
Kamu mengatakan kamu belum mati?, katamu orang yang meminum sebotol sianida tidak mati?, katakanlah itu bukan sianida tapi obat tidur karena kamu berkata itu obat tidur?.
Siapa yang kamu bodohi?!, berfikir saya sekolah kedokteran, residen bertahun-tahun, dan sekarang menjadi dokter senior, adalah omong kosong!?.
Dokter tua itu Victor, merasa orang di depannya menghinanya!.
Meski dia sebagai dokter, juga penasaran bagaimana orang mati selama seminggu bisa bangkit tiba-tiba, namun memikirkan kondisi kehidupan pasien yang sudah sulit dari ceritanya, dan etika profesional dokter yang dia pegang, dia memilih menyerah mencari tau.
Saya Victor Morningstar, dokter senior!, tujuan menjadi dokter adalah membawa kesehatan bagi pasien!.
Melihat wajah kurus dan pucat itu gugup, Victor semakin tidak tega. Menghela nafas pelan dan perkata
"Kondisimu unik, saya hanya bisa membantu memproses dokumen, bahwa kamu tidak meninggal, tapi nama saya, nama rumah sakit, dan orang terkait yang tau kejadian ini, tidak boleh terlibat lagi"
Adam senang setelah mendengar kata-kata dokter, meski ada peringatan di akhir, juga bisa dimengerti.
Merahasiakan hal ajaib seperti ini, Victor takut Adam menutup mulut orang yang terlibat dengan kekerasan, lagi pula orang dengan status sosial rendah memiliki lebih sedikit pengekangan dan kekhawatiran.
Lihat saja orang ini bunuh diri, meski tidak mati, ini menunjukan ketidak pedulian pada kehidupan!.
"Terimakasih dokter, dokter tidak perlu khawatir, setelah ini saya akan meninggalkan kota ini" ucap adam berusaha meyakinkan.
"itu yang terbaik... Kamu bisa pergi ke luar kota hari ini, paling lambat besok, tidak perlu khawatir masalah mu, saya akan menupinya" tambah victor hampir nada perintah
Mendengar nada dokter yang meyakinkan, meski masih khwatir, Adam memilih percaya, karena tidak ada yang bisa dilakukan.
Sekali lagi berterimakasih pada dokter victor, Adam dengan lega meninggalkan rumah sakit.
Menurut ingatan luke, Adam berjalan ke rumah sewa tempat luke tinggal.
Berjalan sekitar satu jam, sebelum sampai di pemukiman kumuh.
Masuk dan Melihat isi rumah, itu membawa kenangan manis, tapi seperti gula yang hangus terbakar, itu menjadi sangat pahit.
Menekan emosi yang terpengaruh oleh luke, Adam menyiapkan hal yang harus dia bawa, tidak lebih dari dua set pakaian, surat-surat identitas, dan uang.
Terutama uang, karena dia tau perjalanan selanjutnya akan sulit, tujuannya adalah kota Cooper, itu hampir perbatasan negara.
__ADS_1
Alasan mengapa memilih kota ini, karena ada yang ingin dia ambil disana.
Sebagai penulis, meski dia memberi protagonis jalan yang sulit, tidak mungkin tanpa jalan keluar, lagi pula dunia ini dibentuk dengan genre fantasi, meski science adalah arus utama.
Benar dunia ini bukan dunia normal, meski ini tahun 2005 menurut plot.
Selain ada mutasi yang membawa kekuatan super dari sisi science, ada juga sisi sihir dan kuasa kepercayaan dari sisi mistis.
Bahkan ditentukan, melalui latihan, ada cara mematahkan batas manusia biasa dan menjadi luar biasa.
Luke, bukan manusia super, namun dia memiliki dua kutukan ditubuhnya.
Kutukan keberuntungan, dan kutukan kematian.
Dua kutukan tingkat dewa ini, ditanggung oleh tubuh fana, bisa dilihat betapa sulitnya hidup luke selama ini.
Namun hal ini juga membawa kesempatan.
Seperti yang disebutkan sebelumnya, ada cara bagi manusia biasa menembus batas menjadi luar biasa.
Memang sulit di lihat dan ditemukan, apalagi dilatih, karena menembus batas memiliki cara pemicu lebih rumit.
Tidak bisa mati adalah dasar Adam berani pergi ke kota cooper. Kota yang dikenal kota hantu terkutuk bahkan oleh orang-orang luar biasa.
Tentu saja, karena dia penulis cerita, dia akan melewati semua kebetulan, dan langsung mengambil jalan memotong ke garis finis.
"Selama bisa bertahan dari kesialan di sepanjang jalan, pasti rencana ini berhasil".
Setelah memasukan semua tabunganbkedalam tas, Adam berjalan pergi dengan hati-hati.
Benar saja, kurang dua puluh meter berjalan, kaki hampir menginjak paku berkarat, hampir tertimpa pot bunga yang jatuh.
Melihat pintu rumah yang masih terlihat, Semakin merinding mengingat jarak ribuan kilo meter ke kota cooper.
"sial!, kenapa aku menulis ini!, tidak.. Kenapa, siapa bajingan yang membiatku lahir menjadi luke!"
......................
__ADS_1
Keabadian... Sedikit orang yang tidak menginginkan, jika ada yang berkata tidak, maka membuktikan orang itu puas dengan kehidupannya, orang yang pandai bersyukur dan baik hati.
Di pemakaman daerah sterling, penjaga makam Nick melihat tayangan ulang rekaman cctv, menyaksikan bagaimana Adam meminum sebotol obat dan mati, dibawa ambulan setelah dia melaporkan, hingga cctv rumah sakit yang menunjukan Adam keluar rumah sakit, hidup sehat tanpa tanda kematian.
Ekspresi yang awalnya ragu, sekarang memiliki senyum puas, penuh semangat dan harapan.
Mengusap peluru hitam di tangannya, dia menjadi tegas. "keabadian, itu akan menjadi milikku.. Ahh.. Hahahaha!!"
Peluru di tangan Nick melayang dengan sendirinya, berputar berlawanan arah jarum jam, semakin cepat dan cepat, menunjuk ke satu arah dan terbang cepat layaknya peluru ditembakan senjata api, bahkan lebih cepat!.
Tentang orang yang dilewati dan dilubangi peluru sepanjang jalan.. Nick tidak peduli.. Bahkan dia senang peluru ajaib miliknya meminum banyak darah.
Siapa tau, bisa kebetulan mendapat kutukan atau darah sihir baru, memperkuat peluru ajaib yang berarti memperkuat dirinya sendiri!.
Memikirkan kekalahan dari musuh bebuyutannya, wajah Nick menjadi suram, penuh amarah dan kecemburuan.
"tunggu saja.. Victor!, aku pasti membunuhmu!"
......................
Adam berjalan hati-hati, mencoba yang terbaik menghindari kecelakaan mematikan yang sudah enam kali muncul hari ini saja. Kecelakaan kecil?, hehe Adam sudah terbiasa!.
"Sudah dipastikan, kutukan keberuntungan seperti yang aku tentukan di novel, ini menyerap nasib buruk orang lain pada diri sendiri.." ucap Adam sedikit lega.
Karena sudah dua jam sejak dia memasuki hutan, belum ada kecelakaan yang terjadi, bahkan kecelakaan kecil!.
Ini sebabnya dia lega!, karena ini membuktikan nasib buruk dari makhluk selain manusia, tidak ditarik oleh kutukan!.
"Semoga tebakanku benar, selama jauh dari manusia lain, hidup bisa di jalani dengan normal.."
Seolah mengejek pernyataan Adam, dengan suara renyah, posisi jantung sudah memiliki lubang seukuran kepalan tangan.
Menunduk kaku, melihat dada berlubang, semakin menyakitkan karena bukannya mengeluarkan darah, sangat jelas Adam merasakan ada seseuatu menghisap darahnya di dalam tubuh.
Tidak ada waktu berfikir, keadaan pingsan dan rasa kematian datang lagi.
Namun saat ini juga rasa kematian datang, dan rasa bangun dari kematian muncul lagi, sangat cepat.
__ADS_1
Anehnya wajah Adam tidak sedih atau marah setelah mati, justru ada senyum senang di wajahnya!.
"Benar saja.. Seperti yang ditentukan dalam novel, jika lama tidak menarik nasib buruk, keberuntungan akan pulih!" Ucap Adam bersemangat, melihat ada tato kecil berbentuk peluru muncul di lengan kirinya!.