
Setelah berjalan begitu lama asmara kita berdua.aku memutuskan untuk mencari masalah dengan istriku.tujuanku supaya aku ada kesempatan untuk meninggalkan dia dan menetap di rumah orang tuaku.agar hubungan aku dan dia tidak lagi sembunyi-sembunyi kalau kangen mau chat tau telponan.suatu saat pas aku pulang kerja istriku tidak menyapa seperti biasa nya padaku.dengan raut wajah memerah yang tampak kesal diam seribu bahasa.aku tau dia sedang marah padaku tapi aku mencoba pura-pura ga tau dengan keadaan dia.tujuan ku untuk meredam amarah dia.ternyata dia dapat kabar dari teman nya bahwa aku suka ketemuan di jam istirahat sama pacarku.biasa kan kalau setiap jam istirahat aku selalu nyamperin pacarku yang lagi makan di kantin untuk sekedar menemani dia makan.ternyata pada saat itu ada temen nya istriku yang memata matai aku.lalu memberitahukan nya pada istriku.bahkan dia sempat memfoto aku.dan mengirimkan nya ke istriku.sontak saja istriku sangat merasa syok dengan apa yang dia lihat.sebagai seorang istri ga mau suaminya ada main dengan wanita lain.setelah aku selesai membuka seragamku dan mencuci kaki ku.lalu aku bergegas ke dapur untuk makan.setelah selesai makan aku mencoba menyapa dia dan menanyakan kenapa wajah nya kelihatan badmood banget pas aku udah pulang kerja.dan dia sedikit emosi dan naik pitam seraya memelototi wajahku.dia langsung memperlihatkan foto yang di kirim dari teman nya itu.disitu sontak aku ga mau kelihatan salah dan mencoba untuk membela diri dan tidak mengakui nya.cowo mana sih yang mau menerima kesalahan nya walau pun sudah ada bukti nya.sampai dia memaki-maki aku dengan lantang.memukuli dadaku.aku terus berusaha untuk mengelak karena aku ga mau sampai dia mencari pacarku di tempat kerja untuk melabrak nya.dan untung saja di foto itu hanya aku yang terlihat jelas sedang duduk di samping dia.tapi dia terhalangi sama karyawan lain yang sama lagi makan juga.jadi dia tidak akan menemukan pacarku walau dia mencoba mencari ke tempat kerja aku.dan dia juga tidak tahu namanya.selang beberapa menit aku dan dia cekcok.disitu aku mulai emosi karena dia terus menyudutkan aku dan memukuli aku semakin keras.karena aku merasa sakit.aku balik marah dan memaki dia.disitu aku mulai mengancam dia bahwa aku akan pergi meninggalkan rumah ini dan kembali ke tempat orang tuaku.dan berencana akan menggugat dia di pengadilan agama nanti.tak selang lama aku langsung memasukan seluruh baju-bajuku.hanya beberapa yang aku sisakan karena ga muat kalau di bawa semua nya.tak pikir panjang aku langsung meninggalkan dia dan anak ku yang kedua waktu itu anak ku yang bungsu masih berusia 2thn. Sambil sedih karena aku melihat anak ku yang sedang tidur aku pergi meninggalkan rumah itu.dan bergegas menuju rumah orang tuaku.pas sesampai nya di rumah orang tuaku kaget karena aku membawa begitu banyak pakaian dalam tas rangselku.dengan kepala dan hati masih panas aku mencoba tak menghiraukan pertanyaan orang tuaku.setelah pagi nya aku menjelaskan kepada orang tuaku.bahwa semalam aku telah berantem hebat sama istriku.