Misteri Hidup Sang Gadis

Misteri Hidup Sang Gadis
—kecemburuan Arga—


__ADS_3

💐💐💐💐selamat membaca gaess💐💐💐💐




Di pagi hari,Anggie melaksanakan kewajibannya sebagai istri dan ibu untuk juna,bi inah selalu siap membantu aktivitas Anggie kala di rumah..usaha kue yang di urus bi inah pun lancar tanpa hambatan,begitu pun yang di Bandung..


“Mas..hari ini aku pulangnya telat lagi..maaf ya..,dan untuk juna gak boleh nakal ya..nurut sama bi inah,pepatah Anggie kepada juna..


“Iya bunda..jawab juna”


dan adrian hanya memberikan kode alis naik turun untuk menjawab Anggie…


“Oh iya mas..semalem ada yang menelpon mas,namanya velly,tapi aku angkat malah di matiin sama dia,emangnya ada tugas apa ya mas sampe menelpon malem-malem..?pancing anggie..”


Deggg….


“Eumm ..entahlah gie,mas pun gak tau,dan mas pun belum ada info apa pun juga dari sekolah..jawab adrian yang santai..”


“Eumm..tapi kayanya velly ini dekat sekali sama mas,kenapa gak di telepon balik aja,mungkin ada sesuatu yang darurat..pancing anggie lagi…”


ohh iya bi..juna berangkat sama bibi aja yah..


Baik neng Jawab bi inah


Mereka pun berangkat dan juna pun pamit kepada ayah dan bunda nya..


-


-

__ADS_1


Hari ini Anggie sengaja tidak bawa mobil,melainkan minta anter adrian untuk menuju kantornya..di sepanjang jalan Anggie menjelaskan bahwa atasan langsungnya adalah Arga,tapi adrian tidak ada reaksi apapun,hanya menyimak dan mendengar penjelasan Anggie,


''Maaf ya mas,aku baru jujur sekarang,karena aku masih menghargai mu,meskipun aku memberi penjelasan nya baru hari ini,aku tidak mau ada kesalahan pahaman antara kita,aku yakin mas adrian selalu jujur kepadaku,dan aku pun ingin sepertimu mas..''jelas Anggie kepada adrian...


''Iya gie,mas akan menjaga kepercayaan mu,dan mas pun seperti itu..''


''Terima kasih mas''ucap Anggie....


-


-


Kini Anggie sudah ada di depan kantor dan memberi senyuman dan lambaian tangan ke pada suaminya,tapi ada seseorang yang memperhatikan Anggie dari sudut pintu menuju masuk,dengan rahang yang tinggi dan tatapan membunuh..


dialah Arga sang bos yang masih mengharapkan cintanya anggie..


-


-


-


Anggie yang sedang melangkahkan kaki menuju ruangan Arga terdengar suara teriakan sang bos yang begitu mencekam''ada apa ini,tidak biasanya Arga berteriak seperti itu,umpatan Anggie dalam hati''


Anggie mengetuk pintu dan masuk ke dalam ruangan,semua mata tertuju kepada Anggie, dengan wajah kemenangan dillan berharap Arga mengakhiri emosinya setelah melihat Anggie,dan ternyata prediksi dillan salah besar,malah Anggie yang baru datang habis di bentak Arga,sampai-sampai Anggie mengeluarkan buliran putih dan tanpa suara dan mematung..i


Sudah kalian keluarrrr...ucap Arga..


Alya,dillan dan Anggie pun melangkah menuju pintu untuk keluar..


Anggieeee..kamu jangan bodoh,kalo punya otak itu di pake,mau ke mana,ruangan kerja mu di sini..

__ADS_1


Anggie pun berjalan menuju meja kerjanya sambil menitihkan air mata…


Arga hanya bisa memandang dari meja kerjanya,melihat wanita yang di cintainya sedang menangis...


''Kalau mau nangis gak usah kerja,sana pulang aja..''suara arga yang ketus...‘’Anggie tak menghiraukan suara arga,dia kini sibuk untuk membuka semua dokumen yang ada di mejanya...


Belum reda tangisan Anggie,kini Arga melempar sebuah dokumen yang menurutnya tidak sesuai dengan ke inginan nya...


''Ganti ulang lagi dokumen itu,dan harus selesai haru ini juga teriak Arga ''


Dan Angie pun hanya bisa menuruti perintah dari Arga..dan Arga pun semakin kesal mengingat senyuman Anggie untuk suaminya yang tadi mengantarnya.


Dan Arga pun menghampiri Anggie dengan kasarnya membentak dan berteriak seenaknya..kini Anggie pun tidak mau diam dan melawan Arga.


''Maaf pak,kalo sekiranya saya tidak seefisien bapa,maka hari ini saya mengundurkan diri,mungkin ada pengganti yang sesuai keinginan bapak,jawab Anggie dengan posisi berdiri tapi dengan menundukkan wajahnya...


Arga pun dengan bringasnya mengangkat Anggie kedalam ruangan rahasia milik Arga,dan di lemparnya ke atas kasur dengan size king..dan di tindihnya tubuh Anggie serta di rengkuhnya bibir manis yang selalu menjadi candu untuknya..Anggie hanya bisa terdiam dan sambil menitihkan air mata...


Lepas dari ciuman yang tidak terbalaskan,buka lah mulutmu sayang,apakah kau benar-benar membenci ku,bahkan senyuman manis pun kau hanya berikan kepada suami mu heuhhhhh.....kini arga semakin beringas untuk meluapkan emosi,rasa cemburu dan kerinduannya menjadi satu...


''Lakukanlah,jikalau ini yang bisa membuatmu puas bajingan..ucap Anggie tanpa ekspresi''


Deggg..i


Seketika Arga pun tersadar dengan tingkahnya yang membuat Anggie tersakiti...


———————-


Waduhhh..bang Arga mah main gitu wae ahhh...bikin Anggie makin benci atuhhh,......


*Jangan lupa tinggalkan jejaknya**😘😘😘😘*

__ADS_1


__ADS_2