Mia And Flayla School

Mia And Flayla School
06/ melewati gerbang


__ADS_3

Hari ini adalah hari di mana Mia harus bergi meninggalkan kedua orang tua tirinya dan juga kakak nya. Walaupun Mia sudah tau bahwa dia bukan anak kandung tapi ke dua orang tua tiri nya itu tetap mengganggap Mia sebagai anak kandung mereka.


Sekarang keluarga Mia sedang sarapan pagi di ruang makan. Keadaan ruang makan itu tidak seperti biasanya, sekarang ruang makan itu ada banyak suara canda tawa bersama, padahal di hati mereka sedang sedih karena harus berpisah.


Mia hanya membawa tas kecil yang berisi hanfhone, dan buku kecil, dan cincin perak yang dia miliki telah di pakai di jari manis nya.


Sedangkan pohon bringin yang Mia ketahui hanya ada di ujung kota, tepat di gerbang sebelah kuburan.


Perlu membutuhkan waktu setengah jam jika naik bis atau mobil.


Dan Mia sendiri sudah memutuskan untuk naik bis kota, karena kakak nya juga harus kembali ke kampus nya jadi mobil milik keluarga mereka di gunakan untuk pergi ke bandara untuk mengantarkan kak Megumi.


Mereka berpelukan satu sama lain sebelum Mia masuk ke dalam bis.


" Mia , semoga kamu betah ya di sana. Jadi anak yang baik , jangan nakal hiks.. hiks... pokok nya kamu harus taati peraturan di sekolah itu. Mamah pasti akan kangen sama kamu " setelah mengatakan itu mamah ya langsung memeluk nya sambil berlinang air mata.


" Adek ku sayang, pokoknya kamu harus cari pacar di sana, ingat cari yang paling ganteng se ganteng ganteng nya yang pernah ada " kakak nya mengatakan itu sambil berbisik, Mia hanya bisa tersenyum janggung melihat kakaknya itu.


" Udah ya, aku masuk dulu kasian bis nya udah nungguin " Mia melangkahkan kakinya ke dalam bis dan memilih duduk di depan sambil melambaikan tangannya ke arah luar.


Perlahan - lahan bis itu akhirnya melaju hingga keluarga nya Mia sudah tidak terlihat lagi, Mia sedikit gerogi Karena dia akan pergi ke tempat yang belum pernah dia datangi , dia selalu membayangkan bagaimana tempat sekolah nya itu.


Hingga tanpa sadar dia sudah sampai di tempat tujuan. Mia turun dari bis dan melihat ke ujung jalan ,di sana ada jalan setapak yang terlihat sepi, karena jalan itu memang jalan menuju kuburan dan di samping jalan setapak itu ada pohon beringin yang cukup besar.

__ADS_1


Mia memantapkan langkahnya, dia menyebrang jalan dan masuk ke jalan setapak itu. Dia menghampiri pohon beringin itu dan saat sudah dekat dengan pohon nya dia melihat ke sekeliling tempat itu.


Dan dugaannya benar ternyata di sana sepi . Mia mengeluarkan sesuatu dari tas nya , dia mengeluarkan sebuah kunci emas, Mia agak binggung bagaimana cara nya dia memasukkan kunci itu ke dalam pohon beringin.


Akhirnya dia pun membayangkan pohon itu adalah sebuah pintu, dia mencoba memasukkan kunci itu seperti dia memasukkan kunci rumah nya kedalam pintu dan berhasil .... kunci itu seperti bisa menembus batang pohon itu.


Kemudian Mia memutar kunci itu 180° ke arah kanan.


langsung saja, pohon yang semula berdiri tegak langsung seperti terhisap oleh lubang hitam, lubang hitam itu adalah sebuah portal menuju dimensi lain. Mia juga ikut masuk ke dalam nya, setelah Mia masuk portal itu kembali menghilang dan menjadi pohon beringin lagi.


•••


" Aduuh..... kok bisa jatuh sih?" saat Mia memasuki portal dia menutup mata nya dan tiba-tiba dia merasa seperti jatuh dari atas , dia tidak menduga bahwa dia akan jatuh dari atas pohon. Dan akhirnya dia jatuh tanpa gaya.


Mia tidak habis pikir , mungkin dia salah alamat ,masak ada sekolah yang mirip kaya reruntuhan kuno.


Dan ternyata pikiran nya benar, dia mendengar suara dari arah jam 2 seperti seorang laki-laki. Laki-laki itu menuju ke arah nya. Tapi anehnya dia memakai baju seperti baju sekolah lengkap dengan jubah merah di belakang laki-laki itu.


*Tampan* itulah yang di pikir kan Mia ,


" emm.. kamu dari Flayla School juga ya?" laki-laki itu mengajak Mia bicara.


" eh..,eh i.. iya iya,kok tau sih?" kali ini giliran Mia yang bertanya.

__ADS_1


" ya taulah kan kamu juga pakai baju seragam sekolah, gimana sih" laki-laki itu tersenyum manis ke arah Mia dan membuat hati Mia dag dig dug.


" oh ya, kamu ngapain duduk di situ terus. Nggak mau kumpul sama yang lain?"


" eh, iya " Mia berdiri sambil membersihkan baju nya dari debu, dia baru sadar jika bajunya telah berubah, sekarang dia memakai baju seragam dengan jubah juga. Tapi jubah nya Mia berwarna biru cerah .


" ayo, kita kesana tempat ini bukan sekolah kita " laki-laki itu langsung berjalan menuju arah dia tadi datang sedangkan Mia hanya mengikuti nya dari belakang.


Mereka berdua sama-sama diam hingga akhirnya laki-laki itu bertanya kepada Mia


" em.. aku mau tau nama kamu siapa?' laki-laki itu kembali melirik ke arah Mia .


" aku, kau bertanya sama aku" Mia mengatakannya sambil menunjuk ke arah dirinya sendiri.


" ya, iyalah emang nya ada orang lain di sini "


" eh, iya namaku Mia, Mia Lauvesia."


Mia mengatakan nya dengan malu-malu entah kenapa wajah nya memerah begitu saja.


" oooohh, Mia ya kalau aku nama ku Tian "


* jadi nama nya Tian, nama yang bagus* Mia berbicara dalam hati nya sambil senyum-senyum nggak jelas.

__ADS_1


•••


__ADS_2