
" ( rizky ke mana sih katanya udah balik dari rumah sakit. tapi kok sepi gini aprt dia ) " gumam riska
Tak lama terdengar suara tertawa wanita dari kamar Rizky, Riska berjalan berlahan ke kamar itu dan langsung membukanya
ceklek
" RIZKY ..... " teriak riska
Rizky dan wanita itu sontak kaget dan menoleh ke arah riska, Rizky langsung berlari mendekati riska yang mematung di depan pintu kamarnya
" Ris ini gak seperti yang kamu lihat, aku bisa jelasin semuanya " ucap Rizky
" Jelasin lo bilang? Apa riz apa lagi yang mesti gua dengerin gua udah lihat semuanya pakai mata kepala gua sendiri kalau lo mesra mesraan sama wanita itu " ucap riska marah
Wanita itu berdiri dan mendekati mereka berdua
" Udah la sayang ngpain sih kamu capek capek jelasin ke wanita yang seberapa ini, mending kamu kasih tau aja yang sebenarnya kita itu ada apa " ucap wanita itu
" STEVANI " teriak rizky
Plak
Tiba tiba satu tamparan mendarat di pipi rizky
" Dasar laki laki brengsek kita PUTUS jangan pernah lo temuin gua lagi " ucap riska teriak
kemudian berlari keluar
" Ris riska gua bisa jelasin ini semua " ucap Rizky
----------------❤❤------------------
Hikz Hikz Hiks
Suara tangisan riska masih terdenger
" Kenapa lo jahat banget sama gua.. gua benci sama lo rizky.. gua benci " ucap riska seraya memukul mukul stir mobil
Riska melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, Hingga sampai lah dia di Disco tempat biasa dia minum. Dia masuk dan banyak memesan banyak minuman sampai dia mabuk.
Aditya dan zaky juga ada di tempat itu
" Kak itu bukannya Riska ya kok dia sendirian " ucap zaky
Aditya langsung menoleh ke tempat yang di tunjuk zaky dan langsung menghapiri riska
" Ris riska lo gpp " tanya aditya
" Dasar brengsek lo Rizky gua benci sama lo, Jauh jauh dari gua. Gua gak butuh cowok penghianat kayak lo " ucap riska meneguk wine yang dia pegang
" Ris udah jangan di minuk lagi, sekang lo ikut sama gua pulang " ucap aditya
" Gua gak mau pulang gua mau di sini hiks.. hiks.. " ucap riska menangis
Dengan paksa aditya membawa riska keluar dan membawanya pulang ke apartnya. Di perjalanan riska tertidur dengan lelap
Sesampainya di apart, riska di baringkan ke ranjang
Dreet.. dreeet... dreet
Handphone riska bergetar
" Sayang kamu di mana kok belum pulang juga dari kampus ini sudah malam sayang " ucap linda
" Maaf tante riskanya lagi tidur dia mabuk. dia ada di apartemen saya " ucap aditya
" Oh presdir adit, bisakah kamu membawa riska pulang " ucap linda
" Besok saya akan membawa dia pulang " ucap aditya
" Baiklah terima kasih. Tolong jaga anak saya " ucap linda
Mama riska memutuskan telfon
------------------❤❤------------------
* Rumah riko *
" Bagaimana ma? " riko
__ADS_1
" Riska ada di apartemen aditya pah " ucap linda
" Ya sudah biarkan saja mereka, semoga saja bisa dekat jadi kita tidak susah untuk menikahkannya nanti " ucap riko
" Ya sudah papa sekarang tidur ini sudah larut jangan kerja terus. Ada sindy kan yang bantu papa buat kerjain tugas kantor " ucap linda
" Mah dua hari lagi kita berangkat ke jepang jadi aku harus kerjakan semua kerja kantor sebelum kita pergi " ucap riko
" Ya ya baiklah tapi sekarang papa istirahar dulu ini sudah malam " ucap linda
-------------❤❤--------------
Aditya merebahkan badannya di kasur dan memeluk riska
" Tenang lah ada aku di sini, Aku akan menjaga mu " ucap aditya
" Aku benci kamu rizky.. aku benci " ucap riska mengigau
" Hei tenang lah setelah ini aku tak akan membiarkan satu orang pun menyakitimu " ucap aditya mengelus rambut riska
Tiba tiba riska membuka matanya dan Berlari ke kamar mandi. Karena tidak tau kamar mandi di mana dia hanya mondar mandir di kamar itu
" Hei kau kenapa " ucap aditya menghapiri riska
"Toilet toilet di mana gua mau ... "
Huek.. huek..
Belum selesai berbicara riska sudah memuntahkan apa yang dia tahan sedari tadi...
" Maaf maaf gua gak sengaja. gua bakal bersihin baju lu " ucap riska
" Udah gpp biar gua bersihin sendiri sekarang lu istirahat aja " ucap aditya
Riska mengangguk pelan lalu berbaring ke atas ranjang tapi dia tidak tidur tetapi memperhatikan wajah aditya dan tubuh kekarnya itu
" ( Ya tuhan kenapa dia taman sekali ) " gumam riska
" Hei berhenti lah menatap ku seperti itu. tutup mulut mu jangan sampai air liur mu menetes di kasur ku " ucap aditya
" Cih siapa yang menatapmu jangan geer dong " ucap riska
" Tunggu " ucap riska menahan tangan aditya. Aditya hanya menatap riska bingung
" Ada apa " tanya aditya
Cup
Riska mencium bibir aditya dan melumatnya berlahan, Tetapi tak ada reaksi sedikit pun dari adit. Saat hendak melepas ciuman itu, Adit menahannya dan menggelengkan kepalanya.
Adit membalas ciuman itu dengan lembut
Cukup lama mereka berciuman.
" Maaf a- aku " ucap riska terpotong
" Tidur lah " ucap adit
" Tidurlah di sini bersama ku, Aku mohon " ucap riska memohon memperlihatkan wajah imutnya
" Ya baiklah sekarang kau tidur " ucap adit
Riska mengangguk dan tersenyum. Memeluk adit dalam tidurnya...
Saat pagi hari matahari menerobos masuk ke kamar, Riska terbangun dan mengucek kedua matanya meregangkan otot otot tubuhnya dan duduk bersender.
" Eh gua di mana. Jangan jangan gua di culik " ucap Riska
Ceklek
Suara pintu kamar mandi terbuka, Sosok lelaki tampan keluar dari kamar mandi mengenenakan handuk di pinggangnya.
Tetesan air mengalir dari rambutnya ke leher kemudian ke dada.
( Glek, Riska menelah ludah melihat pemandangan di depannya )
Tanpa sadar riska berjalan mendekati adit dan memegang perutnya.
" Apa yang kau lakukan " Bentak adit
__ADS_1
" A - aku " ucap riska terbata
pipinya merona karena malu
" Apa kau sedang menggoda ku " ucap adit
Karena malu riska berlari ke kamar mandi dan Bruk
Riska terpeleset di kamar mandi
" Aduh sakit " ucap riska
" Hahaha siapa suruh lari lari " ucap adit
" Dasar ya lo bukannya di tolongin malah ketawa. Dasar laki laki gak punya hati " ucap riska
" Cepatlah mandi Aku akan mengantarmu pulang jangan lama lama mandinya aku sudah telat ke kantor " Ucap adit seraya berjalan meninggalkan riska di kamar mandi
" Dasar cowok berengsek " Teriak riska
Riska berdiri lalu mandi
Karena tidak punya baju ganti akhirnya dia memakai baju itu lagi dan turun ke bawah
" Ayo cepat antar aku pulang " ucap riska
" Apakah kau tak mengganti bajumu " ucap adit
" Tidak aku akan menggantinya di rumah. Sekarang antar aku pulang " ucap riska
" Tidak mau sarapan dulu " ucap adit
" Tidak " ucap riska ketus
" Ya ya baiklah ayo kita pergi " ucap adit
Mereka pun pergi
Sesampainya di rumah riska, Riska langsung keluar dari mobil dan membanting pintu cukup keras
Lalu masuk ke rumah dan pergi ke kamarnya.
Setelah mengganti pakaiannya dia pergi ke meja makan
" Mau makan apa nona " ucap pelayan
" Buatin nasi goreng aja bi sama susu " ucap riska
" Baik non tunggu sebentar " ucap pelayan
" Oh ya bik mama papa sama kak sindy ke mana kok gak ada " ucap riska
" Non sindy dan tuan sudah ke kantor non. Nyonya ada di kamarnya " ucap pelayan
Hening.....
Pelayan itu telah siap memasak dan menghidangkan makanan untuk riska.
Riska menikmati makanan itu singga tak tersisa sedikit pun
Selesai makan riska menghampiri mamanya di kamar
Tok tok tok
" Ma ini riska " ucap riska.
" Masuk aja sayang pintunya gak di kunci kok " ucap linda
Riska membuka pintu dan kaget melihat mamanya sedang menangis
" Mama kenapa " ucap riska
" Mama gak kenapa napa sayang " ucap linda mengelus rambut riska
" Ma riska mau ngomong sesuatu sama mama " Ucap riska
" Mau ngomong apa sayang " ucap linda
BERSAMBUNG.....
__ADS_1