Mendadak Kaya Dari Hadiah Misterius

Mendadak Kaya Dari Hadiah Misterius
Melipat gandakan


__ADS_3

 Tepat setelah dia berteman dengan Emelia, pesan Emelia masuk.


 "Corey, apakah ibumu memberitahu bahwa aku akan pergi ke Kota Misedian dengan beberapa teman?"


 "Ya, benar. Apakah kamu sudah memesan tiket?" Corey langsung bertanya.


 "Belum." Jawab Emelia.


 Membaca pesan ini, Corey menyarankan. "Kalau begitu beri aku informasi ID-mu. Aku akan memesan tiket penerbangan untukmu."


 "Baik, terima kasih, Corey."


 Kemudian Emelia mengirimi Corey beberapa pesan.


 Melihat informasi ID mereka, Corey tidak ragu-ragu.


 Dia memesan tiket kelas satu untuk mereka melalui teleponnya.


 Karena dia ingin mendapatkan rasa hormat untuk sepupunya, dia kemudian memberi tahu Emelia informasi penerbangan.


 Dia bergumam dalam hatinya.


 Sudah waktunya untuk menunjukkan sebuah rahasia..


 Memikirkan hal ini, Corey membuka situs rekrutmen talenta senior.


 Benar saja, talenta di situs web jauh lebih menonjol daripada talenta di pasar talenta biasa.


 Bahkan yang terburuk di antara talenta di sini adalah mereka dengan gelar master.


 Setelah melihat-lihat resume, Corey membuat pilihannya.


 "Yang ini sepertinya bagus."


 Melihat resume di depannya, matanya berbinar.


 Namanya Roselyn Charnell.


 Dia berusia 23 tahun.


 Dia lulus dari Trinity School of Bridge University.


 Dia memiliki dua gelar master di bidang Bisnis dan Ekonomi.


 Dan seterusnya...


 Lulusan dari Trinity School of Bridge University dengan Gelar master Ovo...


 Pada saat ini, mata Corey berbinar.


 Itu adalah resume yang sempurna.


 Dan dia baru berusia 23 tahun.


 Tidak ada keraguan bahwa dia adalah seorang jenius.


 Tidak, dia berada di atas kata jenius.


 Corey menarik napas dalam-dalam.


 Dia tidak peduli tentang pekerjaan apa yang dia inginkan, dan dia segera menghubunginya.


 Lagi pula, tidak masalah pekerjaan apa yang dia inginkan sekarang.


 Tidak ada karyawan yang tidak bisa diburu.


 Masalahnya selalu berapa banyak bos bersedia membayarnya.


 Seseorang bisa memburu siapa pun yang ingin berburu dengan uang yang cukup.


 ###


 Roselyn keluar dari perusahaan dan berkata pada dirinya sendiri.


 "Perusahaan ini tidak buruk. Meskipun mereka akan membayarku kurang dari yang aku harapkan, 150.000 dolar per tahun itu tidak buruk. Apalagi dengan kemampuanku, aku pasti akan mendapatkan promosi di pertangahan tahun."


 Pada saat ini, telepon Roselyn tiba-tiba berdering.


 Dia mengeluarkan ponselnya dan melihat nomor yang tidak dikenalnya.


 Roselyn berpikir bahwa itu pasti seseorang yang telah melihat resumenya.


 Meskipun dia telah memutuskan untuk bergabung dengan perusahaan ini, itu adalah etika dasar rekrutmen.


 Setelah dia mengangkatnya, suara Corey terdengar.


 "Permisi, apakah Anda Roselyn Charnell? Saya melihat resume Anda di situs rekrutmen."

__ADS_1


 “Maaf Pak. Saya sudah mendapatkan pekerjaan. Saya minta maaf."


 Roselyn buru-buru meminta maaf dan hendak menutup telepon.


 Tapi suara Corey masih terdengar.


 "Tidak apa-apa, tapi saya sarankan Anda mendengarkan tawaran saya. Itu tidak akan merugikan Anda."


 Corey siap untuk situasi ini.


 "Baiklah, saya akan mendengarkan." Roselyn tertegun untuk sementara waktu, tetapi dia segera menjawabnya dengan jelas.


 Corey tersenyum tipis dan berkata dengan tenang


 "Saya pikir Anda luar biasa, jadi tawaran saya adalah ... Tidak peduli berapa gaji tahunanmu saat ini, saya akan melipat gandakannya."


 "Menggadakannya?"


 Pada saat itu, Roselyn tanpa sadar mengulangi. Dia tiba-tiba bereaksi. Lalu dia berkata dengan waspada, "Apakah Anda seorang penipu?"


 Mendengar ini, Corey yang merasa geli tersenyum dan segera menjawab.


  "Saya tahu sulit bagi Anda untuk percaya.  Bagaimana dengan ini? Anda bisa memilih waktu dan tempat, dan kita bisa mendiskusikannya secara langsung."


 Roselyn ragu-ragu sejenak sebelum mengangguk dan berkata, "Baiklah, bagaimana dengan Harbour Restaurant setengah jam dari sekrang?"


 "Baik, saya akan tiba tepat waktu."


 Setelah menutup telepon, Roselyn bergumam.


 "Jika saya bisa mendapatkan gaji dua kali lipat, itu akan menjadi 300.000 dolar ...”


 Dia harus mengakui bahwa dia terkesan.


 Lagipula, dia baru saja lulus.


 Di perusahaan biasa, dia membutuhkan setidaknya tiga tahun untuk mendapatkan gaji itu.


 Tapi sekarang seseorang menawarinya gaji, mengapa dia tidak mencobanya?


 Apalagi dia yang memilih waktu dan tempat. Tidak mungkin dia bisa ditipu.


 Alasan lainnya adalah dia masih belum bekerja, jadi mengapa tidak?


 Memikirkan hal ini, dia naik taksi dan menuju restoran di pelabuhan.


 Corey menyesuaikan pakaiannya dan turun.


 Di lantai dasar, dia melihat sekelompok orang mengelilingi sesuatu.


 "Mobil apa ini? Kelihatannya keren."


 “Saya barusan mencarinya di situs. Itu Pagani Zonda, harganya sekitar 15 juta dolar.”


 "Ya Tuhan. Apakah ada orang kaya seperti itu di lingkungan kita?"


 Banyak orang yang bergosip


 Melihat adegan ini, Corey tidak bisa menahan diri untuk tidak mengerutkan kening.


 Sepertinya dia harus membeli rumah baru dan mobil baru.


 Sejujurnya, setiap kali dia keluar, dia akan mengalami masalah seperti ini, yang tentu merepotkan baginya.


 Sementara itu, para pemuda asing itu sedang berfoto di depan mobilnya.


 Corey tidak mengusir mereka.


 Lagi pula, setiap orang memiliki sifat sombong, meskipun ia tidak mimiliki hak.  Corey hanya menunggu mereka selesai.


 Dia berjalan menuju mobilnya. Namun melihat sebuah skuter, dia berbalik dan duduk di atasnya.


 Namun, ketika dia baru saja duduk, pria yang tadi sedang berfoto ria itu menjadi marah.


 Pria itu langsung berteriak.


 "Apa yang kamu lakukan? Apa kamu ingin mencuri skuterku?"


 Kemudian orang-orang, yang mengepung mobil Corey, mereka semua melihat Corey dan menunjuk-nunjuk padanya.


 Corey mengerutkan kening dan berkata.


  "Aku hanya menunggumu selesai mengambil foto."


 "Lalu kenapa kamu duduk di skuterku? Aku baru saja membelinya!"


 Pemuda itu terus berteriak.

__ADS_1


 Adapun Corey, dia tenang dan berkata dengan dingin.


 "Lalu apakah kamu sudah selesai?"


 Mendengar ini, pemuda itu bahkan lebih marah, dan dia terus memaki.


 "Apa yang kau permasalahkan? Ini bahkan bukan mobilmu! Jadi aku bisa mengambil foto sebanyak yang aku mau. Itu bukan urusanmu!"


 Mendengar ini, Corey memasang ekspresi dingin.


 Tanpa berkata apa-apa lagi, dia berjalan dan menarik wanita seksi yang berdiri di samping mobilnya pergi.


 "Aduh!"


 Wanita itu berteriak kesakitan.


 "Apa yang sedang kamu lakukan?"


 "Sialan Kau!"


 Pemuda itu memelototi Corey dan hendak meninju Corey, tetapi dia melihat Corey mengeluarkan kunci mobil dan membuka pintu mobil.


 "Permisi, ini mobil saya. Anda menghalangi jalan.”


 Corey berkata kepada mereka dengan dingin.


 Orang-orang di sekitar menarik napas dalam-dalam.


 ???


 "Dia pemilik mobil ini?!"


 "Aku ingat dia. Dia yang menyewa apartemen di sini."


 "Sial! Kenapa dia menyewa apartemen? Dia sangat kaya. Aku tidak tahu apa yang dipikirkan orang-orang kaya ini."


 Pemuda itu mengatakan bahwa itu bukan urusan Corey, tetapi pada keyataannya, itu adalah mobil Corey.


 "Bodohnya aku!"


 Tiba-tiba, pemuda itu sangat malu sehingga wajahnya memerah.


 Namun, wanita seksi itu memikirkan hal lain.


 Dia membungkuk dan berkata dengan nada menawan.


 "Tampan, apa kamu punya pacar?"


 Melihat riasan tebal di wajah wanita itu, Corey merasa jijik dan menjawab dengan dingin.


 "Itu bukan urusanmu."


 "Ayolah, tampan. Apa aku tidak cantik?"


 Wanita itu mengedipkan mata pada Corey dan menunjukkan belahan dadanya.


 Pemuda itu di belakang mulai cemburu.


 Orang-orang yang mengelilingi mereka semua memiliki ekspresi aneh di wajah mereka.


 "Aku tidak peduli apakah kamu cantik atau tidak. Yang jelas kamu merusak mobilku."


 Dengan itu, Corey menutup pintu mobil, menyalakan mobil, dan dengan cepat pergi.


 "Tunggu!"


 Melihat bagian belakang Pagani Zonda yabg menjauh, para wanita merasa kecewa.


 Kemudian dia melihat ke pemuda di belakangnya dan tersenyum, “Sayang! Mari kita pulang."


 Pria muda itu merasakan tatapan aneh datang dari segala arah, dan ekspresinya suram.


 "Minggir kau, ******!" Ia berteriak dengan suara yang keras.


 Lalu, dia juga menamparnya dengan keras.


 Setelah tamparan ini, tulang hidung wanita itu langsung bergeser.


 Orang-orang di sekitar membuka mulut mereka dengan heran.


 Kemudian, pasangan muda itu mulai berkelahi, dan lingkungan menjadi berantakan.


 Seseorang bahkan menelepon polisi.


 Tentu saja, Corey tidak tahu tentang itu.


 Pada saat ini, dia sudah tiba di luar restoran.

__ADS_1


__ADS_2