Menjaga Jodoh Orang

Menjaga Jodoh Orang
Kesal


__ADS_3

POV Thea


Setelah mengantar Kayla, aku, bang Revan, dan temannya pun memutuskan untuk segera pulang, selama diperjalanan aku hanya memainkan handphone dan duduk dikursi belakang.


Selama didalam perjalanan pulang, aku merasa teman bang Revan selalu memperhatikan ku lewat kaca mobil, setiap aku menoleh ke arah depan, dia langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain.


Aku heran kenapa dia salalu memperhatikan gerak gerik ku? jangan jangan ahh tidak mungkin, setau ku dia orang yg baik, dia juga sahabat lama bang Revan sejak dia masuk SMK.


Dari pada pusing ku alihkan pandangan ku ke arah handphone yg sedari 10 menit yg lalu ku anggurkan, aku mengeluarkan handset ku dari dalam tas, lalu ku setel lagu 'Duks Till Dawn' yg menjadi lagu favorit ku.


Sambil mendengarkan musik, aku menyenderkan badanku, sambil meresapi setiap kata yang ada dalam lirik tersebut, lagu ini sayang cocok untuk orang yg sedang menunggu sama seperti ku.


POV Thea off


POV author on


20 menit kemudian


Tanpa Thea sadari, mobil yang membawanya pun sampai di depan rumahnya, Revan dan Adam pun keluar dari mobil setalah mobil di parkirkan.


"Van adik lu gak lu bangunin? udah sampe rumah gitu, biar dia bangun?" kata Adam sambil memperhatikan thea yg masih di dalam mobil sambil tertidur dengan pulasnya.


"Kasian dam kalo di bangunin, mending gw gendong aja dah, lu bawa tas dan hp nya ya?"


"Yaudah gendong aja, iya gw yg bawain ini semua"

__ADS_1


Revan pun menggendong adiknya itu dan menaiki tangga yg di ikuti oleh Adam di belakangnya, sampai di depan kamar Thea Revan memberi kode pada adam untuk membukakan pintu kamar Thea.


"gila rapi banget kamarnya, mana wangi lagi" ucap Adam dalam hati


Setelah adam membuka pintu kamar Thea, Revan pun menaruh Thea dengan hati hati di kasur itu, lalu menaikan selimut sampai batas dada, Revan mencium puncak kepala Thea dengan tulus lalu mengucapkan 'good sleeping princess' lalu Revan menyeret Adam untuk segera meninggalkan kamar adiknya setelah menaruh tas Thea di atas meja belajarnya.


........


Tak terasa waktu telah menunjukkan pukul 17.30, karna terdengar suara ribut di lantai dasar, tidur Thea pun terganggu karna suara itu. Hingga membawa Thea untuk membuka matanya.


"Apaan di ribut ribut ganggu orang tidur aja, hoam.." ujar Thea merentangkan kedua tangannya


"Eh gila udah jam berapa ini? astagfirullah gw ketinggalan sholat ashar''


Thea pun langsung turun dari ranjang, dan segera melangkahkan kakinya menuju kamar mandi untuk membersihkan badannya.


POV Thea on


setelah mandi, aku berjalan ke arah lemari, mengambil baju tidur berwarna merah dengan lengan pendek dan celana panjang, setelah selesai memakai pakaian aku pun turun kebawah untuk menemui bang Revan.


setelah sampai dasar aku berteriak memanggil bang Revan.


''BANG REVAN, LU TU KENAPA GAK BANGUNIN GW SIH, BIKIN KESEL AE LU BANG MASYAALLAH''


" Apaan sih Thea bangun bangun teriak teriak gak jelas"

__ADS_1


"Gak jelas matamu, lu sadar kagak ini jam berapa? dan kenapa lu gak bangunin gw bang, astagfirullah ingin rasanya ku menelanmu mentah mentah"


"Diem Thea ada temen Abang di sini, malu gw"


"Lagian lu ngeselin banget bang"


''Btw temen lu ada berapa bang?, ganteng kagak?''


"Noh ada 5 orng di depan, udah punya pacar semua gak usah macem-macem lu, masih kecil juga, gw bilangin bunda lu ntar"


aku melirik ke arah ruang tamu yang tak jauh beberapa langkah dari kami berdiri, dan sial nya mereka melihat kami berdua tepatnya aku, tatapan mereka tak dapat aku artikan, ada yg menatap genit ada juga yg meneliti dari ujung rambut hingga kaki, aku pun dengan sigap langsung bersembunyi di belakang badan tegap bang Revan.


"Bang kenapa lu gak bilang, liat noh mereka liatin kita bang, malu gw bang sumpah"


'' kan udah gw bilang jangan teriak teriak gak jelas Thea, malu sendiri kan akhirnya, udah balik kamar sono, liat noh rambut lu berantakan kek kandang kebo"


"***** lah lu bang, andai bukan Abang gw udah gw tabok lu bang sumpah"


"dah lah ngambek gw, kesel gw sama lu bang"


Aku langsung meninggalkan bang Revan, berjalan menuju ke arah kamar ku, setelah sampai di kamar, ku tutup pintu nya dan berjalan menuju arah meja rias untuk menyisir rambut ku yg berantakan.


setelah menata rambutku, ku putuskan untuk mangambil air wudhu dan segera melaksanakan sholat magrib.


skip

__ADS_1


setelah melaksanakan sholat magrib, dan membereskan mukena ku, ku putuskan untuk berbaring di ranjang sembari membaca buku novel ku yg belum selesai. Tanpa ku sadari semakin lama kantuk ku mulai datang, dan membuatku tidur di posisi terlentang dengan buku di atas dada.


POV Thea and


__ADS_2