
Yan zisu sedang menata rambutnya di depan meja rias.
seseorang mengetuk pintunya,sedangkan bi xi sedang mengambil beberapa makanan untuk ia makan.
"masuk saja"ucap yan zisu.
orang itu masuk yg ternyata seorang pemuda berusia sekitar 12th,Yan zisu mengenali pemuda di depannya itu yg tak lain adalah adik kandungnya.
"apa kau membuat masalah lg??"ucapnya datar.
"menurut mu aku akan diam terus jika di perlakukan seperti itu??"ucap Yan zisu.
Yan xi terkejut dengan apa yg dikatakan jiejienya.
"bukan kah itu yg kau lakukan dari dulu??"ucap yan xi datar.
Yan zisu memutar posisi duduknya menghadap kearah Yan xi.
"aku yang dulu bukan yg sekarang"ucap Yan zisu.
"ahh.....apa yg kau bawa di tangan mu itu?!apakah untuk ku??"ucap Yan zisu melihat sebuah bungkusan di tangan Yan zisu.
"tidak,ini aku ingin membuang ke anjing"ucap yan xi dan beranjak ingin pergi,namun dengan cepat Yan zisu menghalangi jalannya dan merampas bungkusan itu.
"apa yg kau lakukan??"ucap Yan xi.
cup.
Yan xi langsung menegang ketika Yan zisu mencium pipinya
"terimakasih sih Yan xi,kau sangat tau sekali jika jiejie mu ini sedang kelaparan"ucap Yan zisu sambil memakan kue kacang di dalam bungkusan itu.
__ADS_1
Yan xi meraba pipinya yg di cium oleh Yan zisu dan sekilas ia tersenyum bahagia karena ini pertama kali ia mendapat ciuman di pipinya oleh orang yg ingin ia lindungi dan ia sayangi.
"diedie....kemari duduk lh dengan ku"ucap Yan zisu sambil menarik lengan Yan xi.
"CK....bahkan sampai di kediaman pun kau belum melepas Jirah mu itu"ucap Yan zisu lalu melepas kue kacangnya dan menepuk-nepuk tangannya membersihkan remah-remah kue dari tangannya.
"apa yg kau lakukan?!"ucap Yan xi.
Yan zisu kemudian membuka Jirah Yan xi namun di tahan Yan xi.
"apa yang kau lakukan jiejie!!,apa kau benar-benar seorang wanita??jangan membuka baju ku seperti itu.."ucap Yan xi.
"berisik"ucap Yan zisu.
akhirnya butuh banyak perjuangan akhirnya Yan zisu berhasil membuka Jirah Yan xi.
"hah...akhirnya kau terlihat segar tanpa benda berat itu di gunakan di tubuh mu"ucap Yan zisu.
"aku tak mau"ucap Yan xi
namun Yan zisu langsung memasukkan nya kedalam mulut Yan xi dengan paksa.
"jangan membantah"ucap Yan zisu.
Yan xi diam dan mengunyah kue kacang yg telah dimasukkan oleh Yan zisu kedalam mulutnya.
"kamu...."ucap Yan xi menggantung.
"panggil aku jiejie,Didie"ucap Yan zisu.
"jiejie kau berubah"ucap Yan xi.
__ADS_1
"tentu saja aku sudah berubah,apa kau tak senang??"ucap Yan zisu.
"aku sangat senang,dulu kau sangat tak peduli dengan ku seperti sekarang,kau mengacuhkan ku"ucap Yan xi meluapkan isi hatinya selama ini dengan menyalurkan amarahnya dengan menggenggam erat ujung buju nya.
tangan lentik Yan zisu menggenggam tangan Yan xi dan mengelusnya menenangkan Yan xi.
"maafkn jiejie....mungkin masih ada rahasia yg jiejie belum bisa katakan kepada mu,tapi ingat sekarang jiejie berubah menjadi orang yg berguna untuk mu dan ayahanda....aku selalu menyayangi mu dan mendukung mu mulai sekarang"ucap Yan zisu.
Yan xi terharu mendengar apa yg jiejienya katakan.
"jiejie.....aku mempunyai permintaan"ucap Yan xi.
"baik lh mari katakan jiejie mu ini akan mendengarkan apa permintaan mu"ucap Yan zisu.
"biar aku tidur di pangkuan mu sejenak"ucap Yan xi.
"hahaha.....mari tidur lh di pangkuan jiejie"ucap Yan zisu sambil menepuk pahanya.
Yan xi merasa senang karena ini yg ia inginkan selama ia hidup dan tumbuh sampai sekarang.
*****
kini Yan zisu berjalan di pasar menuju serikat pertualangan.
"huh....aku harus mengumpul beberapa koin uang untuk menciptakan sebuah organisasi"ucap yan zisu.
Yan zisu masuk kedalam serikat pertualangan dan di sambut oleh nona pelayan di serikat pertualangan itu.
"selamat datang nona petualang,ada yg bisa saya bantu??"ucap nona pelayan itu.
"aku ingin mengerjakan misi"ucap Yan zisu.
__ADS_1
BERSAMBUNG.....