
"Berjuang adalah pilihan semua orang dan di sinilah aku memilih untuk memperjuangkan mu"~Thea
Setelah aku dan Keyla mengelilingi lapangan, karna sebentar lagi istirahat, kami memutuskan untuk membeli makanan dan minuman di kantin sekolah.
setibanya di kantin sekolah, Kayla langsung memesan makanan dan minuman yg sama seperti punyaku, mie ayam dan jus alpukat, entah kenapa aku sangat suka dengan 2 nya, entah karna enak atau doyan aku tak bisa membedakan nya hehehe.
tak lama kemudian, pesanan kami di antar oleh penjaga kantin nya,
"habis berapa pak semua nya?" tanya ku pada pak Yanto
"seperti biasa non" jawab nya sambil tersenyum
"ohh ini pak, makasih ya pak, dan kembali nya tak perlu di kembalikan pak, untuk bapak aja" ucap ku pada bapak Yanto
"Terimakasih non, terimakasih" pak Yanto tersenyum lembut padaku
"sama sama pak" aku membalas senyumnya, lalu pak Yanto pergi menyisakan kami berdua disini
"lu ngapain bayarin gw? gw bisa bayar sendiri Thea" Keyla langsung bertanya sepeninggalan pak Yanto tadi
"Itung itung gw neraktir lu key, udah la gpp lagian itu belum seberapa sama apa yg lu korbanin buat gw:)" jawab ku sambil tersenyum
"yaudah deh, makasih ya traktiran nya"
__ADS_1
"harus nya gw yg ngucapin makasih sama lu karna lu udah mau capek² nemenin gw keliling key"
"udah gapapa, apapun itu harus kita lalui bersama bukan?"
"iya key"
"na itu tau jadi, sekarang apapun itu kita lakuin bareng² oke"
"iya key"
aku bersyukur mempunyai sahabat seperti keyla, yg jarang sekali di temui, dia tipe orang setia kawan, dan baik, aku bangga mempunyai sahabat seperti keyla, semoga persahabatan kami akan tetap terjalin walaupun kami berpisah nantinya.
tak lama aku dan Keyla selesai makan, lalu kami meninggalkan kantin itu, sangking asik nya ngobrol, tanpa sengaja aku menabrak orang dan hampir terjatuh ke belakang, tapi untung nya ada yg langsung menarik tangan dan menahan pinggang ku.
ku buka mataku perlahan dan melihat siapa yg sudah menangkap ku, dan tatapan ku terpaku pada sosok orang yg telah menangkap ku ini, tatapan kami mengunci satu sama lain.
"tampan nya, huhh ini yg aku ingin kan sejak pertama bertemu dengan nya"
"apa kalian tau betapa tampan nya dia? dia sangat tampan seperti Romeo" kataku dalam hati
"ehh maaf ya, gw jalan gak liat liat tadi, sorry" kataku meminta maaf sambil menunduk kan kepala
"hemm lain kali hati hati klo jalan" jawab nya langsung meninggalkan kami berdua
__ADS_1
"lu gapapa Thea? ada yg sakit? atau luka? kita ke UKS aja ya? " tanya Keyla bertubi tubi
"gw aman key, cuma jantung gw lagi disco:)" jawab ku sambil tersenyum malu
"heleh udah ayo kita pergi lu jadi tontonan banyak orang di sini, liat noh" kata Keyla sambil menginstruksikan kepada ku untuk segera pergi dari sana.
dengan langkah panjang, aku berjalan cepat dan di buntuti Keyla di belakang ku, aku malu rasanya, rasanya pipiku sudah seperti kepiting rebus, rasa malu dan panas menjalan di seluruh wajahku, hingga menimbulkan merah merah samar.
"thea jalan nya pelan aja Napa thea buru buru amat kek di kejar setan" kata Keyla sambil mengimbangi langkah kaki ku
"gimana mau pelan, liat nih muka gw udh kek kepiting rebus, malu nya bukan maen keyy" jawab ku
"iya, gw tau sekarang kita mau kemana?" tanya Keyla
" ketaman belang sekolah aja, lagian pelajaran ibu Santi masih lama" jawab ku pada Keyla
setelah sampai kami langsung duduk di salah satu kursi yg terbuat dari besi yg berukuran panjang.
"key malu banget"
"ya mau gimana thea, lagian tadi lu gak liat liat"
"ya kan, tadi kita lagi ngobrol mangkanya, gw fokus Ngobrol nya ketimbang jalan nya"
__ADS_1
"ya udah lah lagian udah terjadi kan? mungkin lu sama dia berjodoh, mangkanya Allah menakdirkan kalian bertemu dg cara itu" ucap Keyla
"mungkin bisa jadi key" jawab ku sambil tersenyum malu