
Buat kakak - kakak yang sudah baca maaf ya tadi ada kesalahan dalam up, Maaf banget soalnya tempat aku lagi ada gangguan sinyal.
Dan buat menebus kesalahan aku tadi, aku kasih up lagi yah๐๐๐
Jangan lupa Tinggalkan Vote dan like nya๐
Jangan sungkan buat ngeShare novel ini ya๐
...
Saat aku menunggu mama mertuaku di kamar mandi, tanpa sengaja aku melihat Tania ( seketari suami ku ) berjalan dengan seorang laki - laki. Mereka menuju salon yang akan aku tempati dan mama, aku berfikir saat itu laki - laki itu adalah suami Tania. Tetapi entah dari mana aku berfikir bahwa postur tubuh lelaki itu seperti postur tubuh Tio.
Mama : Kamu lihat siapa me ?... ( baru keluar dari toilet )
Me : Nggak ma...
Mama : Yaudah ayo kita kesalon...
Kami berdua memasuki salon yang di masuki tania tadi, disana aku melihat Seperti nya lelaki itu memang benar Tio tetapi kenapa Tania sangat melindungi nya.
Me : Ma coba mama lihat itu seketaris ray kan ? ( dengan membisik kan kalimat itu di teliang mertua ku agar tidak di dengarkan orang lain )
Mama : Mana?... ( kepala beliau mencari kemana - mana)
Me : Itu.. ( aku membeei isarat mata pada nya )
__ADS_1
Disaat Ibu mertuaku melihat Tania dia seperti santai tetapi saat melihat orang yang bersama tania dia seperti orang ke setanan dan langsung menghampiri mereka.
Plak... Plakk.... ( suara tamparan mama mertua ku pada pipi banci kaleng itu )
Mama : Kamu laki - laki murahan ( membentaknya )
Me : Udah ma...
Tio : Heh... Ini mantu kesayangan tante ?....
Mama : Iya dia wanita sempurna ( dengan nada keras)
Me : Ma sudah ayo kita pergi... Jangan ladeni si banci kaleng itu....
Tio : Banci kaleng kurang ajar kau ya .. ( Satu tamparan akan mengenai pipi ku )
Mama : Kamu tidak pantas menyentuh menantu ku ! Dasar laki - laki GILA!!!
Me : Ma.. ( mencoba menderai mereka)
Mama : Tunggu sayang... Hey semua orang yanga ada disini asal kalian tahu ya Ini orang adalah laki - laki homo dan dia sudah merayu anak saya sampai anak saya juga sudah gila karena dia ( menuding tio )
Setelah mengucapkan itu, semua orang di sana langsung membicarakan Tio. Saat itu aku melihat Tio langsung keluar dari Salon dan menggeret tangan Tania juga.
Mama : Udah ayo kita perawatan... ( dwngan senyum ramah nya )
__ADS_1
Me : Mama gak papa ?...
Mama : Gak papa sayang... Udah ayo....
Aku dan Mama cukup tenang untuk perawatan setelah kepergian banci kaleng itu dan saat sudah selesai, aku dan mama langsung pulang kerumah.
Mama : Mama langsung pulang ya sayang... ( di dalam mobil yang kita kendarai )
Me : Gak mampir dulu ma...
Mama : Gak Sayang kamu harus lanjutin buat bikin cucu mama ya sayang....
Me : Mama.... ( Wajah ku memerah )
Setelah mobil mama pergi, aku membuka pintu rumah, disana ternyata suami ku sudah menunggu ku dengan raut wajah yang sangat mengerikan...
Ray : Sini kamu... ( dengan mata tajam nya yang seperti sedang marah dengan ku )
Me : Ada apa ( aku berdiri di depannya )
Ray : Kamu udah ngapain muka tia ha.. ( membentakku dengan suara yang sangat kuat)
Me : kamu kenapa nanya aku ( ku lihat matanya dan sungguh kali ini aku memberanikan diri )
...
__ADS_1
# Terima kasih๐๐๐๐