
Nama ku elaina, sendari bayi aku di asuh dan di rawat lalu di latih untuk menjadi budak yang baik.
Perusahan besar yang menjalankan bisnis dengan makhluk dunia lain,
...…MERTAPORA …...
Itulah nama perusahaan ini dan aku mengetahui itu saat sedang di latih, saat aku berusia 17th aku di larikan dari budak biasa ke budak ***.
Alasanya sudah pasti karena tidak adaa yang mau membeli ku bukan tidak ada yang mau tapi harga yang sangat tinggi.
Perusahaan sudah sangat banyak mengeluarkan biaya untuk ku tetapi mereka merugi,
mereka pun memindahkan ku di tempat budak *** dan berharap aku menjadi bintang dan menarik banyak pelanggan.
Tetapi setelah 2th tidak ada yang menyewa ku di karenakan aku vampire, ras vampire adalah ras iblis tingkat tinggi dan suka membunuh manusia.
Para pelanggan langsung lari saat melihat ku, padahal ras vampire bisa menyaingi subcubus dalam segi kecantikan dan daya tarik.
Di karenakan perusahaan sudah tidak mau tau lagi mereka pun menjualku menjadi barang antar dunia dan menepatkanku di dunia lain.
Aku sudah menunggu selamaa 40th tetapi sangat jarang orang memilihku,
sampai suatu hari ada seseorang memesan ku dan itu adalah kisah ku sebelum bertemu orang itu.
"Nnn, ah~♡. T..tuan~" desah elaina muka nya memerah, aku bermain dengan kasar dan pikiran ku banyak sekali yang ku pikirkan.
"Sakit!!,tetapi ini sedikit enak"pikir elaina , ******* keras dan lembut elaina memenuhi ruangan.
"A...aku tidak bisa berahan lagi...." pikir elaina kemudiAn dia pingsan,aku pun terkejut.
"A...apa!!?, dia pingsan?"pikir ku kemudian aku pun memakai baju ku dan menyelimuti elaina,
Aku duduk merenung di kasur, "ah sialan sungguh menyedihkan sekali aku ini hahaha ..."ucap pelan ku sembari merenung,
"Aku, apa yang ku lakukan.... aku ingin membunuh hight cyclope itu tetapi aku..." gumam ku sembari merenung dan menyalahkan diri sendiri.
"Aku malah ke sini dan merusak seorang wanita.... sialan.." pikir ku sembari menahan rasa sedih dan malu ku, "aku sungguh menyedihkan yaa...."gumam ku
Kemudian aku pun berdiri dan melihat elaina tertidur pingsan, "aku akan bertanggung jawab....santay saja " pikir ku menatap elaina kemudian aku pun keluar ruangan.
"Selamat datang kembali tuan" ucap si resepsionis itu dengan senyum di wajahnya, aku mendekati nya dan berkata " elaina berapa harga nya?"
"Harga nya bukanya sudah ada di daftar ya tuan?" Ucap resepsionis itu kemudian aku pun menatap nya,
__ADS_1
"Harga dia menjadi budak maksudku " tegas ku tanpa di duga si repsionis itu terkejut.
"A..apa tuan serius?" Ujar sang resepsionis itu dia sedikit bimbang, aku menatap nyaa dengan tatapn tajam kemudian dia menghela nafas.
"Baiklah tuan, harga elaina adalah sekitar 5koin platinum" ujar serius sang resepsionis itu, kemudian aku pun tersenyum.
"100.000k koin emas \= 1 koin platinum jadi koin platinum \= 500.000k emas , pendapatan organisasi sekitar 3koin platinum per bulan dan anggaran militer sekitar 2koin platinum. Jadi aku menerima 1 koin platinum per bulan heheh aku menang"
Pikir ku dengan serius kemudian aku tersenyum dan berkata " biklah!, tetapi dia pingsan saat aku bermain tadi bukanya harus ada kompesesi ya?"
Sang resepsionis itu pun terkejut lalu dia pun menawarkan lagi harganya " bagimana 4koin platinum?" Dengan percaya diri dia berkata begitu.
"Aku pelanggan VIP loh, jadi kecewa bor" ucap ku dengan muka kecewa kemudian rsepsionis itu berkata "maaf kan kami atas kejadian itu" .
"Aku ingin bertemu atasan mu " ujar ku kemudian resepsionis itu pun berkeringat, "tu..tunggu tuan ba..bgaimana kalau 3...3koin platinum!" Ujar gemetar
"Aku tau itu!, menjadi pekerja di perusahaan ini sangat susah tidaak peduli kau meiliki darah bangsawan atau kerajaan kalau kau tidak lulus dalam tes yang ketat kau tidak bisa bekerja di sini"
Pikir ku sembari tersenyum lebar di hati ku ,Aku menatap tajam sang resepionis itu sembari di dalam hati tertawa terbahak bahak.
"Baiklah setuju, sekalian aku mau upgrade VIP1 ke VIP 10 dengan 1koin platinum" ujar ku dengan santay, sang resepsionis itu menelan ludah dan berkeringat.
"a..apa apaan orang ini, seberapa kaya dia?!!. Aku cek semdiri aja!!"Pikir sang resepsionis itu sembari mengecek rekening ku.
[NAME:SHEVA]
[No rek: 09278☆☆☆☆]
[MEMBER : VIP1]
[SALDO: 6,989,578,929,889 GIR]
"Yah, 6 triliun gir \= 6 koin platinum kalau di rupiahin 1koin emas \= 1 juta jadi...... anjir banyak bat....."pikir ku .
Kemudian setelah satu jam menunggu.
"I.ini tuan black card anda dan selamat telah menjadi VIP10 yang pertama " ucap sopan resepsionis itu sembari memeberikan kartu itu.
"Baiklah kalau begitu aku pergi dulu" ujar ku sembari berjalan ke arah pintu, sang resepsionis itu menghela nafas.
Aku pun memasukki kamar ku di sana aril tertidur di sampai elaina yang pingsan,
"yah aku punya temen baru lagi...huh..." pikir ku sembari menatap mereka ber dua yang sedang tertidur pulas..
__ADS_1
Aku pun duduk merenung di balkon kamar , VIP 10 kamar nya ada balkon jadi aku bisa melihat dunia lain ini.
"Yaa cuma bisa melihat aja sih, kalau aku keluar ada system yang akan otomatis teleport ke dalam kamar huh..." gumam ku,
Aku meminum secangkir coklat panas sembari melihat pemandangan ibukota dunia lain ini saat malam.
Aku merenung dan mencari cara untuk mengalahkan hight cyclope yang waktu itu,
"STATUS OPEN"
[STATUS] [STORE]
[NAME : SHEVA ]
[JOB : NECROMANCER , LVL 78]
[MANA : 230 ]
STR : 60 DEX : 75 VIT : 80 INT : 115]
[SKILL : SEMUA SIHIR HITAM DAPAT DIKUASAI(TEROBOSAN) , GACHA SKILL,SUMMON ]
"Status monster itu 10X bahkan 20X lebih tinggi dari ku..huh... bagaimana cara membunuh nya?" Gumam ku sembari duduk.
elaina terbangun, dia pun melihat sekeliling dengan bingung
"Nnmm?, dimana ini?"ucap pelan elaina.
Elaina pun berdiri dan mendengar keluh kesah ku di balkon,
"Haah~, bagaimana cara mengalahkan monster itu?" Gumam ku dan elaina mendengar itu.
"Tuan tampak gelisah, aku haris minta maaf tentang tadi siang" pikir elaina dia pun mendekati ku yang sedang merenung.
"Tuan.." ucap elaina seketika aku menengok ke belakang , aku melihat elaina di depan ku,
"apakah tuan membenciku?, aku mengkacaukan nya orang pertama ku sial" pikir elaina sembari menutup mata kemudian dia berkata.
"Maaf kan atas yang terjadi tadi siang tuan...."ucap elaina dia membungkuk , elaina tidak tau bahwa aku sudah membelinya.
Dia takut akan di buang perushaan , "apkah aku tidak di maaf kan?" Pikir elina dia pun mencoba melihat ku.
Elaina melihat ku tersenyum lebar seperti sudah mendapat kan jawaaban dari masalahnya , "tuan?" Ucap pelan elaina dia bingung.
__ADS_1
BERSAMBUNG....