Munculnya Kultivator Hebat

Munculnya Kultivator Hebat
epsd : Pergi demi menyelamatkan Yun hu


__ADS_3

Pulau duan Telah disinari oleh cahaya bulan yang sangat indah, dengan suasana yang begitu hening dan hanya terdengar kicauan burung hantu di hutan dekat gunung Kun lun.


Guan Feng dan keluarga besar nya telah masuk kekediaman nya, mereka segera tidur untuk menunggu dan menyambut pagi hari yang akan datang besok.


setelah bulan terbenam di barat, matahari pun muncul di ufuk timur dengan cahaya yang dimiliki nya , ia menerangi seluruh alam di pulau duan sehingga para buruh dan siluman ayam berkokok ber tanda hari telah pagi.


Guan Feng segera bangun dan ke kamar mandi untuk membersihkan diri menyambut pagi yang cerah, setelah beberapa dupa dikamar mandi Guan Feng Telah keluar dengan senyuman khasnya menghiasi wajah nya.


lalu Guan Feng melangkah keluar dari kamarnya, ia melihat ruangan tamu Telah bersih dan wangi, tapi Guan Feng tak melihat seorang pun disana sehingga ia keluar dari kediaman nya.


" Sepertinya kamu akan melahirkan Jin xi...?". Su yan dengan memandangi perut Jin xi yang besar.


" benar itu Su yan....". Su Rong juga melihat nya.


Jin xi memasang senyum manis di wajahnya, lalu ia menatap ke dua istri Guan Feng yang sudah duluan darinya.


" benar ku rasa aku ingin melahirkan...". Jin xi dengan mengelus perut Jin xi.


Guan Feng melihat itu hanya tersenyum, ia teringat dengan senior nya yaitu Xixuhan Novel karya bang Regar, karena Xixuhan memiliki banyak istri yang sangat banyak.


Guan Feng melihat ke arah lapangan sekte, ia melihat para murid berlatih dan juga Yu Xioe dan Tian Feng. " Yun Yu mana..?". Guan Feng tak melihat putri sulung nya itu, Tapi.....


" Aghhhh...." Perut ku..." Jin xi berteriak kesakitan, karena perut nya terasa sangat sakti hingga air ketuban nya telah keluar.


" Feng Gege..." angkat adik Jin xi ke dalam..." Su Rong menyuruh Guan Feng mengangkat tubuh jin xi.


Guan Feng langsung panik, dan segera dengan cepat menghampiri Jin xi yang sedang kesakitan.


Guan Feng mengangkat tubuh jin xi dengan kedua tangannya, dan ia membawa kedalam kediamannya menuju kamar.


Su yan segera berlari ke sebuah kediaman, yang dimana kediaman itu memiliki taman yang ditumbuhi oleh sumber daya obat-obatan.


*******


Tian Feng yang sedang berlatih, ia melihat ayahnya dan para ibu-ibu nya panik.


" Kak Xioe..." ayok kita lihat apa yang terjadi...". Tian Feng langsung berlari ke arah rumahnya.


Yu Xioe mengangguk dan segera berlari mengikuti Tian Feng yang telah duluan.


" Apa yang harus aku lakukan...?". Guan Feng dengan panik, karena ia takut Jin xi kenapa-kenapa nanti nya.


" Kamu sekarang tunggu diluar..." karena tabib Telah datang untuk menangani semua nya..." Su Rong dengan mendorong tubuh Guan Feng, karena ia melihat Su yan datang bersama seorang tabib Sekte.


Guan Feng menurut saja, karena ia juga tak tahu dengan yang berhubungan dengan persalinan.


Su Rong langsung menutup pintu, Guan Feng yang keluar dengan panik, ia tak sengaja menabrak Tian Feng.

__ADS_1


* Bruks...."


Tian Feng segera memegang kepalanya, karena sikut Guan Feng tak sengaja mengenai jidat Tian Feng.


" Ayah kalo jalan itu pakai mata..." Ngak pakai sikut kan jadi nya sakit kepala ku..." Tian Feng dengan mengusap keningnya.


Guan Feng Tersenyum melihat kedatangan putra bungsu nya yang bar-bar ke dirinya.


" Iya ayah minta maaf..." sekarang kita duduk diluar saja.." karena kalian akan mendapatkan adik baru..". Guan Feng dengan menggendong kedua anaknya.


" Apakah ibu Jin xi melahirkan ayah...?". Yu Xioe di gendongan tangan kiri Guan Feng.


" benar sayang..." Guan Feng dengan lembut.


Guan Feng segera mendudukkan mereka di kursi yang ada didepan kediaman nya, lalu ia menatap Tian Feng.


" Mana kakek kalian...?". Guan Feng baru teringat dengan sahabat lamanya, yaitu Su long temen dari kecilnya.


" aku tak tahu dimana kakek...?" tapi terakhir kali aku melihat Kakek masuk dan mengunci rumah nya...". Tian Feng dengan bijak.


" kakek itu lagi melakukan kultivasi tertutup.." Yu Xioe memberitahu.


" Dari mana kakak tahu...?". sahut Tian Feng.


" Dari ibu Mu..." Yu Xioe menjawab.


dari kejauhan, Guan Feng melihat Yun Yu sedang menyapu halaman sekte, Guan Feng hanya tersenyum karena putri sulung nya menepati janjinya tidak akan berkultivasi lagi.


Tian Feng dan Yu Xioe ingin tahu Kemana ayah mereka selama ini, dan Guan Feng menceritakan tentang perjalanan nya dari awal sampai akhir.


mereka kagum dengan ayah mereka, karena ayah nya tak pernah takut dan terus menjelajahi dunia ini untuk menjadi kuat.


Tian Feng segera berdiri, dan membusungkan dadanya dengan tangan dikepal.


" Aku ingin seperti ayah juga..." Tian Feng dengan bangga.


Yu Xioe langsung mengerut keningnya, karena Tian Feng benar-benar ingin menjadi seperti Guan Feng yang banyak istri.


" hey Feng'er..." apakah kamu juga ingin memiliki banyak istri...?". Yu Xioe dengan nada tinggi.


" kalo masalah itu juga bisa diatur..." karena aku memiliki wajah yang tampan seperti ayah.." mungkin melebihi ayah...". Tian Feng dengan bangga dan terbit senyum di wajahnya.


" Alamak..." Guan Feng menepuk keningnya, Tak tahu ingin bahagia atau menangis melihat sikap anaknya yang mirip dengan nya.


Setelah beberapa saat, Terlihat kamar yang digunakan untuk persalinan Jin xi terbuka, lalu keluar lah tangisan bayi dari dalam.


Guan Feng mendengar itu langsung berdiri, dan ia hendak melangkah masuk, tapi....

__ADS_1


" Awas ayah..." Tian Feng dengan mendahului Guan Feng.


" Tepi ayah...." Yu Xioe ikut-ikutan berlari masuk.


Guan Feng Menghela nafas panjang melihat sikap mereka yang tak ketulungan itu.


" Anak nakal..." Guan Feng mengalah dan masuk paling terakhir.


Guan Feng memasuki kamar itu, ia melihat Jin xi diatas kasur dan seorang bayi mungil yang tertidur pulas dan disamping mereka terlihat Tian Feng dan Yu Xioe memegang pipi bayi Jin xi.


" Uh..." Anak siapa sih mereka berdua...?" kok bandel banget...?". Guan Feng dengan senyum diwajahnya, karena tingkah lucu kedua anaknya tersebut.


Su yan dan Su Rong langsung menatap Guan Feng dengan tatapan tajam, karena Guan Feng malah mengatakan kalimat yang sakral baginya.


" Anak siapa lagi kalo bukan anak kamu..." Su yan dengan Membesarkan matanya, dan diikuti dengan Su Rong.


" Eh- Bercanda doang sayang..." Guan Feng segera mendekati Jin xi, untuk menghindari kemarahan kedua istrinya.


tabib segera berpamitan dengan Guan Feng dan semua orang didalam.


" Apa kamu tak apa-apa sayang...?". Guan Feng dengan mengelus pipi Jin xi.


Su yan dan Su Rong hanya tersenyum, karena Guan Feng memberikan kasih sayang yang adil kepada mereka, sehingga mereka tak akan marah melihat Guan Feng bermesraan dengan istri keempat nya.


" Aku tak apa-apa sayang..." Jin xi dengan suara lemas, karena siap melahirkan.


waktu berjalan begitu cepat, Tak terasa Guan Feng Telah berada di Sekte surgawi selama satu tahun, hari-hari Guan Feng diisi dengan kebahagiaan dan membesarkan anak dari Jin xi yang bernama sian yu, yang dimana berkelamin wanita.


Satu bulan kemudian pun berlalu, Guan Feng terlihat sedang berdiri di depan gerbang sekte bersama Yun Yu.


" sayang kamu harus menjaga Yu'er bila terjadi sesuatu kepada nya..." Jin xi dengan air mata membasahi pipinya, karena ia akan berpisah dengan Guan Feng dan Yun Yu yang juga ikut dengan Guan Feng.


" aku akan menjaga Putri Sulung ku ini..." dan kalian juga harus menjaga diri kalian dan melatih para putra putri kita..." Guan Feng dengan segera menggendong Yun Yu.


terlihat para istri Guan Feng Sangat sedih, tapi demi Putri sulung mereka untuk menyelamatkan ibu nya, mereka hanya bisa mendoakan yang terbaik.


Tian Feng dan Yu Xioe tampak sangat sedih dengan ayahnya yang akan pergi dengan kakak pertama mereka.


Guan Feng memberikan Sekantong koin emas, beberapa senjata tingkat bumi, dan 4 Artefak pertahanan untuk Sekte surgawi , karena sekte juga harus direnovasi untuk lebih menjadi besar.


Guan Feng segera melambaikan tangannya, dan segera menyelimuti seluruh tubuh Yun Yu dengan energi spiritual nya dan.


* Bus..."


mereka pun menghilang dari pandangan, mereka yang melihat Guan Feng Telah pergi menangis dengan perasaan terpukul, karena mereka tahu jalan yang ditempuh Guan Feng bukan lah mudah.


Guan Feng muncul di atmosfer langit, tapi sebuah kekuatan besar langsung menarik Guan Feng dengan Yun Yu , Guan Feng segera memeluk tubuh putri nya itu dan juga ia selimuti dengan energi spiritual nya.

__ADS_1


thank you 😊


__ADS_2