Misteri Kompas Tua

Misteri Kompas Tua
Bab 1. pagi yang mengecewakan


__ADS_3

hoaaammmm,


tidurku nyenyak banget semalam,


aku ga nyangka bisa bangun sepagi ini,


seingatku, sejak aku lulus sma aku


selalu bangun tengah hari.


gumam guntur di pagi yang indah


kruuukkkk'


bunyi perut guntur yang sembari rebahan tetapi tiba" merasa lapar hingga terasa menusuk ke tulang .


waduh!!!


aku harus buru" sarapan nih ..


kalo gak bisa ****** gara" kelaparan..


ia lari dengan sekencang-kencangnya berharap ingin menyapa mama dan papanya


maa!!!


paa!!!


aku sayang sama kalian!!!


'sesaat tak dijawab'


maa??


paaa???


kalian ada dirumah???


teriak guntur sambil menuruni tangga sambil menuju ruang makan


tiba" terdengar suara wanita paruh baya dari ruang makan,


Selamat pagi Den ... dengan nada lembut menyapa


Loh kok bibi sendirian . mama sama papa kemana?


tanya guntur dengan terengah engah sehabis berlari menuruni tangga


biasa Den guntur , tuan sama nyonya pagi ini baru aja berangkat ke sidney , katanya ada rapat perusahan mendadak ,mereka minta maaf gak bisa sarapan sama den pagi ini,


jawab bibi

__ADS_1


raut muka guntur yang tadinya mengantuk mulai berubah menjadi agak muram.


dan guntur mulai terdiam dan duduk termenung di meja makan .


guntur pun sontak berteriak


KENAPA MEREKA GAK KASIH TAU KE AKU!!


emang mereka pikir aku ini tukan kebon apa!!


yang seenaknya ditinggal ga pake dikasih tau dulu kek.


bibi pun mencoba menghibur guntur.


den guntur ga sarapan?


pasti lapar ya, baru bangun tidur,


ini bibi udah buatkan kesukaan den,


roti bakar isi keju,


guntur terlihat kecewa, dan menjawab bibi,


Biii,,,


kenapa den?


lanjut guntur dengan nada pasrah.


tau gak bii , aku sangat bersyukur milikin papa sama mama yang baik banget,


tapi kenapa ya ..


mereka selalu ga ada disaat aku pengen banget dapat kasih sayang yang sesungguhnya dari mereka!


yang sabar ya den,


jawab bibi


arrghhh!!


aku muak sama keadaan ini bii,


aku ga bisa terus terusan begini,


ulang tahunku yang bulan kemarin udah gak dirayain sama" karena tugas mereka diluar negeri udah buat aku cukup sakit biii !!!


dan sekarang juga gitu!


malah sekarang pergi udah ga bilang" ke aku!

__ADS_1


makin parah memang keluargaku .


keresahan hati guntur yang meluap luap


ambil aja sarapanku,


makasih udah buatin buat aku bii,


tapi aku mendadak gak pengen makan .


pungkas penuh amarah guntur sembari berjalan kembali ke kamar


sesampainya dikamar guntur pun berbaring.


ia tak habis pikir apa yang terjadi sekarang, ia berpikir mungkin ini semua pertanda bahwa mama dan papanya tidak lagi perduli lagi kepadanya .


iya pun menahan sakit hatinya dan duduk di tempat tidurnya, sembari mengambil foto ia dan kakeknya di atas meja disamping tempat tidurnya,


kek?


kakek ingat gak,


dulu pas aku ditinggal kerja mama sama papa ,


kakek selalu nemenin aku,


kita main sama" kita ketawa bareng,


ke taman bareng ....


'dengan air mata yang mulai menetes'


kakek???


sekarang aku butuh kakek...


kenapa kakek juga sama kayak mereka yang ninggalin aku??


tetapi sontak ia berhenti bersedih dan menyeka air matanya.


ia teringat pemberian kakeknya yang berusia hampir sama dengan dirinya, yang masih disimpan di lemari tua di gudang bawah tanah mereka ..


kek!!!


aku baru inget pemberian kakek..


sebentar ya aku pengen cari dulu,


semoga aja masih ada.


dengan ekspresi gembira guntur pun berlari menuju ruang bawah tanah, tempat penyimpnan barang keluarga.

__ADS_1


*bersambung*


__ADS_2