
"astagfirullah"
jay yg di depan gadis bercadar itupun heran kenapa gadis ini beristigfar seakan akan ia melihat hantu,
"hey kamu fikir aku hantu apa sehingga kamu istigfar melihat aku"
"maaf om , saya tidak bermaksud begitu"
jay menaikan satu alisnya karna ini pertama kali nya ia di panggil om oleh seorang gadis.
"terus maksut mu apa ha"?
"emmm maaf sebelum nya om,kita hampir bertumburan karna om sibuk main hp dan tidak memperhatikan jalan ,saya ber istigfar agar om menghentikan jalan om,jika tidak saya beristigfar mungkin om akan melangkah, karna satu langkah lagi saya dan om mungkin akan bersentuhan"
"terus kamu menyalahkan aku"?
"emmm ya sudah la om, lain kali perhatikan lagi jalan nya om".
"berani nya kamu menasehati ku, apa kamu tau siapa aku ha"?
"saya hanya mengingatkan om,dan siapa pun om bukan lah urusan saya"!
"saya permisi om"
"Assalamualaikum"
__ADS_1
"awas kamu ga"... belum sempat jay melanjutkan kata katanya tiba tiba ada panggilan masuk dari asisten nya
"halo tuan"
"kenapa ha"
rio yg di sebrang telvon sudah tau jika mood bos nya sedang tidak baik,jadi dia mengurungkan niat nya untuk memberi tau masalah di markas
"saya sudah di parkiran tuan"
"baiklah aku ke sana sekarang "
"silahkan masuk tuan"rio membuka kan pintu untuk tuan nya,
rio melihat tuan nya yg terlihat kesal dari pantulan kaca pun akhirnya tak bisa menahan diri untuk bertanya,
"apa yg terjadi tuan"tanya rio
jay yg di tanya pun hanya memejamkan mata nya sejenak,lalu dia membuka mata nya lagi dan bertanya kepada asisten nya,"kenapa laki laki dan perempuan bercadar gak boleh bersentuhan meskipun dalam keadaan tidak sengaja?
"ya jelas la gak boleh,orang bukan muhrim" pikir rio
"heh kenapa kamu malah diam ha"
"saya tidak tau tuan" jawab rio sambil menghembuskan nafas nya huu
__ADS_1
"ya sudah lah bukan urusan ku juga,tapi jika sekali lagi aku bertemu dengan nya ,maka tak aku biarkan dia menasehati ku lagi"
dan rio sekarang mengerti jika bos nya kesal karna habis di nasehati,"tapi kira kira siapa yg berani menasehati bos nya yg dingin ini" pikir rio sambil tersenyum geli melihat tuan nya yg kesal karna di nasehati.
"emmm maaf tuan kita ke markas atau ke kantor?
"ke rumah"
rio kembali menaikan ke dua alis nya karna bingung dengan sikap tuan nya yg tiba tiba ingin pulang karna biasa nya tuan nya lebih suka menghabiskan waktu di markas,
"baiklah tuan"
mobil masuk ke area perumahan elit dan sampai lah mereka di mansion yg megah dengan warna abu abu
ruangan tengah di hiasi dengan lampu putih yg begitu terang sehingga menampakkan kesan mewah nya,
rio turun dari mobil lalu membukakan pintu untuk tuan nya,
"aku ingin istirahat dan jangan ganggu aku" ucap jay
rio pun mengerti "baik lah tuan" ujar rio
hayo siapa ya kira kira gadis yg telah membuat bos mavia ini kesal..
hehe penasaran gak nih?
__ADS_1