Menikahi Gay

Menikahi Gay
Eps 13


__ADS_3

Sebenarnya aku sangat ingin mengetahui apa penyakit suamiku itu tetap tuhan selalu berusaha menutupinya dengan segala hal..


Ibu Pratama : Sebenarnya ray itu punya penyakit ....


Mertuaku tidak melanjutkan kalimatnya saat mengetahui ayah mertuaku pulang dan terlihat dia seperti takut untuk melanjutkannya.


Bapak Pratama : Loh anak menantu kita dateng ma.... ( dengan melangkah mendekati kami)


Ibu Pratama : Iya pa baru saja mantu kita datang...


Me : Apa kabarnya pa (kucium telapak tangannya )


Bapak Pratama : Baik nak. Gimana kabar kamu dan Ray ? apa ada masalah?


Me : Tidak pa ... Kami baik - baik saja.


Bapak Pratama : Oh... bagusnya kalau begitu tetapi dimana ray nak ? (ayah memandangi setiap sudut rumah untuk mencari keberadaan putranya)


Me : Ray sedang ada pekerjaan pa jadi tadi saya kesini duluan..


Bapak Pratama : Oh yaudah kalau gitu papa keatas dulu ya...


Ibu Pratama : Pa ... mama nemenin mantu kita ngobrol dulu ya...


Bapak Pratama : Iya ma....


Saat ayah mertuaku pergi , aku ingin menanyakan kembali soal penyakit suami ku.


Tetapi rasanya sangat canggung dengan keadaan ini.


Me : Ma apa mei boleh nanya?


Ibu Pratama : Boleh sayang kamu mau nanya apa?


Me : Apa ray punya kekasih sebelum menikah dengan ku ?


Ibu Pratama : Apakah ray masih belum bisa melupakannya ?


Me : Mama kenapa ngomong begitu ?


Ibu Pratama : Apakah Kamu sudah tahu siapa mantan kekasih ray nak ?


Me : Belum ma, ...


Ibu Pratama : Shukurlah lwbih baik kamu tahu sendiri nak ... Tapi Mama akan bantu kamu untuk membuat ray melupakan dia!


Me : Kalau boleh tahu kenapa dulu mama dan papa tidak merestui mereka? ( dengan hati - hati aku menanyai soal masalah ini)


Ibu Pratama : Karena itu tidak dibolehkan dalam agama dan karena orang itu, ray jadi nyeleweng seperti ini...


Me : Tapi ray sangat mencintai dia ma! ( tanpa tersara aku menjatuhkan air mata )


Ibu Pratama : Kamu jangan sedih lagi nak, Kamu pasti bisa buat ray jatuh cinta kepadamu...


Me : Aku tidak yakin ma...


Ibu Pratama : Kamu harus yakin. Mulai sekarang kita akan menjalankan misi terbaru untuk membuat ray jatuh cinta kepada kamu...

__ADS_1


Me : Gimana caranya ma....


Ibu Pratama : kamu tunggu sebentar...


Ibu Mertuaku ternyata mengambil fotoku saat sedang menangis itu dan mengirim pada ray.


kenapa dikirim foto jelekku yang sedang menangis, apa mama mau membuatku terlihat jelek dimata ra?


Setelah terkirim foto itu, aku melihat mama menulis pesan bahwa aku sedang menangis karena berbuatan ray. Sungguh aku malu dan bingung bagaimana menghadapi ray nanti.


Me : Ma... kok bilang aku nangis karena ray ?


Ibu Pratama : Kamu tenang aja... ikuti drama mama aja...


Me : Drama ma ?


Ibu Pratama : Iya drama! nanti kamu tinggal akting seolah kamu sedih dan tidak terima dengan perlakuan ray ...


Me : Tapi aku malu mah...


Ibu Pratama : Kenapa harus malu ... Toh ray kan suami kamu jadi kamu harus bisa ngadepin dia mulai sekarang


Me : mei akan coba dulu ma....


Ibu Pratama : Bagus ....


Sesaat kemudian terlihat ray membaca pesan tersebut dan dia langsung menelpon ibu mertuaku. Sunggu aku sedang saat itu karena suamiku begitu cepat ingin mengetahui keadaanku saat itu.


Ibu Pratama : Kamu diam dulu ya sayang, cukup menyimak dan mengikuti omongan mama...


Me : Baik ma..


Ray : Mama mei sekarang dimana ?



Ibu Pratama : Kenapa baru sekarang kamu mencari istrimu? Kamu tahu barusan istrimu diantar pulang oleh seorang pemuda yang tampan!



Ray : Ray cuma mau tanya dimana istri ray sekarang ma ?



Ibu Pratama : Dirumah mama , tapi dia sedang...



Belum selesai ibu mertuaku berbicara teleponnya sudah dimatikan oleh sumiku. Aku bingung harus bagaimana menghadapinya nanti...


Ibu Pratama : Kamu dengarkan ? dia langsung memutus teleponnya dan sekarang dia pasti sedang berlari akan pulang sayang !


Me : Apakah akan secepat itu ma?


Ibu Pratama : Iya dong sayang. sekarang giliran kamu untuk melanjutkan drama ini !


Me : Aku haru gimana ma ? Mei bingung....

__ADS_1


Ibu Pratama : Kamu cukup duduk santai disini dan pura - pura sedih, saat ray datang nanti kamu harus mengabaikan dia dan berdsikap cuek padanya.. .


Me : Baiklah ma....


Akupun langsung melakukan apa yang disuruh mertuaku tanpa menunggu lama aku memasang wajah sedih dan sebisa - bisanya aku buat menangis agar suamiku nanti percaya dengan drama yang dibuat oleh mertua ku tadi.


Ibu Pratama : Kalau gitu mama tinggal masak dulu ya...


Me : Mei bantuin ya ma....


Ibu Pratama : Gak perlu sayang, ada bibik yang bantu mama.


Me : Tapi ma...


Ibu Pratama : Ingat kamu harus menjalankan drama ini sayang.... dan sekarang kamu berbaring saja dengan sebisa - bisanya kamu buat tubuh kamu ini terlihat lemas saat ray datang nanti...


Me : Baik ma... Mei akan drama sebaik - baiknya ubmntuk membuat suamiku mencintaiku ma...


Ibu Pratama : Semangat mantu kesangan mama....


Aku tersenyum mendengar panggilan itu mertuaku yang sangat menyayangiku hinga mungkin jika orang tidak mengenal kita bisa jadi mereka mengira kami adalah ibu dan anak. Walaupun aku harus berusaha untuk membuat hati suamiku bisa menjadi milikku tetapi jika semua ini didampingi oleh dukungan mertuaku, rasanya sangat menyenangkan.


aku harus berusaha membuat suamiku jatuh cinta padaku, aku tidam mau mengecewakan mertuaku yang sangat menyayangiku.


Setelah beberapa menit aku mendengar suara pintu yang dibuka dan saat itu juga akumersa ada seseorang yang berjalan cepat mendekatiku.


Ray : Mei.... Maafkan aku ... ( sebuah tangan yang memegang tanganku )


Aku merasa jantungku mau lepas saat itu juga . Aku membuka mataku tetapi aku tidak menjawab omongan suamiku tadi karena aku harus menjalankan drama yang dibuat mertua.


Ray : Syukurlah kalau kmu sudah bangun... Bagian mana yang sakit ? aku sungguh minta maaf akan kejadian kemaren pagi! aku tudak sengaja mei !.....


yang sakit disini didalam hatiku , sungguh lucu sekali kamu menanyakakan hal itu ray. Apakah kamu tidak tahu rasanya sangat sakit saat kamu menyebut namanya !


Aku hanya menjawab nya dalam hati tanpa mau menoleh kepadanya. Karena saat melihat wajahnya hatiku sakit dengan mengingat nama yang selalu dia sebut saay menyentuhku.


Ibu Pratama : Oh masih ada perdulinya sama istri !


Ray : Mama ngomong apa sih ma! Jelas ray peduli dengan istri ray....


Ibu Pratama : kalau peduli ya jangan dibuat sedih mulu dong mantu mama....


Ray tidak langsung menjawabnya tapi dia langsung melepas tangannya yang menggenggam tangku tadi. Dan dia langsung berdiri menghampiri mama.


Ibu Pratama : Ada apa lagi...


Ray : Ma... Tolong jagain istri ray yah ma...


Ibu Pratama : kamu yang harus jagain istri kamu....


Ray : ...


*kenapa dia menyuruh mama untuk menjagaku bukankah seharusnya dia yang menjagaku.


# Tambah penasaran ya kak....


Yuk kepoin terus novel ini dan jangan lupa Vote like sharenya*.....

__ADS_1


__ADS_2