
"Apaa Dad?? Menikah.. No dad no.zee gak mau menikah apalagi kalau di jodohkan, oh dad ini sudah zaman modern bukan lagi zamannya di jodoh jodoh kan " bantah Zee pada Daddy nya karena ia disuruh menikah dengan anak sahabatnya
"come on Zee,, kamu itu Putri daddy satu satunya, Dady hanya ingin yang terbaik buat kamu" jelas Candra Dadynya Zee
"no dad, masa depan Zee masih panjang. Zee baru saja masuk kuliah tahun ini,usia zee masih 19 tahun apa jadinya kalau Zee menikah" suara Zee sedikit meninggi
"kalau dady bilang kamu harus menikah,kamu harus menikah ini sudah keputusan dady,lagi pula yang akan kamu nikahi adalah anak sahabatnya dady" kata Candra yang juga mulai meninggi kan suaranya
" tapi dad,,,
"tidak ada tapi tapian.. nanti malam kamu harus ikut daddy and momy untuk bertemu calon suami mu" tegas Chandra pada Zee
"what !!!" pekik Zee
"sudah lah Zee, ikuti saja apa kata dadymu.. semua itu untuk kamu juga, tidak ada orang tua yang mau hal buruk terhadap anaknya, terlebih lagi kamu adalah anak kami satu satunya" jelas Dinda Wijaya istri Chandra Wijaya yang juga ibu dari Zee.
"what, mom juga?? OMG mom,, Zee kira mom paling mengerti Zee, tapi ternyata tidak." Zee menatap momy nya itu
"tidak zee, momy tidak bisa melawan dadymu.. cobalah nak, kenali laki laki itu dulu siapa tahu kamu akan menyukai nya mungkin kalian akan berjodoh" jelas Dinda lagi mencoba memberikan pengertian pada zee
"are you sure mom?? hhh" Zee menghembuskan nafas nya dengan kasar
" pokoknya Zee tidak ingin menikah,Zee tidak ingin dijodohkan" ucap Zee lalu pergi meninggalkan ruang keluarga yang momy dan Dady nya masih disana.
" lihat lah putri mu itu, dia sudah besar dan sudah mulai sulit di atur" kata Chandra pada Dinda
__ADS_1
"sudah lah dad, mungkin Zee masih syokk, beri dia waktu untuk memikirkan segalanya, menikah bukan soal main main, anak sekarang mana ad yang mau di jodohkan" jelas Dinda
"kita dulu juga di jodohkan kan mom? buktinya kita bahagia bahagia saja" kata Chandra
"itu dulu dad, sudah lah tunggu Zee kembali saja." kata dinda merangkul pinggang suaminya
" ahh, mom tau saja kalau dady rindu. ayo ke kamar" kata Chandra lalu membawa istrinya kekamar
"aww,,sakit"pekik Chandra saat cubitan kecil mendarat di pinggangnya
"dassar, kamu itu sudah tua masih saja seperti anak ABG" ujar Dinda yang dibalas tawa oleh Chandra
begitulah keduanya,meski usianya sudah cukup tua tapi keromantisan mereka tetap terjaga
"ah, dady bisa bisanya dia akan menjodohkan ku. aku masih ingin kuliah dan jadi pelukis terkenal" gerutunya dalam hati.
Zee berhenti di sebuah taman kota, disini lah tempat favorit Zee, ramainya taman kota membuat nya sedikit merasa nyaman setidaknya ia bisa melupakan masalah masalah yang menumpuk dalam otak nya
__ADS_1
Zee disana sudah hampir dua jam,tak ada yang dilakukannya, hanya duduk dan memperhatikan anak anak bermain disana
" ah,, anak\-anak itu, betapa bahagianya menjadi mereka tanpa harus pusing dengan berbagai masalah" begitulah gumam Zee
di tengah lamunan Zee, seseorang tiba\-tiba menghampirinya
"nona.. nona, apa mobil merah di ujung sana adalah mobil nona?" tanya orang itu
Zee berbalik kearah yang ditunjukkan orang tersebut
"shitt,, mobil ku di tabrak" umpat Zee dan berlari ke tempat mobilnya itu
__ADS_1
**Selamat membaca para reader 🤗, semoga suka\*\*
jangan lupa klik suka dan beri vote yang banyak yahh**