Menjadi Sukses Bersama System

Menjadi Sukses Bersama System
episode 12


__ADS_3

Karena bukunya sudah ada, Rio pun langsung pulang saat itu juga.


Ketika dia akan memasuki jalan menuju Rumah nya, dia melihat sekelompok orang orang berkumpul dan mengobrol.


"Apakah seseorang akan datang untuk membalas dendam di warung makan Ferdinan?"


pembicaraan mereka itu berhasil Membuat Rio terdiam.


Warung makan Ferdinan, balas dendam... Rio merasakan firasat buruk memenuhi kepalanya.


Dia segera bergegas ke kerumunan, meraih salah satu pria paruh baya yang gemuk, dan bertanya dengan cemas: "Paman Guo, apa yang terjadi dengan keluargaku ?!"


nama pria ini adalah paman Guo. Dia menjual daging sapi di jalan ini. Daging sapi di warung makan Ferdinan semuanya dibeli darinya. Semua orang umumnya memanggilnya Guo gemuk.


Paman Guo memandang Rio, wajahnya berubah, dan kemudian dia menghela nafas: "Nak Rio, dengarkan Paman, jangan pulang dulu, lebih baik bersembunyi di kios paman!"


Saat Rio mendengar nya, emosinya langsung naik, , "Apa yang sebenarnya terjadi ?!" tanya Rio dengan nada tinggi karena terbawa emosi.


"Ding! Momentum+1..."


Paman Guo tidak menyangka akan merasakan ketakutan seperti itu Dari seorang anak muda yamg terkenal baik.


Dia menatap kosong pada Rio, yang sangat marah sehingga dia tidak bisa berkata-kata.


"Nak Rio, Jaga sikap mu!"

__ADS_1


"Paman Guo, Coba jelaskan betul betul jangan diam saja !" teriak Rio


Para tetangga datang menuju ke arah Rio dan Guo gemuk untuk melerai mereka .


Semakin mereka seperti ini, Rio semakin yakin bahwa sesuatu yang besar telah terjadi di Warung makan nya!


Rio sudah terlambat untuk mencari tahu berita itu. Dia mengangkat kakinya dan berlari ke warung makan Ferdinan!


"Eh! Rio!"


Semua orang hanya bisa berteriak memperingati Rio, dan dia hanya bisa melihat Rio bergegas ke warung makan dengan cepat, dan segera menghilang ke pandangan semua orang.


"bagaimana bisa anak ini berlari sangat cepat ..."


Saat dia berlari, Rio terus mendengar suara sistem di kepalanya.


"Ding! Latih kakimu, kekuatan kaki +1, kemajuan saat ini: 1, level saat ini: level awal."


"Ding! Latihan pernapasan, kapasitas vital +1, kemajuan saat ini 1, level saat ini: level awal."


"Ding!......"


Rio tidak menyangka bahwa hanya dengan berlari dapat menambah begitu banyak kekuatan pada dirinya.


Benar saja, setiap kali Dia bernafas, dia kekuatan nya bertambah kuat sedikit demi sedikit!

__ADS_1


Tapi dia tidak punya waktu untuk itu, sekarang dia harus masuk ke dalam warung makan nya.


Dalam tiga menit, Rio berlari ke toko.


Berbeda dengan dirinya yang dulu pasti akan ngos ngosan setelah berlari seperti ini, Tapi sekarang bahkan dia tidak merasa lelah sama sekali.


Dari kejauhan, Warung makan nya di kelilingi banyak orang orang bertubuh besar.


Orang-orang besar ini semuanya kuat, dan muka mereka terlihat sangar. Momentum ini tidak setingkat dengan beberapa gangster kecil yang ditemui Rio saat malam itu.


"satu dua tiga......"


Rio menghitung diam-diam, dan ada enam atau tujuh Oramg yang berada di luar toko.


"Sial, aku hanya ada beberapa batu di sekitar ku."


"Namun, aku tidak yakin apakah kemampuannya dapat mengalahkan orang-orang besar ini."


Yang lebih dia khawatirkan saat ini adalah situasi di toko dan keselamatan orang tuanya!


Dan pelanggan lama yang suka memesan makanan di warung makan nya, sering melihat pertempuran seperti itu, dan mereka tentu saja takut mendekati nya.



Bagi kalian yang suka novel TDG bisa kunjungi Novel ini!

__ADS_1


BERSAMBUNG...


__ADS_2