
kini Yan zisu sedang berada di kediaman Yan.
"menurut ingatan pemilik tubuh ini,dia mempunyai dua pelayan satu yg bernama Bi di dan satunya xioba,xioba orang yg berpihak pada nyonya lian... seperti nya aku mendapatkan mangsa yg lebih banyak lg" batin Yan zisu tersenyum mengingat ia harus memberi pelajaran kepada orang-orang yang telah membuat pemilik tubuh ini menderita.
Yan zisu sampai di depan kediamannya yg bernama yinyun.
"sungguh menarik,membiarkan orang-orang membersihkan dan merawat halaman agar terlihat sangat indah.......aku akan mengambil apa yg seharusnya menjadi milik ku" batin Yan zisu lalu masuk kedalam kediamannya.
Bi di yg melihat nonanya datang dan menyambutnya.
"nona.....kau datang,apa kau tak apa-apa??"tanya bi di khawatir.
"aku tak apa kok"ucap yan zisu.
Yan zisu teringat akan dimana Soma yg menghawatirkan dirinya.
"Soma.....aku merindukan mu" batin Yan zisu.
"ah...Bi di xioba dimana??"tanya Yan zisu.
"itu nona....jiejie xioba.... dia"ucap Bi xi agak ragu.
Yan zisu tersenyum tipis nyaris tak terlihat dan kemudian keluar kediaman dan menuju ke arah kediaman pelayan.
Yan zisu melihat xioba yg sedang tidur dengan terlelap di atas peraduannya sampai sekarang yg matahari sudah berada di atas kepala.
__ADS_1
Yan zisu tersenyum sabar.
"sabar.....sabar....Yan zisu...kau harus menahan amarah mu untuk memotong lehernya itu" batin Yan zisu.
kemudian Yan zisu mengambil sebiskom air dingin dan menyiramnya kepada xioba.
"siapa yg berani-beraninya??!!"ucap xioba marah.
"siapa??apa ini adalah sikap seorang pelayan yg melayani nonanya dengan baik??"ucap yan zisu.
"ba....bagaimana...bisa...??bukankah nona Yan xinshi mengatakan kalau j****g ini sudah mati??" batin xioba
"apa kau tak berharap aku kembali dengan selamat yah?"ucap yan zisu
sebuah tamparan yg amat keras di terima oleh xioba sehingga ia terpental jauh dari Yan zisu.
Yan zisu berjalan mendekati xioba dan mencengkram dagunya.
"aa...apa....apaan...ini..???auranya.....sangat...mengerikan" batin xioba di dalam hati dan bergetar takut.
"hahahaha.....meski kau membunuh ku nyonya lian tetap berada di pihak ku,dan kau akan dibuat Demak n menderita hahaha"ucap xioba yg masih tetap merendahkan Yan zisu.
Yan zisu kemudian tersenyum.
"baik lh Bi xi tolong panggil kepala pelayan Hua Yun kemari"ucap yan zisu
__ADS_1
"haha.....apa kau Ingin mengadu kepada bibi Hua Yun??kita Kana lihat nanti hahahaha"ucap xioba.
akhirnya bibi Han Yun datang bersama dengan pelayannya.
"apa yg diinginkan nona besar??"ucap bibi Hua Yun tanpa rasa hormat kepada Yan zisu.
"bibi Hua Yun apa ini sikap mu kepada nona besar??"tanya Yan zisu.
"huh....kau anak dari j****g,sampah masyarakat"ucap bibi Hua Yun.
"apakah bibi ingin nyonya lian senang dan memberi kau hadiah dan pujian kepada mu??"tanya Yan zisu.
"apa??bagaimana caranya??"ucap Hua Yun.
"hehe....masuk kedalam perangkap" batin Yan zisu.
"caranya yaitu bibi menghukum xioba dengan berat dan membuat nyonya lian mendapat celah untuk menghukum ku"ucap yan zisu.
"hahaha......hukum xioba berlutut 24 jam di halaman utama"ucap Han Yun
"bibi Han Yun.....kau di tipi olehnya bibi...Han Yun...."teriak xioba.
Yan zisu tersenyum tipis melihat kemalangan yg dialami oleh xioba.
BERSAMBUNG.......
__ADS_1