Mia And Flayla School

Mia And Flayla School
04/menjawab pertanyaan


__ADS_3

 


Sudah tiga hari lamanya, semenjak Mia mendapatkan surat kertas yang membuatnya harus menjawab pertanyaan di dalamnya.


 


Semenjak hari itu juga, Mia selalu berusaha untuk bisa


menjawab teka-teki tersebut. tapi hasilnya nihil,


Di waktu pagi hari itu juga , bunga mawar yang di Petik


oleh Mia juga menghilang. tapi anehnya ada kunci emas di dalam vas Bunga milik nya, Mia berfikir itu mungkin kunci untuk pergi ke dunia Flayla School itu.


.....


.....


Ting....Tong...


bel rumah nya Mia berbunyi , sekarang Mia sedang berada di ruang tamu rumahnya bersama dengan buku - buku yang menemaninya.


Dia sama sekali tidak menghiraukan bel yang dari tadi berbunyi.


Tingggggg.......Tonggggggg.... Tinggg...Tonggg....


" ya ampun, berisik banget sih . iya ya ini juga mau di bukain pintu "


Karena muak, Mia pun langsung membukakan pintu untuk tamu nya itu.


" sia...." Mia tidak melanjutkan perkataannya , setelah melihat orang yang ada di depannya itu.


" Ya ampun, kak MEGUMIIII......" ternyata orang yang ada di hadapannya itu adalah Megumi, kakak nya Mia yang kuliah di luar negeri tepatnya di Jepang.


Karena sudah sekitar 6 bulan, nggak bertemu jadi Mia melepas semua kerinduan nya dengan memeluk kakaknya. sampai sampai Megumi nggak bisa napas.


" woi,woi,woi. udah lah kaya nggak pernah ke temu aja"


Megumi akhirnya bisa melepaskan pelukan dari adiknya itu.


" hehehe, oh ya kakak nggak mau masuk"

__ADS_1


" ini juga mau masuk, tapi kamu jangan ngalangin dong"


Mereka berdua pun akhirnya masuk ke dalam rumah.


Megumi melihat ruang tamu yang seperti kapal pecah,


karena ada banyak sekali buku-buku yang berserakan.


" Ini apa lagi nih, kok berantakan banget sih. kamu kan perempuan jadi bisa dong bersih bersih, bukan malah di buat berantakan".


kakaknya itu ngomel ngomel terus tanpa henti hingga membuat Mia bosan dengernya. Megumi atau kakaknya itu memang sangat cerewet, dan pandai berbicara. jadi kalau udah ngomong langsung panjang lebar.


" iya kak ini juga mau di beresin " Mia pun membereskan buku-buku nya yang berserakan. Sedangkan kakaknya hanya duduk melihat .


" eh, ini apa ya " Megumi menumukan sebuah kertas yang telah usang, karena penasaran dia pun memungut kertas itu.


Tapi saat dia mau membukanya, secara tiba-tiba ada yang menarik kertas itu.


" ih, Mia kok di ambil sih memang nya itu kertas apaan


kakak mu ini emangnya nggak boleh baca." Megumi sedikit merasa kesal karena Mia menggambil kertas itu


" jangan-jangan, itu kertas yang kamu buat nyontek saat ujian ya apa itu kertas dari orang yang nembak kamu tapi kamu tolak, iya kan ngaku aja deh"


" Terus apaan coba, siniin aku penasaran "


Megumi terus meminta kertas itu, sedangkan Mia bimbang mau di kasih tau apa nggak kalau kakaknya itu liat soal yang ada didalam nya Mia harus ngomong apa.


" ya udah, ini kertas dari em..mm.. Temen, dia tu ngasih soal sama aku , ya mirip teka teki lah terus aku di suruh jawab. tapi sampai sekarang aku belum tau jawabannya, jadi kalau kak Megumi mau lihat harus bantu aku njawab. gimana?"


Megumi langsung mengangguk tanda setuju, dan akhirnya Mia memberikan kertas itu . di dalam kertas itu bertuliskan .


Tubuh besar tak berakal


Bisa naik tak bisa turun


Punya kaki di atas dan di bawah


Tapi tak bisa jalan


Butuh air tak butuh makan

__ADS_1


Setelah membaca nya Megumi mengerutkan keningnya, dari raut wajahnya seperti nya dia sedang berfikir.


"NAAAAHHH... sekarang aku faham "


Mia sedikit terkejut karena tiba-tiba Megumi teriak , tapi keterkejutan nya menghilang setelah mendengar kata faham"


" jadi kakak tau jawabannya?, Jawabannya apa kak "


" Dasar kamu nih, ini ma soal gampang. Ini tu bukan teka teki tapi ciri-ciri gimana sih?"


" Udah , mau ciri-ciri atau teka teki yang penting jawabannya. jadi jawabannya apa"


" tunggu dulu, emang nya kalau aku bisa njawab kamu mau kasih apaa?"


" gimana kalau nanti makan siang aku yang buat , uang jajan aku buat kakak semua selama seminggu.. gimana "


" oke, DEAL.."


mereka berjabat tangan setelah selesai membuat kesepakatan.


" coba nih kamu liat baik baik" Megumi menunjuk salah satu tulisan yang ada si kertas


" tubuh besar tak berakal artinya dia itu besar tapi bodoh, atau nggak punya otak.


bisa naik tak bisa turun berarti dia tu bisa menjulang tinggi tapi nggak bisa turun lagi


punya kaki di atas dan di bawah tapi tak bisa jalan kalau ini nanti aja


butuh air tak butuh makan apa coba kalau bukan pohon."


" pohon " Mia mengulangi kata pohon sambil melihat kertas itu "oohhhh aku tau sekarang, pohon nggak butuh makan tapi butuh minum, kaki dari pohon itu akar jadi pohonnya punya akar di atas dan di bawah, terus pohon itu bisa tinggi tapi kalau udah tinggi nggak bisa pendek kecuali di tebang sih, terus pohon tu nggak punya otak . kok nggak kepikiran ya "


Megumi hanya bisa tertawa melihat adiknya itu.


" ooh ya kak , ada satu lagi pohon yang punya akar di atas dan di bawah itu pohon apa ya ?"


" ih, dasar kamu nih masak Nggak tau . jawabannya POHON. B.R.I.N.G.I.N.


•••


maaf ya sering nggak up , mulai hari ini akan aku usahain up terus deh. semoga banyak yang baca dan jangan lupa comen and follow ya makasih buat yang udah baca .

__ADS_1


•••


__ADS_2