Menikah Dengan Ceo Tampan

Menikah Dengan Ceo Tampan
BAB 8


__ADS_3

" Hei apa kau lupa ada aku di sini, biar aku yang mengantar dia pulang " ucap aditya


" Ya ya baiklah aku mengalah untuk kali ini tapi tidak untuk lain kali " ucap zaky


Angga dan zaky berpamitan untuk pergi ke kantor..


tinggal lah rosa aditya dan riska di rumah.


" Riska bisa kita bicara sebentar " ucap rosa


" Iya bisa tante " ucap riska


" Tante tunggu di kamar ya " ucap rosa tersenyum, berdiri dari kursinya dan beranjak ke kamar


" Hei mama mu tidak akan memarahiku kan " ucap riska


" Mana ku tau " ucap aditya mengangkat kedua bahunya


" Ah baiklah.. aku ke kamar mama mu dulu, setelah itu antarkan aku pulang " ucap riska


lalu berdiri dan menghampiri tante rosa di kamarnya


Tok tok tok


" Tante ini riska " ucap riska


" Masuk aja " ucap rosa tersenyum


Riska masuk ke dalam kamar yang sangat luas itu dan duduk di sofa


" mendekatlah ada yang mau tante omongin " ucap rosa


" Iya tante " ucap riska mendekatkan diri pada tante rosa


" Apakah kamu masih kuliah? " ucap rosa


" Iya tante masih " ucap riska


" Bagaimana jika ada seseorang yang melamarmu ke rumah " ucap rosa


" Maksut tante apa ya? riska gak ngerti " ucap riska


rosa berdiri dan mulai menjelaskan


" Apakah kamu tau salah satu anakku ada yang ingin menikahi mu, tante sudah mempersiapkan jodoh untuknya dari beberapa tahun lalu tapi dia terus saja menolak " jelas rosa


" Menikahi saya.. haha tante bercanda kan " ucap riska


" Kamu akan tau itu nanti " ucap rosa tersenyum


" Tante riska pamit pulang duluan ya " ucap riska gugup


Tante rosa mengangguk dan tersenyum. Riska keluar dari kamar dan terus memikirkan kata kata tante rosa


" ( apa maksud ucapannya tadi, menikah? anaknya? dengan ku ? ah aku bisa gila memikirkannya) " gumam riska


" Kau mau pulang sekarang " ucap aditya


" Eum antar aku pulang " ucap riska


" Tak ingin ke mall untuk mengganti bajumu yang rusak karena ku kemarin " ucap aditya


" Tidak " ucap riska datar


" Apakah kau yakin " ucap aditya lagi


" Huftt katakan saja jika kau ingin jalan dengan ku kenapa repot sekali " ucap riska


Aditya mengangkat kedua bahunya lalu berjalan keluar dan masuk ke dalam mobil, di ikuti riska dari belakang. Sepanjang jalan mereka hanya diam aditya fokus menyetir dan riska melamun dan masih memikirkan ucapan tante rosa

__ADS_1


" Hei kita sudah sampai " ucap aditya


" Eh iya " ucap riska kaget


" Kita sudah sampai di rumah mu apakah kau tak ingin turun dari mobil ku " ucap aditya


" Ya ya ya terserah kau saja, eh tunggu dari mana kau tau rumahku bukankah aku belum mengatakan pada mu di mana rumahku " ucP riska


" Apakah kau sudah tua hingga kau cepat lupa, apakah kau tak ingat saat kau pulang tempo hari aku ada di rumah mu " ucap aditya


" Ah aku lupa, okey gua masuk dulu lu gak mau mampir " ucap riska


" Tak perlu lusa aku akan ke sini bersaama orang tua ku hahaha " ucap aditya


Riska menatap aditya dengan bingung


" Untuk apa lu datang ke rumah gua pake bawa bawa orang tua lagi, kayak mau ngpain aja " ucap riska


" Tunggu saja waktunya kamu bakal tau " ucap aditya lalu meninggalkan riska dan pergi


Riska masuk ke dalam rumah, mama dan papanya terlihat cemas mondar mandir ke sana kemari memikirkan putrinya


" Pa ... ma... " ucap riska


" Riska.. astaga dari mana saja kamu mama sama papa khawatir sayang " ucap linda memeluk anaknya


" Ma aku baik baik saja lihat lah tak ada lecet sedikitpun " ucap riska


" Kamu dari mana aja papa telfon tidak di angkat " ucap riko


" Eum anu pa.. anu itu " ucap riska bingung


" Anu apa " ucap riko


" Pa sudah lah biarkan riska istirahat dulu jangan mengintrogasinya seperti itu " ucap linda


" Riska ke kamar dulu ma pa " ucap riska seraya meninggalkan orang tuanya itu


 


 


" Nanti siang gua ada kelas.. mobil ah mobil gua di mana astaga kenapa baru mengingatnya sekarang " ucap riska panik


Tut tut tut


Tak ada jawaban dari sandra


" ( Aduh gak di angkat lagi.. mobil kesayangan gua semoga gak hilang ) " batin riska


Tak lama kemudian ada panggilan masuk


" Halo cha kenapa " ucap riska


" Lo tanya kenapa? lo yang kenapa riska astaga lo dari mana aja gua khawatir gua telfon gak lo bales gua whatsapp lu juga gak di angkat " ucap chacha


" Gua semalam di rumah laki laki brengsek itu " ucap riska


" Ha kok bisa " ucap chacha


" Ah ceritanya panjang, sekarang mobil gua. Mobil gua di mana " ucap riska


" Gila ya lo ris kita kira khawatir sama lo malah lo nanykin mobil. Ada mobil lo sama gua " ucap chacha


" Baguslah kalau sama lo, nanti kr kampus jemput gua ya " ucap riska


" Oke siap " ucap riska


 

__ADS_1


**Jam 13.00**


 


" Ris gua di bawah, cepetan deh lu turun kita udah telat " ucap chacha di telfon


" Iya cerewet ini gua mau keluar " ucap riska


" Ma pa riska berangkat ke kampus dulu ya.. bye " ucap riska seraya berlari keluar rumah dan langsung masuk ke mobilnya.


Sesampainya di kampus banyak mahasiswi berkumpul di papan pengumuman


" Ada apa itu kenapa rame sekali " ucap chacha


" Cus kita cek penasaran gua " ucap riska berjalan mendekati papan pengumuman


" Apa kalian gak liat ratu kampus mau lewat kenapa masih berdiri menghalanginya " ucap chacha


Para mahasiswi pun menoleh dan langsung menepi. Riska dan chacha meliat papan pengumuman itu dan ternyata itu adalah pemberitahuan bahwa minggu depan akan ada kontes pemilihan Ratu kampus


" Riska lo bakal ikutan kan.. lo gak bakal ngebiarin orang lain ngambil alih gelar ratu kampus itu kan " ucap Chacha


" Wajib dong gua ikutan.. daftarin gua ya " ucap riska


" Oke siap " ucap chacha


Mereka berdua pun masuk ke kelas dan menemui sahabatnya


" Riska " teriak sandra lala dan lina barengan


" Apaan sih berisik gua gak budek ya gak usah teriak teriak gak jelas deh ini bukan hutan " ucap Riska


" Hehe ya maaf abisnya lo dari mana aja coba semalam kami panik cari lo kemana mana " ucap sandra


" Udah deh jangan lebay gitu sekarang kan gua udah berdiri di depan kalian dengam keadaan utuh tanpa lecet sedikitpun ucap riska


" Nyesel gua khawatirn lu haha " ucap sandra


" biarin weeek " ucap riska menjulurkan lidahnya


Pelajaran pun di mulai.


2 jam 30 menit berlalu


" Ris rizky udah balik tu dari rumah sakit dia di apartmn sekarang, mau jenguk gak " ucap lala


" Serius lu udah balik " ucap riska


" Serius " ucap lala


" oke deh entar gua seklian mampir ke apart dia " ucap riska


" Ya udah kita sekarang balik yuk " ucap sandra


Mereka pun pulang ke rumah masing masing. Riska mengantarkan chacha pulang ke rumahnya kemudian melajukan mobilnya menuju apart rizky. Sesampainya di depan pintu


Tok tok tok


Riska mengetok pintu beberapa kali tetapi tak ada jawaban sama sekali, untungnya riska tau sandi apart rizky dan langsung masuk


" Ris rizky sayang kamu di mana " ucap riska


Tapi hening tak ada jawaban


" ( rizky ke mana sih katanya udah balik dari rumah sakit. tapi kok sepi gini aprt dia ) " gumam riska


Tak lama terdengar suara tertawa wanita dari kamar Rizky, Riska berjalan berlahan ke kamar itu dan langsung membukanya


ceklek

__ADS_1


" RIZKY ..... " teriak riska


BERSAMBUNG ....


__ADS_2