Metode Sang Permaisuri Jenius

Metode Sang Permaisuri Jenius
kebangkitan kekuatan dewa kehancuran dan dewa pengobatan di dalm diri Yan zisu


__ADS_3

kini Yan zisu sedang berjalan menuju gunung Junshi.


selama perjalanan menuju gunung Junshi,Yan zisu selalu saja di hadang oleh moster-moster,dan binatang buas.


namun bagi yan zisu itu merupakan hal yg menyenangkan karena dapat mengasah kecepatan dan keahliannya seperti di dunia modern dulu.


"ukh....kalian semakin banyak saja...jangan salah kan aku membunuh kalian semua"ucap Yan zisu sambil memandang tajam segerombolan serigala bergigi permata darah.


namun tiba-tiba tanah bergetar,dengan insting Yan zisu yg tajam ia dengan cekatan melompat ke dahan pohon yg besar yg berada di dekatnya saat itu.


Yan zisu mengerutkan dahinya bingung mengapa tanah tiba-tiba bergetar,bahkan para serigala bergigi permata darah pun menjadi mengaum ketakutan dan ingin pergi menghindar namun semuanya terlambat karena kristal ungu kehitaman dengan aura yg kuat membunuh mereka dan mengisap kehidupan para serigala bergigi permata darah itu.


"hmmmm..... sepertinya aku merasakan aura yg kuat dari kristal itu"gumam Yan zisu.


kemudian Yan zisu memejamkan matanya sedangkan otaknya berputar mencari solusi dengan berbagai penghitungan yg tepat dan akurat.

__ADS_1


Yan zisu membuka matanya dan dengan cepat melompat turun dari dahan dengan pedang yg ia bawa.


kristal ungu kehitaman itu seakan-akan semakin senang saat Yan zisu melompat dari dahan, seolah-olah mereka merasakan aura kehidupan yg sangat kuat untuk di isap.


namun Bakan Yan zisu yg bisa melakukannya.


dengan kecepatan bagaikan angin Yan zisu mencari kristal yg menjadi titik utama dari bermunculannya kristal-kristal yg lain.


akhirnya Yan zisu melihat kristal yg berbeda dengan kristal yg lain yg memiliki ujung yg berwarna keemasan.


dengan cepat Yan zisu meneteskan darahnya pada kristal itu dan menimbulkan pola sihir.


"wah...ternyata perhitungan ku benar-benar tak pernah meleset"ucap Yan zisu yg memuji diri sendiri.


"hmmm...apa yg akan ku lakukan dengan menggunakan kristal ini yh??"gumam Yan zisu.

__ADS_1


mata Yan zisu berhenti pada buah berwarna putih bercahaya,bibir Yan zisu menyunggingkan senyum tipis.


kemudian dengan cepat melempar pedangnya dari tempat menuju buah tersebut dan dengan kecepatan yg ia miliki Yan zisu sekarang sudah berada di bawah pohon untuk menangkap buah yg akan jatuh itu.


dengan lihai jga Yan zisu memutar pedang yg ujung tajamnya mengarah kepadanya sehingga sekarang pedang itu dapat di genggam dengan benar oleh Yan zisu.


"menurut buku yg sempat ku baca di kuil waktu itu ini adalah buah beracun,namun sekarang bukanlah tubuhku berisi racun??bukan sebaiknya racun di lawan racun??"ucap Yan zisu kemudian memakan buah itu kemudian mendudukkan diri untuk memulai kultivasi nya.


satu jam berlalu cahaya emas dan keunguan mengelilingi Yan zisu dan aura yg kuat meledak dari tubuh yan zisu.


Yan zisu membuka matanya yg kini pupuknya berwarna violet dan rambutnya berwarna putih dengan beberapa helai yg berwarna hitam dan merah.


"ternyata gadis kecil ini bukan seorang sampah,huh....hanya karena meridian nya selama ini tertutup"ucap yan zisu.


"sangat beruntung memiliki kekuatan dewa penghancur dan dewa pengobatan"ucap Yan zisu.

__ADS_1


kemudian Yan zisu teringat akan kristal tadi kemudian mengarahkan tangannya kepada kristal itu dan menyalurkan kekuatannya cahaya terang melingkupi sekitar.


BERSAMBUNG.....


__ADS_2