
*riska turun dari mobil dan munuju lift
dalam hati riska udah mikir yang macem2 fikirannya gak tenang ke sana kemari
sesampainya di lantai 4 riska langsung berjalan ke arah ruangan mawar
ceklek
suara pintu terbuka
" lin gimna keadaan rizky " ucap riska panik
( risky adalah pacar riska )
" lu tenangin dulu diri lu ris.. saat ini risky belum sadarkan diri " ucap lina
" gimna ceritanya rizky bisa sampai seperti ini " ucap riska sedih
" waktu pulang dari tempat kerja rem mobilnya blong dan menabrak truk mengakibatkan benturan yang sangat keras di kepalanya " ucap lina lirih
" tapi rizky masih bisa sembuh kan " ucap riska
" dokter akan melakukan yang terbaik ris.. lu yang sabar ya " ucap lina
riska mengangguk pelan.. menyentuh tangan rizky dan menciumnya. tanpa di sadari air mata riska menetes pelan
Di usapnya dengan punggung tangannya dengan kasar
Ceklek
suara pintu ruangan terbuka
" tante monik " ucap riska dan lina bersamaan
tante monik adalah mamanya rizky.
monik hanya tersenyum tipis
monik mendekati rizky yang terbaring lemah
Hikz...
Hikz
hikz ..
Monik menangis melihat putra yang di cintainya itu terbaring lemah
" maafin mama sayang, mama gak bisa jagain kamu dengan baik. mama bukan mama yang baik " ucap monik
" tante.. tante gak boleh ngomong gitu, kita berdoa aja yang terbaik untuk rizky. rizky pasti bakal cepat sembuh kok " ucap riska memeluk monik
Monik hanya tersenyum tipis dan mengangguk
#
dreeeet dreeet
ponsel riska bergetar
" halo iya ma kenapa? " ucap riska
__ADS_1
" kamu di mana sayang kok pergi gak pamit sih " tanya mamanya
" aku di rumah sakit ma rizky kecelakaan " ucap riska
" ya ampun terus kondisinya gimna sekarang " tanya mamanya
" rizky masih belum sadar ma " ucap riska sedih
" semoga cepat sembuh ya buat rizky. kamu kapan pulang " tanya mamanya
" iya ma bentar lagi aku pulang kok " ucap riska
" ya udah kamu hati hati di luar " ucap mamanya
" iya .. " ucap riska
Tut tut tut
telfon terputus
"tante riska pulang duluan ya. semoga rizky cepet sembuh " ucap riska
" iya ris kamu hati hati ya nak " ucap monik
" lin gw balik duluan ya " ucap riska
" gw bareng deh sama lu. nebeng ya " ucap lina meringis
" tante kami pulang ya " ucap lina
monik hanya mengangguk dan tersenyum.
mereka berdua pun pulang
" Riiii.....ssss... kaaaa " teriak lina
riska sontak kaget mendengar teriakan lina yang begitu nyaring, dan dengan sigap menginjak rem
" ya ampun sorry sorry lin gw.. gw... " ucap lina terbata bata
dan langsung di potong oleh lina
" wah gila ya lu ris hampir aja nyawa gw melayang gara gara lu " ucap lina dengan geram
" sorry lin gw kepikiran sama rizky " ucap riska sedih
" udah gak usah terlalu di fikirin gw yakin kok rizky pasti cepat sadar " ucap lina menenangkan riska
riska hanya mengangguk dan tersenyum tipis
♡♡♡♡
sesampainya di rumah riska langsung ke kamarnya dan membersihkan diri
meregangkan tubuhnya dan tertidur hingga malam
tok tok tok
" non riska udah waktunya makan malam. nyonya dan tuan sudah menunggu di meja makan " ucap bi inah
beberapa kali mengetok pintu kamar tetapi tetap tidak ada sahutan sama sekali..
__ADS_1
bi inah pun turun ke bawah
" nyonya non riska sepertinya belum bangun " ucap bi inah
" ya udah biar saya aja yang bangunin " ucap mama riska
mama riska pun berjalan ke lantai dua menuju kamarnya riska..
sesampainya di depan kamar mama riska membuka pintu kamar dan ternyta tidak di kunci. di lihatnya lah putrinya itu sedang tertidur lelap
" sayang anak mama bangun udah malam kita makan malam yuk papa sama kak sindy udah nunggu tu " ucap mamanya
riska terbangun mendengar suara mamanya..
membuka matanya berlahan.
" mama " ucap riska
" bangun sayang.. emang kamu gak laper " ucap mamanya
" hemm " ucap riska datar
" ya udah kamu cuci muka ya mama tunggu di bawah " ucap mamanya
riska pun mengangguk dan langsung mencuci mukanya
bersiap dan turun ke bawah untuk makan malam
" malam pa ma kak sindy " ucap riska
" lama banget sih kamu kami udah laper nhi nungguin kamu " ucap papa
" hehehe maaf pa " ucap riska
" ya udah sini duduk dekat mama " ucap mama
riska pun duduk di sebelah mamanya dan makan malam..
selesai makan malam riska hendak langsung ke kamar namun mamanya mencegahnya
" ris tunggu dulu ada yang mau mama sama papa omongin " ucap mamanya
" ada apa ma riska masih ngantuk besok aja ngomongnya " ucap riska kembali duduk
" kamu mau menikah? " ucap papanya
" ya mau lah pa tapi gak sekarang tunggu riska lulus kuliah dan menggapai cita cita riska " ucap riska santai sambil meneguk minumannya
" papa sama mama mau kamu nikah sama salah satu klien papa " ucap mamanya
praaankk riska menjatuhkan gelasnya saat mamanya memintanya untuk menikah
" aku gak mau ma.. aku gak cinta sama dia kenapa harus aku sih yang nikah sama lelaki itu kenapa gak kak sindy aja " ucap riska marah
" ayolah ris cuma kamu yang bisa bantu mama sama papa " ucap mamanya
" mama kan tau riska udah punya pacar lagi pula riska gak suka sama dia " ucap riska sambil menangis
.
.
__ADS_1
riska berlari ke kamarnya dengan menangis
BERSAMBUNG