
Nick melihat awan merah darah bergerak ke arahnya, Senyumnya semakin jelas.
Sangat yakin ini kemampuan Abadi yang dia inginkan!.
"Hahaha, aku jenius!, Menyegel hantu rakus di peluru Ajaib, kemampuan apapun bisa aku dapatkan!."
...
Sementara Nick sedang bahagia, Adam juga sedang bahagia!.
Tidak menyangka akan ada orang yang membunuhnya dengan item jiwa, meski tidak tau siapa itu, Adam masih berterimakasih dalam hatinya.
"Benar saja, ini pasti karena keberuntunganku kembali!, meski caranya menyakitkan, ini juga keuntungan!." Ucap adam dengan semangat, merasakan tubuhnya menjadi lebih kuat!.
Seperti yang dikatakan sebelumnya, meski diberi dua kutukan sangat menyulitkan kehidupan luke setengah mati, tapi ada keuntungan selama digunakan dengan tepat.
Seperti kutukan keberuntungan, itu menarik kesialan orang lain pada diri sendiri, tapi ada celah, itu hanya berlaku pada orang bukan makhluk lain.
Gunakan dengan benar, bertahan nasib buruk selama seminggu, lari ketempat sepi, ketika keberuntungan kembali, keberuntungan satu minggu bisa berguna pada satu waktu!.
Begitu juga kutukan kematian, Adam tidak bisa mati bahkan jika dewa kematian memotongnya.
Ada juga hal baik selain keabadian dari kutukan ini, yaitu keberadaan item jiwa.
Item jiwa memiliki karakteristik, setelah membunuh target, itu akan menelan jiwa target untuk memperkuat kesadaran dan kekuatannya.
Tapi jika target belum mati namun item masih menelan jiwa yang hidup, keberadaan item jiwa akan langsung terintegrasi dengan jiwa hidup tersebut.
Memberikan semua terkait item menjadi terintegrasi dengan jiwa makhluk hidup, kesadarannya juga hilang ditelan jiwa makhluk hidup.
Celah ini, Adam berencana menggunakannya di kota cooper, dimana ada item cocok untuk mensiasati nasib buruknya.
Tapi tidak menyangka, ada yang berbaik hati memberinya item jiwa!.
Namanya Peluru ajaib, karena adalah peluru terakhir dari pistol sihir, gagal mengenai target tuannya, itu mendendam dan membangkitkan kesadaran.
Sekarang ini terintegrasi dengan jiwa Adam. Membawa banyak manfaat.
Jika ini ditulis dalam skill permainan itu akan manmpilkan penjelasan
[Magic Bullet level 0:
__ADS_1
Passive-Soul eater: Menelan jiwa makhluk yang dibunuh untuk memperkuat kualitas item.
Passive-Bulls Eye: Mengenai target tanpa batas jarak selama pernah dilihat.
Active-Bullet Time: Saat digunakan, memasuki waktu peluru, mampu begerak secepat peluru.]
Mungkin begitu penjelasannya. Seperti sekarang, Adam merasakan tubuh dan jiwanya mengalami peningkatan setidaknya tiga kali dari sebelumnya.
Ini pasti karena dia yang dianggap sebagai 'item' menyerap jiwa makhluk hidup yang dibunuh peluru ajaib sebelumya, yang tidak tau sudah berapa banyak!.
"Hei.. bukankah ini menjadi cara permainan?, bunuh monster untuk meningkatkan?" Ucap adam tertegun
Memikirkan betapa mudahnya usaha selanjutnya, Adam merasa ingin datang ke orang yang menembaknya, berterima kasih atas peluru nyasar.
"Sepertinya proses tidak terkalahkan bisa dipercepat.." Mengatakan itu waktu peluru digunakan.
Waktu seolah menjadi stagnan, sayangnya tubuh belum bisa mengikuti, lagi pula dia adalah manusia, daei daging dan darah.. bergerak secepat peluru?, omong kosong.! Dijamin tidak ada tulang tersisa!.
Lagi pula, seburuk apapun nasib protagonis yang dia tulis, pasti ada jalan keluar yang dibuat.
"Untungnya konsumsi kemampuan item sangat kecil" ucap Adam bersandar di pohon dengan lelah.
Hehe, jangan lihat tubuh dan jiwa diperkuat tiga kali, mungkin menjadi standar pasukan khusus, tapi hanya itu, tidak bisa dibandingkan fisik peluru ajaib yang merupakan benda mati!.
Menurut perkiraan, jika perjalanan lancar, ada empat bulan sebelum sampai ke kota cooper, dengan berjalan kaki.
"Mungkin.. sesekali ke keramaian?, ambil sejumlah nasib buruk untuk keberuntungan?" Ucapnya ragu, Namun segera ditolak oleh Adam.
Meski dia yaikin tidak akan mati, pengaturan novel hanya latar belakang cerita, tapi jelas ini dunia nyata, bukti orang seaneh Luke dengan dua kutukan bisa ada, menunjukan ada orang aneh lain, bahkan lebih aneh.
Tembakan peluru sebelumnya adalah contoh, ada manusia super disekitar.
Berjalan di jalan setapak, ditemani suara hutan yang menenangkan, Adam merasa hidup seperti ini juga baik.
Sampai berfikir, mungkin protagonisnya luke, menemukan karakteristik pengaturannya tentang dua kutukan, dalam hiduonya pasti ada waktu dia memilih hidup menyendiri, tapi pengaturan cerita yang ditulis, memaksanya kembali.. lagi dan lagi..
"Jika aku tau novel bisa menjadi dunia nyata,.." segera pikiran itu dihentikan. Karena tau, novel memang begini, tanpa pasang surut tanpa masalah, bagaimana membentuk cerita?.
Bahkan jika tau novel bisa menjadi dunia nyata, untuk menjadi novel harus ada cerita, cerita tanpa masalah?. Lupakan, itu bukan novel.
......................
__ADS_1
Sementara Adam dengan mantap bergerak ke tujuan, tidak diketahui olehnya, sudah ada enam orang yang menargetkan keberadaannya.
Benar dokumen itu dibersihkan oleh dokter viktor, tapi ini dunia fantasi!, ada banyak cara mencari keberaan supranaturam seperti Adam, menonton CCTV hanya cara paling sederhana mencari tau.
"Kamu mengatakan, Jika orang ini berhasil direkrut, berapa hadiah dari ketua?" Tanya gadis kecil terlihat seperti berumur enam tahun.
"Mungkin seratus ribu poin, lagi pula kekuatan supernya keabadian.. setelah direkrut pasti masuk divisi science sebagai bahan percobaan.." Ucap pria berjas putih itu dengan acuh.
"Tidak.. tidak!, ini sudah kesepuluh kalinya!, kenapa divisi science selalu diutamakan!." Keluh gadis itu kesal.
"Tidak mungkin, Ketua selalu mencari cara membuat manusia super menjadi umum... apalagi setelah dikabarkan anaknya mengalami mutasi sekunder."
Plak.. kepala pria keren itu dipukul hingga membanting jalan, satu orang yang sejak tadi diam,berkata dengan nada dingin..
"Nama ketua,tidak bisa dinodai.."
......................
Di arah lain dua orang juga bergerak cepat, menginjak tanah tanpa bekas, sangat cepat sehingga hanya meninggalkan after image sesaat.
"Manusia abadi memasuki hutan, dari arah lain, organisasi galaxy bergerak semakin dekat ke target" Ucap wanita yang masih menutup mata itu, berbicara tidak mengurangi kecepatan gerkanya.
Temannya hanya memberi anggukan, dan bergerak lebih cepat.
......................
Disisi lain, Nick yang baru saja mencerna awan darah, melihat wajahnya dicermin, sama sekali tidak seperti manusia, bahkan penampilannya semakin mirip dengan hantu rakus yang dia segel.
Mulutnya bergerak, suara serak keluar, mengejek tanpa ampun,"Menarik bukan?.. hahaha, sekarang kita menjadi satu.. jadi bagaimana kamu akan menyegel ku?.. hahaha"
"Hantu terkutuk!, katakan!, kenapa tidak ada keabadian!." Mulut yang sama dengan suara berbeda bertanya dengan kesal dan penuh amarah..
"Oohh.. ohh... nick kecil, keabadianmu masih ada, aku membuatmu abadi.. hahaha!!"
Nick dengan paksa menutup mulutnya, setelah lama berfikir, dia mengeluarkan selembar perkamen kulit, dengan beberapa mantra, sebuah gambar dilukis sendiri di perkamen.
Itu peta, tanda merah adalah lokasi Adam saat ini, Masih bergerak dengan mantap.
"pasti ada yang sesuatu yang melindungi orang ini, bahkan peluru Clint tidak bisa membunuhnya.." pikir Nick dengan gusar
Setelah sesaat berfikir, Nick tidak lagi ragu, dengan lambaian tangan, patung elang di gapura makam bergerak seolah hidup, ukurannya semakin besar.
__ADS_1
Nick berdiri di punggung elang, membiarkannya terbang ke arah Adam saat ini.