
Masa-masa indah pendekatan telah kita lewati bersama,mulailah pada titik dimana aku dan dia ingin merasakan nikmat dan tujuan nya perselingkuhan.disini aku yang memulai pertama kali percakapan.pada sore itu aku yang lagi senggang karena waktu libur kerja mencoba untuk menelpon dia.karena dia juga sedang libur.waktu itu tepat hari minggu sekitar jam 15:00,dalam pertengahan percakapan aku bilang ke dia bahwa aku ingin sekali menginap di hotel sama dia. "Bun.. Kalau nanti pas lagi main sama kamu.aku pengen banget beristirahat di hotel sama kamu,kamu mau ga..? Lalu dia menjawab "Kalau aku sih hayu aja,tapi jangan macem-macem ya..! Dia mencoba untuk tidak memahami apa yang aku mau pada saat itu.dan aku rasa hanya kemunafikan dia saja.padahal aku yakin dia pun sama seperti apa yang aku inginkan.berlanjut percakapan itu semakin lama semakin menuju ke hal-hal yang negatif.dan pada akhir nya setelah begitu lama aku merayu.sampailah pada titik dimana dia mengerti dan mengiyakan apa mauku.dan kita sepakat untuk melakukan nya pada saat nanti kita main.waktu telah berlalu tibalah pada perjanjian kita saat nelepon akhir nya terlaksana. Waktu itu pada hari minggu berikutnya kebetulan aku pas off kerja dan dia libur kerja.aku siap-siap pagi itu mandi lebih awal.biasanya kalo pas off kerja aku aga malas-malasan untuk mandi,selalu menunggu siang hari.karena aku ada janji sama dia,aku pun semangat untuk mandi lebih pagi,ga seperti biasa nya.setelah aku selesai mandi dan dandan dengan begitu rapih.aku rasa aku udah siap untuk pergi menjemput dia.sebelum aku pergi untuk menjemput aku coba menelpon dia terlebih dahulu.aku langsung nelpon dia.."hallo bun..gimana kamu udah siap atau belum.tanyaku..! Lalu dia menjawab pertanyaanku dengan lembut sembari tersenyum tipis. "udah..yah aku udah siap banget untuk berangkat.tidak banyak bercakap lagi langsung aku tutup telponku.lalu aku nyalakan motorku bergegas menuju ke kediaman dia.sepanjang perjalanan menuju rumahnya aku ngebayangin dan senyum-senyum sendiri hal apa yang akan terjadi di tempat tujuan kita nanti.sesampainya di depan rumah dia aku melihat pintu rumah nya terbuka dan aku lihat di atas meja depan rumah nya sudah tersedia kopi hitam kesukaanku.lalu aku menghampiri rumah nya. Sambil menyapa salam."asalamualaikum..? Iya "walaikum sallam.sok ngopi dulu disitu,bentar lagi aku keluar,dia menyahut di dalam kamar nya.mungkin dia lagi mengecek kembali persiapan apa saja yang akan dia bawa.lalu aku duduk sambil menyalakan roko,ku hisap perlahan dan sesekali aku seruput kopi yang telah dia sediakan.selang beberapa menit aku menunggu,lalu dia keluar dengan kesiapan yang sangat menarik perhatianku."maaf ya kamu udah nunggu".kata dia. "iya ga apa-apa bun".jawabku.setelah aku rasa sudah cukup mengisap rokok ku dan menghabiskan kopi.aku sama dia langsung bergegas ke tempat yang akan kita tuju.seperti biasa di dalam perjalanan aku sedikit bercanda ringan sama dia.sesekali dia memeluk erat tubuhku sambil mendekatkan kepalanya ke arah kepalaku.lalu tangan kiriku sesekali memegang ke arah pahanya sambil di elus-elus.