasa hellen dan Aisha selalu berangkat ke restoran bersama ,
di susul dengan teman teman yang lain
yang nantinya akan saling berpapasan di jalan
hai kak Hellen ..
semuanya saling sapa menyapa , menanyakan kabar perihal satu hari libur melakukan apa , pergi kemana , ada hal menarik apa , apapun itu mereka selalu tukar cerita satu sama lain
aku dengar katanya kita bakalan punya kepala koki baru ya ?
semuanya kaget termasuk Hellen , mereka lupa bahwa hari ini adalah hari pergantian kepala koki di restorannya
eh iya , semoga saja kepala koki yang sekarang tidak ketus seperti pak Andra (kepala koki)...
sepanjang perjalanan mereka terus membicarakan pak Andra , tentang sifatnya yang pemarah , ketus , dan tentang kedisiplinannya terhadap staf yang lain
Untung saja hari ini hari terakhir kita bertemu dengan pak Andra ...
sahut yang lain
sesampainya di restoran Hellen dan staf yang lain bersiap untuk mulai pekerjaannya masing masing
selamat pagi semua .....
sapa pak William yang baru saja tiba
serentak semuanya menjawab dengan senyum dan tundukkan kepala
ok ... hari ini kita akan kedatangan kepala koki baru
tidak lama kemudian datang pak Andra , di susul dengan pria di belakangnya
__ADS_1
Hellen tercengang ketika tahu bahwa kepala koki nya yang baru adalah Riko
pak William memperkenalkan Riko sebagai kepala koki yang baru untuk menggantikan pak Andra
sebenarnya sudah cukup lama pak Andra ingin mengundurkan diri dari posisinya
namun pak William selaku manager di restoran itu selalu menahan karna belum dapat penggantinya
Hellen tidak akan pernah menyangka bahwa Riko , pria yang dia kagumi sampai membuatnya tidak bisa tidur akan menjadi bagian dari kesehariannya
Riko mulai memperkenalkan diri ,
terlihat semua pegawai wanita menyapa dan tersenyum dengan salah tingkah
termasuk hellen , jantungnya kembali berdenyut kencang
dia terus melotot melihat ke arah Riko dengan mata yang berbinar binar .
semuanya mulai kembali ke tugasnya masing masing
termasuk Riko yang mulai belajar tentang pekerjaan yang akan dia kerjakan
hari ini hari terakhir pak Andra berada di restoran , dia memberitahu Riko tentang semua peraturan yang dia buat
termasuk kedisiplinan yang selalu dia terapkan kepada para staf yang lain
tamu mulai berdatangan
Hellen yang sibuk mondar mandir dari meja ke meja untuk melayani para customer .
dia selalu berharap hari ini bisa mengobrol banyak dengan Riko
namun karna kesibukan nya masing masing Hellen hanya bisa melihat Riko dari jauh saja
Hellen kamu di panggil ke ruangan pak will...
hellen diberitahu temannya untuk segera datang ke ruangan pak william
dia tahu apa yang di inginkan atasannya itu
sudah sering juga Hellen menolak
namun pak William selalu mengancam akan membuatnya berhenti bekerja jika tidak menuruti kemauannya
itulah alasan yang tidak diketahui staf yang lain , tentang semua pertanyaan
mengapa hellen masih di pekerjakan hanya karna dia bertanggung jawab ataupun rajin
padahal semua pegawai tahu masih banyak staf yang lain yang lebih dari hellen
tok .. tok .. tok ...
Hellen masuk dengan rok nya yang di naikkan sedikit sehingga rok itu sudah benar benar melewati lututnya
itu adalah permintaan pak William
ketika hellen di panggil untuk datang ke ruangannya
dia diminta agar hellen sedikit menaikkan rok nya juga membuka dua kancing atasnya , sehingga terlihat belahan dada hellen yang bulat berisi itu
hari ini kamu benar benar terlihat cantik ...
pak William yang sudah berdiri di belakang pintu menunggu hellen datang ke pelukannya
dengan tangannya yang mulai merangkul membawa Hellen ke sofa panjang yang ada di sudut ruangan tempat dia menerima tamu ataupun hanya untuk beristirahat
itupun menjadi tempat dimana Hellen dan atasannya saling membagi apa yang mereka punya
hari ini tidak ada penolakan dari hellen karna diapun juga sudah lama tidak bermain dengan siapapun
pak William yang sudah tidak sabaran langsung membuka seluruh kancing baju hellen sampai dia benar benar terlihat menggoda dengan hanya menggunakan dalaman berwarna hitam itu ..
keduanya benar benar menikmati sentuhan satu sama lain
saling membelai dan saling membalas ciuman
__ADS_1
tidak ada suara kebisingan lain lagi , selain suara desah dan lirih yang menggema di ruangan itu .
tidak akan ada staf lain yang mendengar , karna memang ruangan pak William yang berada di lantai atas , dan itupun hanya ada ruangan dia saja
ahhh....masss...
Hellen selalu memanggilnya mas Will , itupun juga kalau mereka sedang berdua saja
William bukanlah sosok pria tua
dia masih seumuran dengan Hellen
William juga sudah berkeluarga , dia punya istri juga seorang putra menggemaskan yang masih kecil
namun karna istrinya yang kurang perhatian dan lebih mementingkan pekerjaannya
William sering sekali bermain dengan wanita lain di luar termasuk Hellen
bukan salah istrinya yang tidak perhatian , hingga membuat pria ini lebih memilih bermain di luar
namun karna keduanya yang tidak pernah saling mencintai
William dan istrinya di jodohkan keluarga untuk menyatukan bisnis kedua orang tuanya
tok .. tok .. tok..
pak will boleh saya masuk ..
mendengar suara dari luar pintu , membuat hellen dan William kaget
iya sebentar ...
sahut William dari dalam
Hellen yang sangat panik kembali mengancingkan baju nya
ia tidak sadar jika salah satu kancing baju nya hilang
mungkin karna William yang begitu semangat saat membuka nya
namun ia tidak peduli
yang ia takutkan hanya kepergok saat dirinya dan sang atasan sedang bercumbu bersama
William yang sudah bercucuran keringat segera berjalan untuk membuka pintu
dan hellen yang masih gemetar sambil terus merapikan pakaian serta rambutnya
mencoba untuk tenang dan berdiri di dekat meja kerjanya Will
Iya ,, Riko ada apa ?
mengetahui bahwa yang datang adalah Riko .
keadaan itu membuat hellen menjadi sangat gugup
apalagi saat Riko menatap kearahnya dengan raut wajah yang datar
"pak William saya permisi , mau kembali bekerja ..."
Hellen memutuskan untuk meninggalkan mereka berdua
melewati Riko yang masih berdiri di sisi pintu .
dengan tangan kiri nya yang menutupi baju karna tidak tertutup
dan tangan kanannya yang terus merapikan rambut serta menghapus keringat nya ,
Hellen tetap tersenyum walau dengan raut nya yang gugup
perlahan Riko menutup pintu saat Hellen sudah keluar dari ruangan itu
namun hellen memutuskan untuk menunggunya dari luar ruangan , dia ingin menjelaskan walau itu mungkin suatu kebohongan
Hellen tidak ingin Riko menganggapnya sebagai wanita murahan
__ADS_1
meskipun mungkin itu memang kenyataannya