
Setelah infus di cabut,Anggie berharap tidak bertemu dulu dengan Arga,minimal sampe Anggie ngerasa sadar dari alam bawah sadarnya…karena semenjak pingsan tadi,Arga kelihatan jauh berbeda dari sebelumnya…dari tatapan,dan nada bicara pun sungguh berbeda….aisshhhh…kenapa aku yahhh…!!!anggie mengusap wajahnya dengan kasar….
“Gie…aku akan mengantarmu pulang,aku udah lapor juga sama pak adrian,dan aku udah menyiapkan mobil untuk mengantarmu..dan ini tas mu pun sudah aku bawa..sambil tersenyum begitu indahnya…”senyuman yang belum pernah di lihat oleh Anggie…
“Aduh Arga…gak usah ngerepotin,biar aku pulang d jemput adik aku aja,aku gak mau merepotkan mu..ucap Anggie dengan suara parau….”
“Aku tidak merasa di repotkan oleh mu gie..izinkan aku untuk mengantar mu pulang,aku mohon sayang” dengan suara penekanan….,,
tangan ku di genggam dengan lembut..dan Anggie masih dalam situasi yang belum mengerti,hanya satu pertanyaan yang sempat terlintas di fikirannya, yaitu…”ada apa ini?”
“Percayalah..mulai kini aku akan menjaga dan menyayangimu Anggie…”ayo kita ke parkiran,supir sudah lama menunggu kita..ajak Arga ke pada Anggie,dan Arga pun tak berharap ada penolakan lagi dari Anggie….
Anggie hanya bisa nurut apa yang d isyaratkan Arga…Arga membukakan pintu mobil dan menyuruhku duduk senyaman mungkin…
“Sayang,kamu duduknya udah nyaman…?”
Anggie tidak menjawab pertanyaan Arga…tapi Arga sudah menyimpulkan kalo Angie sudah duduk dengan nyaman…
Mobil pun kini sudah keluar dari parkiran sekolah dengan cepat dan menuju jalan raya….
Anggie masih belum bisa bicara apa pun..dia masih bingung dengan keadaan saat ini…
Tiba tiba..Arga memegang tangan ku dengan lembut sambil berkata”tidurlah..setelah sampai rumah mu aku akan membangunkan mu…”dan didorong nya kepalaku untuk bersendar di bahunya Arga..”tidurlah sayang..nikmati perjalanan mu…”ucap Arga…
“Ga…lepasin tangan ku..apa maksud dari semua ini..aku bingung ga..apa maksudnya sayang,menyayangi,menjaga,dan mencintai..sedikit keras dengan suara dan perkataan Anggie..”karena Anggi sudah tidak kuat lagi untuk segala pertanyaan yang sudah terkumpul sejak tadi…
“Sayang..maafkan aku yang sudah bertindak kasar ke padamu selama ini..aku bingung dengan perasaan ini,ego ku semakin tinggi apa bila aku semakin sadar kalau aku suka ke padamu..maaf sayang..maaf…”tapi kini setelah aku utarakan dan mencurahkan bentuk perhatian mu..pikiran ku menjadi ringan gie”
Jadilah kamu pendamping hidup aku..”ucap Arga..seakan sedang melamarnya..
“Sudahlah ga…kamu jangan berlebihan untuk mengasihiku,cukup!dan turunkan aku di sini..aku sungguh tak percaya pada mu ga…”dengan suara yang sedikit serak di sertai buliran putih keluar dari sudut mata…
__ADS_1
“Anggie…aku mohon..kalau pun kamu belum percaya padaku..minimal bukalah dulu hatimu untuk aku..”suara dengan penuh permohonan yang keluar dari mulut Arga…
“Dan aku minta,kamu jangan marah kalau aku hanya ingin mengantarmu pulang..jadi kamu nurut dulu sama aku,sebentar saja…”
“Kamu memang sakit Arga…aneh…”ucap Anggie sambil membalikkan mata untuk melihat suasana perjalanan nya…
“Iya aku sakit..dan gak ada obat yang paling ampuh untuk ku beli di apotek…”tapi obat ku kini ada di sebelahku”jawab Arga sambil tersenyum manis…
“Aku makin pusing yah dengan suara ngaco kamu,mending aku tidur aja….”timpal Anggie menyenderkan semuanya ke kursi…
“Tidurlah sayang..,”lagi-lagi kata sayang selalu hari keluar dari mulut Arga,seakan kata sayang itu menjadi kalimat terbaik untuk memanggilku..”gumam Anggie yang pura-pura menutup matanya….
“Dan kini mobil sudah terparkir rapi di depan rumah Anggie,rumah Anggie terlihat segar di penuhi bunga-bunga yang cantik..suasana yang sejuk dan bersih…”
“Cup”Arga mencium keningnya Anggie..dan Anggie masih dalam keadaan tidur..kalau dia sadar telah dicium..mungkin dia akan marah untuk kesekian kalinya…”
Sudah 30menit berlalu dan Anggie pun belum bangun ..dengan terpaksa,Arga mengusap pipi Anggie dengan lembutnya..”gie..bangun…sudah sampai…”
”sudah jangan marah-marah terus…ini sudah sampai..kamu mau aku gendong ke dalam “tanya Arga dengan senyum penuh kemenangan…bagaimana tidak..dia berhasil memberikan kecupan hangat di keningnya Anggie…
“Ahh tidak usah…aku bisa jalan sendiri…kamu langsung pulang aja…gak usah pake acara nganter aku kedalam…”cerocosnya Anggie yang membuat Arga semakin gemas…
“Eumm”jawab Arga yang simple…
Arga membukakan pintu mobil dan membereskan tas sekolahnya Anggie…
Anggie berjalan belum seimbang..”yakin dan berani jalan sendiri”bisik Arga”..
Anggie hanya diam saja..sebenarnya dia butuh bantuan Arga untuk memapahnya kedalam rumah…belum lagi tas sekolah yang harus ia bawa….
Anggie diam..dan berharap adiknya keluar untuk membantunya….
__ADS_1
“Arif dan bi inah lagi nganterin pesanan..jadi gak bisa bantu kamu buat jalan…gimana dong”canda Arga yang bikin Anggie makin males untuk menjawabnya…
“Ya sudah..aku bantu yahh…maaf gak nurut omongan mu…
Arga memapah Anggie yang masih lemas..dan membantu membukakan pintu,serta mengantar sampai ke kamar…
“Makan bubur,terus kamu minum vitamin juga biar besok bisa sekolah lagi…”omelan Arga yang menggema di kamar anggie..
“Iya,aku bisa sendiri kalo makan bubur mah,gak usah di temenin…kamu pulang aja..aku mau istirahat….ketusnya anggie “
Di raihnya tangan Anggi dengan lembut…”gie aku cuma minta satu dari kamu..tolong buka hati mu untuk aku,beri aku kepercayaan sekali ini saja…”dengan suara memohon…
“Terimakasih,kamu sudah bantu,menjaga,mengantarkan pulang,serta……memberi kebingungan yang aku sendiri gak paham….”aku harap kamu bisa mencari perempuan yang layak,yang selevel,dan can..…
“Di peluknya erat tubuh yang mungil serta harum rambut yang membuat Arga semakin nyaman…”aku mohon gie..kamu jangan menjauhi ku..aku mohon…kalau pun kamu marah aku pantas untuk mendapatkan nya…
Hatiku hanya untuk mu gie..meskipun kamu menolak dengan tolakan kasar atau pun halus..aku akan bersabar sampai kamu mau denganku…kini aku sudah lega,sudah mengatakan ini padamu…
Anggie diam dan kaget “ini pelukan yang ke berapa kalinya untuk hari ini”dalam hatinya….
Arga melepaskan pelukan hangat itu serta meyakinkan Anggie lagi..kalau Arga akan setia menunggu Anggie…..
“Neng…udah pulang…gimana keadaannya sekarang,neng mau di bikinkan bubur..tanya bi inah yang lari-lari untuk masuk ke kamarnya Anggie…ehhh ada temen nya neng Anggie…maaf….ucap bi inah yang tampak malu….
'Iya bi…kenalkan saya calon pacarnya Anggie”
sebelum Anggie marah..Arga langsung pamit pulang…
“Gie,bi..aku pulang dulu…”
Eumm jawab Anggie yang simple…dan terimakasih untuk semuanya…ungkap Anggie yang terlihat malu-malu….
__ADS_1
It ok sayang….permisi….!!arga pun pulang….