
Malam pertama yang seharusnya menjadi Satu malam yang penuh keromantisan dan penuh cinta tidak terjadi dimalam pertama kami. Kami tidur saling membelakangi dan tanpa ada salah satu dari kami yang memulai bembicaraan sehingga malam pertama kami hanya terasa dingin dan acuh.
Saat tengah malam aku terbangun karena merasa terganggu dengan suara seseorang yang berbicara dan saat akan bangun memeriksa aku urungkan karena orang itu adalah suamiku. Aku memilih untuk menyimak pembicaraan dia dengan seseorang.
Ray : Iya tia sayang aku juga rindu kamu....
Suara hp : Kamu bohong kalau rindu kok gak dateng ke rumah aku 3 hari ini tau!....... ( suara nya kayak cowok tapi aku gak ambil pusing waktu itu karna menurutku banyak kok cewek yang suaranya cowok)
Ray : Iya sayang aku minta maaf gak bisa kerumah kamu soalnya aku kan masih diluar kota..(penuh bujuk rayunya)
Suara hp : Yaudah tapi kamu besok pulangkan aku rindu banget sama kamu tau! dan aku udah lama gak kamu sentuh lo, ... ( dengan nada merayu juga)
Ray : Iya sayang aku juga rindu kamu apalagi punyaku juga udah lama gak masuk gua kamu ( mereka berbicara vulgar)
Suara hp : Ih.... Sayang jangan ngomong gitu dong aku takut nanti kepengen
, tapi gak ada kamu kan gak enak sayang...
Ray : aku juga jadi kepancing nih sayang udah tegang punya aku kalau inget gua kamu ( suara serak)
Suara hp : Udah ya aku tutup telepon nya takut aku gak tahan ......
Ray : Tunggu dulu dong sayang aku masih rindu kamu lo...
Suara hp : Aku juga rindu kamu sayang...
Ray : Kalau gitu jangan di matikan dulu,....
Suara hp : Aku takut gak tahan sayang...
Ray : Yaudah kalau gitu kamu tutup aja biar kamu bisa tidur dan gak jadi sakit....
Suara hp : Yaudah aku tutup ya...
__ADS_1
Ray : Yaudah da.... muahh...
Aku merasa merinding saat telepon itu ditutup dan suamiku mulai tidur lagi karena masih terbayang omongan dia tadi kalau punya di tegang, aku masih ingat kalau laki - laki normal bila sudah tegang pasti akan menyarang mangsanya, apalagi disebelahnya ada istri sahnya. Aku kembali merakan gerakan dia yang menggeser tubuhnya menghadap ke arahku.
Ray : Udah tegang sih tapi disini gak ada tia... Punya istri tapi gak bisa kayak tia, coba aja papa sama mama ngerestuin aku sama tia menikah pasti sekarang bakal jadi malam hangat aku dan tia. Dan pasti nya yang tidur disamping aku sekarang itu tia memelukku dengan erat. Apa coba hebatnya perempuan ini masih hebatan tia walaupun dia laki - laki tapi dia bisa kasih aku yang terbaik.
Saat itulah aku merasa syok karena mendengar suamiku berbicara bahwa kekasih nya itu laki - laki tapi aku masih belum yakin sepenuhnya karena bisa jadi aku yang salah dengar atau dia yang salah ngomong karena sudah mengantuk.
Sebenarnya itu tadi cowok atau cewek ya ?tapi gak mungkin kan ray pratama seorang Yang gagah dan tanpan ini gay! pasti itu perempuan cantik yang bisa membuat suamiku jatuh cinta padanya.... tapi...
Entah kapan aku tertidur tetapi, Saat bangun tidur aku masih dipenuhi rasa bimbang dan penasaran sebenarnya kekasih suami aku itu laki - laki atau perempuan. Tetapi bagaimana dia dan selingkuhan nya itu tidak mendapat restu dari orang tua ray..
Bukan nya seharusnya sekarang ray bisa saja menikah dengan pacar nya itu bukan dengan ku, kalau seperti ini bagaimana nasipku besok.
Me : Apa aku buka aja ya hp nya mumpung dia belum bangun.... Tapi aku takut kalau dia marah (aku bingung harus apa waktu itu ) semoga aja tuhan bersamaku.
Dan ternyata tuhan mendukungku hp suamiku berdering dan ada notifikasi pesan dari " Tia sayangku" dengan gambar foto laki - laki gagah. Aku pun membuka nya.
Dan setelah membaca pesan itu aku menaruh kembali hp suamiku dan aku penasan apakan nanti dia akan langsung membawa aku kekota kembali dan menemui kekasih nya itu.
Jika memang nanti dia akan membawaku kekota untuk bertemu pacar nya aku harus bagaimana dan kalau ternya dia memilih menyembunyi kan nya aku juga harus bagai mana tuhan ????
Karena banyak nya pertanyann itu Aku memilih untuk segera mandi dan setelah mandi baru lah aku membangun kan suami ku itu.
Me : Ray bangun udah siang ini... ( aku menepuk bahunya agar dia terbangun dari tidurnya)
Cukup lama aku membangun kan suami ku itu tetapi nihil hasilnya karena sangat susah untuk membangunkan nya yang tidur seperti kebo itu. Saat aku akan pergi, ada tangan kekar yang menggenggam tangan ku dengan suara orang ngigau.
Me : Ray bangun kalau gak bangun lepasin tangan aku aja...
Ray : Bentar lagi ma.... Lima menit lagi ray bangun
__ADS_1
Me : Aku bukan mama kamu ray....
Ray : Ma tolong siapkan makanan buat ray... ( dengan meleoas tanganku dan membuka matanya)
Me : Mama siapkan dulu ya nak...
Ray : Loh... kok kamu bukan mama...
Me : Kamu luoa aku itu siapa sekarang dan kamu itu tidur dimana...
Ray : Oh iya aku tidur dikamar kecil kamu ya...
Me : Masih untung aku kasih tempat...
Ray : Yaudah siapin keperluan aku mandi sekarang...
Me : Baiklah...
Saat tengah menyiapkan baju dan handuk untuk nya, aku melihat dia yang langsung membuka pesan dari pacar nya itu dan bahkan dia terlihat seperti cemas . Aku hanya melihat nya dan memcoba baik - baik saja dan tidak terjadi sesuatu agar dia tidak curiga kalau aku mengetahui kebohongan nya.
Me : Ini handuk dan baju ganti nya...
Ray : Taruh situ ( dengan menunjuk kasur tanpa melihat ke arahku dan masih serius dengan layar teleponnya itu )
Me : Yaudah aku bantu bunda nyiapin sarapan dulu kalau gitu...
Ray : he...
Dia tidak melihatku hanya telepon nya yang dia lihat dengan sibuk mengetik sesuatu untuk pacarnya itu. Aku keluar kamar dan membantu bunda menyiapkan makanan untuk sarapan .
# Ayok kakak beri aku semangat dengan vote yang kalian kasih dan jangan lupa banyakin votenya yah biar upnya juga dibanyakin๐๐๐ Karena ini novel baru aku dan masih sangat hangat dan maaf jika disini banyak kata - kata yang aku ulangi lagi atau ada salah tulis karena jujur aku masih amatiran dan masih pertama kali nulis novel ๐๐๐
Untuk dukungan yang sudah diberikan aku Sangat Berterima kasih banyak๐๐๐
__ADS_1