
Hari demi hari waktu terus berganti,rasaku kepada dia semakin menjadi.di saat makanku selalu teringat padanya,di saat tidurku pun selalu teringat padanya.begitu istimewanya dia di dalam hatiku.aku menyayangi dia bukan tanpa alasan,begitupun dia sama persis merasakan apa yang aku rasakan.setiap hari hp ku tidak sepi dari notif pesan dia yang selalu chating padaku.dan pada suatu saat seiring berjalan nya waktu,aku dan dia udah ga ada rasa sungkan,sudah seperti sepasang pengantin baru.panggilan pun sudah bukan sayang sayangan lagi l.melainkan sudah ke ayah bunda.karena saking intim nya hubungan kita berdua.aku pernah mengetes kepada dia dalam percakapan sambil bercanda,aku nanya ke dia. bun.. Apakah kamu serius ingin hidup sama aku.iya emang kenapa pungkas nya.lalu aku menjawab.kalo kamu serius,kamu berani ga menceraikan suamimu.lalu dia menjawab.beranilah cuma nanti aja kalau udah waktunya.lagian aku juga sudah males rimah tangga sama dia.setelah mendengar jawaban dari dia.hatiku sumringah tiada tara.aku semakin yakin bahwa dia akan menjadi miliku seutuhnya.apa yang aku pertanyakan waktu itu kepada dia ternyata dia juga balik bertanya kepadaku tentang hubungan ku sama istriku.dan dia sama memintaku untuk menceraikan istriku.suapaya kita sama-sama tidak lagi ada yang memiliki.dan kita semakin tenang dalam menjalankan asmara terlarang ini.walau sama-sama ada hati yang tersakiti karena hubungan asmara aku sama dia.dan pada akhir nya dia benar-benar menyudahi rumah tangga nya.setelah proses beberapa hari,akhirnya dia memiliki akta cerai yang di putuskan oleh pengadilan agama setempat.lalu dia memberi tahu padaku bahwa dia udah benar-benar pisah sama suaminya dan sudah sah mempunyai predikat janda.setelah aku mendengar kabar dari dia senang campur sedih perasaanku waktu itu.senang karena dia benar-benar cerai.sedih nya karena dia udah nekad berbuat itu demi aku.aku orang yang belum tentu membuat nya bahagia pikirku.tapi aku yakin bahwa dia wanita yang selama ini aku inginkan.sampai-sampai aku lupa sama kewajibanku.dan aku lebih mementingkan segala kebutuhan dia di banding kebutuhan keluarga kecilku.pokonya apa yang dia inginkan selalu aku turuti dan buktikan,aku bela-belain ngutang kesana sini demi apa yang dia mau terwujud,saking sayang nya aku sama dia.aku ga mau dia kecewa sama apa yang aku lakukan.pokonya selagi ada orang yang percaya meminjamkan uang padaku.selama itu pula apa yang dia mau dn butuhkan selalu aku buktikan.karena bagiku hanya dia wanita yang mengerti aku dan memahami segala keinginanku.ga perlu aku meminta dan menjelaskan pun.dia sudah mengerti dan memahami.itulah yang aku salut dari dia,jarang wanita seperti dia yang aku anggap biasa saja ternyata luar biasa.kalau aku mau membandingkan sih,sangat jauh sama istriku yang di rumah.yang ga pernah mau mengerti apa yang aku inginkan.bahkan dia sama sekali tidak memahaminya.setelah melalui masa-masa paling indah di antara kita berdua,akhirnya aku memutuskan untuk mencoba seperti dia.dengan niat untuk menceraikan istriku.karena tungtutan dari dia supaya ga ada yang mengganggu hubungan kita lagi.karena dia juga takut kalau sampai ketahuan sama istriku melalui chat atau ketahuan langsung.setelah aku pikir-pikir terjadilah niatku pada waktu itu.