MENJADI PENJAHATNYA DI DALAM CERITA

MENJADI PENJAHATNYA DI DALAM CERITA
VOL1 CHAPTER 4 EVOLUSI


__ADS_3

[SEKELETON]


[NAME : ARIL]


[JOB : SWORD MAN]


[STR : 10 + 50 DEX 4 + 50 VIT 8+50 INT 7]


[BEREVOLUSI (BELUM)]


"hmm ini! sesuatu yang menarik!"pikir ku'aku sedikit bingung karena baru ini aku mengetahui ada monster summon bisa evolusi , dia awal nya nya manusia tapi dia mati dan sudah ku sumon menjadi monster tanpa akal pikiran,ingatan,emosi,dan dia juga tidak bisa berbicara


tapi dia bisa evolusi berarti dia bisa bertambah kuat dan ada kemungkinan dia bisa memiliki semua yang aku sebutkan tadi


"akan bagus bila dia setelah evolusi mendapatkan emosi atau ingatanya huh…" pikir ku'aku pun melanjutkan perjalanan ku ke goa cokro


di perjalanan kami bertemu sekumpulan orc mereka terlihat sedang menikmati memakan manusia di tengah jalan


"hmm mungkin aku bisa tes kemampuan aril…!!" gumam ku dengan menggesekkan dua jari ke dagu ku dan aku pun tersenyum


"aril sembelih para babi itu!!"ucap ku dengan tegas dan aril pun langsung melesat cepat ke arah orc tadi dia mengambil sebuah pisau dapur


"sepertinya pisau itu terjatuh saat di gunakan" pikir ku ' aku melihat pisau yang di pegang aril mengeluarkan aura(sihir) dan tiba tiba pisau tadi berubah menjadi pedang api


"oho!!"ucap ku aku melihat petarungan nya aril menebas dan kepala orc yang tadinya ada seketika pecah dan ada yang terbang aril pun mengeluarkan sihirnya yaitu tebasan api


dia memenggal orc dari jarah jauh dengan skill itu dia pun menyelesaikan sisanya dengan cepat


slaas!! slaas!!! slaas!


"hmm bagus !"ucap ku sembari bertepuk tangan aku mendekati aril dan mengecek status dia


[SEKELETON]


[NAME : ARIL]


[JOB : SWORD MAN]


[STR : 10 + 50 DEX 4 + 50 VIT 8+50 INT 7]


[BEREVOLUSI (1,06%)]


"jadi begitu!!"pikir ku sambil terkejut aku tak menyangka itu cara berevolusi makhluk summon sama seperti evolusi monster biasa yaitu

__ADS_1


..."MEMBUNUH…"...


setelah itu aku seperti biasa loting rumah orang ,toko, dan membunuh monster sampai malam hari


"hmm sekeleton tidak butuh tidur yaa!"gumam ku sembari membakar daging di api unggun aku mengecek status ku


[NAME : SHEVA ]


[JOB : NECROMANCER , LVL 1]


[MANA : 128]


STR : 30 DEX : 30 VIT : 40 INT :63]


[SKILL : SEMUA SIHIR HITAM DAPAT DIKUASAI(HIGHT) , GACHA SKILL,SUMMON ]


"hmmm lvl ku di reset yaa …… heheheh kalau aku di serang orang 10 lvl di atas ku orang itu akan terkena pinalti " pikir ku aku tersenyum lebar seperti penjahat sungguhan tapi masih ada satu masalah


"yaa masih ada masalah yaitu…" gumam ku sembari memakan daging


......"PEMBACA LAIN SELAIN AKU "......


keesokan hari nya aku bergegas untuk ke goa cokro tapi sepertinya aku menemukan sarang monster yaitu di mal besar di depan ku


"hmm aku melihat banyak orc keluar masuk sepertinya ini sarang mereka" pikir ku sembari mengecek lagi aku mengeluarkan sihir black hole untuk berjaga jaga


"aril !" tegas ku seketika aril mengeluarkan pisau dapur yang kemarin dia ambil dan merubah itu menjadi pedang api dan menebas para orc dengan cepat


"bagus !" ucap ku 'kami memasuki mal itu seketika aku terkejut ternyata banyak sekali orc di sana seperti ini adalah sarang mereka.


aku menyuruh aril membunuh setiap orc yang kami temui dan menyembunyikan mayat dengan cara ku bakar di dalam ruangan.


"hmm jadi itu orc king dia berbeda dengan yang waktu itu ku bunuh"pikir ku di sana ada orc king 1,orc knight 10,orc bersenjata 70,orc budak 190


"sekitar segitu sih tapi apakah ada lebih banyak lagi ?…… ntahlah "pikir ku sembari mengawasi para monster itu setelah selesai


aku dan aril melompat dari lantai 3mal itu dan terjun ke aula yang ada siggasana orc king aril menebas kepala orc king itu


SLAAAS!!!


tapi sayang sekali dia gagal karena orc kinght menyadarinya dan menghalau serangan aril


"oho lumayan" gumam ku sembari menembak black bullet ke arah para orc knight lainya 9 orc knigt berhasil di kalahkann

__ADS_1


"mari kita lihat bagaimana aril mengatasi ini" pikir ku sembari duduk di singasana orc king sang orc king mengendap ngendap keluar tapi sayang aku menembak black bullet ke arah tembok samping nya


"squuiiqq!!!" ucap kaget orc king dia gemetar takut saat dia melihat ke belakang aku dengan mata merah menyala menatap tajam dengan hawa membunuh yang besar


orc king merasa kematianya akan tiba sebentar lagi


………


aril yang melawan satu orc knight dia menebas dan di tangkis oleh orc itu aril pun mengubah serangan ke pertahanan saat dia di serang orc itu dia mengambil kesempatan untuk melesat di belakang orc itu


slaas!!!


ting!!!


saat aril ingin menebas nya orc itu dengan cepat berputar dan menangkis petarungan sengit pun di mulai


"yaa walaupun aku black bullet sekali dia mati hehehe" ucap ku sembari duduk dan makan senak btw orc king aku rantai tuh


aril mencoba banyak taktik tapi sepertinya semua taktik dia berhasil di tangkis seperti aril ingin membunuh dengan sihir api nya orc itu masih hidup dan dengan kecepatan yang di tambah karena sihir nya dia masih terbaca gerakkanya


aril terkena serangan orc itu dia terhempas menabrak tembok hingga tembok itu jebol aril yang terkena serangan itu tidak terlalu parah


aril bangun dan dia pun terdiam sejenak dan bangkit matanya bersinar putih dia bertambah kuat dan seketika dia bisa langsung membunuh orc itu


"wooww~ bravo"ucap ku sembari bertepuk tangan aku menyuruh aril memenggal orc king


"squuuiq!?"


"bunuh dia!"


"squuuiqq!!!! sqquuuiiiqq!!!!"


dan sisa nya kami bantai tanpa sisa satu orc pun di mal itu aku sekalian loot seperti biasa dan memasukan ke iventory


ketika aku berkeliling aku menemukan hawa kehadiran manusia di tempat penyimpanan di mal itu


setelah ku buka ternyata berisi para manusia perempuan dan mereka telanjang bulat ada yang di ikat di kursi meja ada yang hamil dan ada yang baru saja di culik


mereka menatap ku dengan tatapan takut dan gemetar para wanita yang sudah di tiduri orc mereka memiliki mata seperti ikan mati


aku membunuh mereka karena mereka lebih baik mati daripada menderita karena ini dan kalau ku rawat wanita yang sudah hilang akal dan harapan hidup untuk apa mereka akan bunuh diri pada akhirnya


aku memberi pakaian pada para perempuan lainya yang masih ingin hidup mereka takut dan gemetar dan setelah aku membunnuh para wanita yang tidak memiliki harapan mereka tambah ketakutan

__ADS_1


"yaa wajar sih" gumam ku sembari membawa mereka ke tempat aman yaitu pangkalan waktu itu


BERSAMBUNG…


__ADS_2