
semua berawal dari kurang lebih 5 tahun lalu, ketika guntur genap berusia 17 tahun, ia diberikan hadiah berupa kompas dari kakek ketika ulang tahunnya.
hadiah itu adalah yang dianggaonya paling spesial .karena benda itu bukan dibeli kakek melainkan itu warisan dari leluhurnya kakek.
yang terus turun temurun diwariskan keluarga kami dan sekarang benda itu jatuh kepadaku
lamgsung dari tangan kakek.
yang membuatnya semakin istimewa adalah
kisah dibalik kompas itu.
kakek pernah berkata kepadaku sebelum ia pergi, jika kompas ini memiliki kegunaan tertentu, selain bisa menunjukan arah mata angin,
kompas itu juga dapat menunjukan takdir
kita ke masa depan,
maka sejak saat itu aku percaya akan hal itu .
dan sangat sulit terpisahkan dari kompas itu.
akan tetapi semenjak kakek meninggal, aku mencoba meninggalkan semua barang terkait kakek .
agar tidak terlalu merasa sedih akan kepergiannya.
dan sekarang,
aku akan mengambilnya kembali.
__ADS_1
sesaat setelah mencari di setiap lemari di ruang bawah tanah,akhirnya ia menemukannya.
tertumpuk di bawah barang" tua milik keluarga .
Nah ini dia,
benda sakti yang diwariskan kakek pada cucunya . hehehe
sejujurnya baru kali ini ia akan mencoba menggunakan kompas itu di luar rumahnya.
dari dulu ia takut membawanya keluar karena takut merusak atau menghilangkannya.
ia memutuskan untuk keluar sebentar dengan berjalan kaki.
ia berjalan melewati beberapa blok rumahnya . ia merasa keadaan baik" saja sampai kompas itu berputar tak karuan.
crittrzzzz!!! critttzzzz!!! critzzzz !!!
tiba" jarumnya menunjuk ke arah blok di depannya, ia mengikuti arahnya dan berakhir di sebuah taman yang sunyi dan terabaikan.
dengan memberanikan diri dan hati" ia melompat pagar taman yang sudah kelihatan sangat tua itu.
wushhh,
ia berhasil masuk kedalam taman .
sungguh tak terlihat satu bayang"pun di dalam taman itu . dan jarum yang menunjuk tadi pun sudah terdiam .
ia masih penasaran dengan apa yang terjadi barusan . ia berjalan mengitari taman itu, dan melihat sebuah pohon besar yng menarik perhatiannya.
__ADS_1
yang semula ia merasa tidak ada kejanggalan apapun yang terjadi di taman.
ia sempat berpikir apa yang mungkin salah di taman setua ini .ia tersenyum sambil memperhatikan setiap bagian pohon itu.
tanpa sengaja,
guntur melihat sebuah tulisan aneh di batang pohon itu. disitu tertulis , guntur aku sahabatmu kamu akan baik baik saja.
guntur langsung merasa ketakutan setengah mati setelah membaca tulisan itu,
ia mencoba tidak terprovokasi dengan apa yang dilihatnya .
ia berpikir mungkin guntur yang dimaksud adalah orang lain yang tidak ada kaitan dengan dirinya sama sekali,
atau ini adalah pekerjaan orang yang sedang iseng saja kepadanya di masa lalu.
jadi ia mengacuhkan tulisan itu dan kembali berjalan kerumahnya.
sepanjang jalan kerumahnya ia mengotak atik kompas itu . seperti rasa penasaran yang tak berujung kepada benda pemeberian kakeknya itu .
dia mulai mengira bahwa itu adalah sosok kakek yang ingin berbicara dengannya melalui media kompas yang menunjuk ke arah tertentu.
tetapi sekali lagi ia mencoba tidak terbawa suasana hatinya yang memang sedang sedih itu.
ia berkata dalam hati,
mungkin karena aku terlalu rindu padanya sampai" aku berhalusinasi .
pungkas guntur sambil menyeka kompas tua itu di bajunya
__ADS_1
*bersambung*