Misteri Kompas Tua

Misteri Kompas Tua
Bab 5. awal dari misteri kompas tua


__ADS_3

tidak terasa , sudah dua bulan bimo pergi .


kita semua masih merasa terpukul akan kejadian ini .


aku masih merasa bahwa ia masih selalu bersama kami . agung yang baru saja diterima di perusahan menjadikan dirinya jarang berkumpul lagi bersama .


aku menjadi semakin merasa geng ini tidak seasik dulu .


aku pulang !!


teriakku ketika masuk rumah .


bibi langsung menyambutku dan menyuruhku untuk segera bersiap untuk makan malam .


selesai aku bersih" aku langsung turun untuk makan malam,


ayah dan ibu baru saja pulang tadi malam.


entah kapan mereka berangkat kembali.


selesai makan aku berniat keluar sebentar untuk menemui agung .


kita bertemu di sebuah minimarket samping rumah agung dan mengobrol .


gimana pekerjaanmu?


baik , jawab agung.


kamu ? gimana keadaanmu?


baikk juga, jawab guntur .


tiba" terdengar suara tembakan senjata api dari lantai 2 minimarket .


agung dan guntur yang sedang bersantai pun jadi waspada ..


ketika terlihat seorang pria memakai masker berlari dan turun melewati mereka berdua dan menodongkan pistol kearaan mereka dan berkata minggir".


agung yang mencoba menghentikan perampok itu tiba" terkena tembakan di dada kirinya . dan perampoknya berhasil kabur .

__ADS_1


dengan cepat aku langsung menelpon ambulance di rumah sakit terdekat .


dan keadaan agung malam itu kritis .dan menjalani perawatan intensif .


aku pun menjaganya diluar ruang operasi sepanjang malam dengan perasaan was" jika saja terjadi sesuatu pada agung .


aku menghubungi seluruh anggota dan mengabarkan kejadian ini .


keesokannya mereka semua bergantian menjaga agung dirumah sakit .


karena keluarga agung sedang berada di luar negeri .


setelah tertidur selama 4 hari menjalani koma . agung pung dapat terbangun . dan orang yang diijinkan masuk hanyalah aku . itupun karena agung sendiri yang memintanya.


dengan sedihnya aku masuk ke ruangan tempat agung dirawat .


maafin aku ya gung . aku ga sanggup lindungin kamu ..kata guntur,


balas agung lemah .


gapapa gun, ini bukan salahmu .


sudah tak perlu merasa bersalah seperti itu .


dan aku masih menemaninya di rumahnya.


ketika suatu sore kita berdua duduk .


dan aku bertanya kepada agung,


gung, kenapa kita selalu kena sial belakangan ini?


agung menjawab .


sial itu memang tidak dapat ditebak dan bisa datang ke siapa aja guntur.


kebetulan kita aja yang berada disana pada saat itu terjadi .


tanya guntur kembali kepada agung .

__ADS_1


apa mungkin ini semua ada hubungannya dengan kompas tua ini?


agung tersenyum dan berkata . apa yang membuatmu bertanya seperti itu sabahat ku .


guntur hanya tertunduk dan terlihat menyembunyikan sesuatu .


agung pun bertanya ,


apakah ada yang kamu tidak ceritakan kepadaku?


benarkah itu?


agung merasa ada yang disembunyikan guntur darinya .


ada apa gun?


cepat beritahu aku apa yang kamu sembunyikan !


dengan nada tegas.


baik aku akan jujur kepadamu agung . karena kamu satu"nya orang yang aku yakin bisa jaga rahasia ini .


dan ini berhubungan dengan kompas pemberian kakekku.


ini terjadi sebelum bimo meninggal.


ketika kedua kalinya kompas itu menunjukan hal aneh padaku .


ketika aku berjalan di taman yang letaknya beberapa blok dari rumahku . aku merasa kaget dengan kompas yang kubawa .


ia terus saja membawaku ke tengah taman itu dan menunjukan tulisan aneh di pohon yang terus berganti setiap kali aku mengunjunginya .


dan tulisan yang kutemui kedua kali


isinya seperti teror.


dan aku coba mengganggap itu semua hanya halusinasiku saja dan tidak ada hubungannya dengan ini semua .


tapi aku sadar . teror itu semakin hari semakin nyata dalam hidupku.

__ADS_1


**aku seperti bisa mengetahui masa depan dari kompas ini .


*bersambung***


__ADS_2