
Tak terasa 15 menit berlalu untuk bian bersiap siap,ketokan pintu pun terdengar.
"tok..tok..tok..".bunhi ketokan pintu oleh mama bian.
"sayang ayo cepetan nantik telat,mama tunggu di depan ya".kata mama bian dan berjalan ke arah keluar
"iya ma,sebentar".kata bian.
tak lama kemudian keluarga bian menuju ke rumahnya kediaman pak abrham yaitu papanya tasya,butuh 30 menit untuk pergi dari rumahnya bian ke rumahnya tasya.
akhirnya sampai dirumah megah mewah yang berwarna panduan putih abu abu, model modern klasik,keluarga bian pun mengetok pintu rumah pak abraham.
"tok..tok..tok.."bunyi ketokan pintu.
"assalamualaikum".kata mama bian.
tak butuh lama terdengarlah suara dari dalam rumah. "waalaikum salam". kata mama tasya lalu melakukan cipika cipiki dengan mama bian biasa ya emak emak.
"ayo masuk,diluar dingin".kata papa tasya.
kemudian mereka menuju ke ruangan makan,terlihat makanan yang banyak tertata rapi. "woow,bisa makan kenyang nih".kata papa bian nengan nada becanda.
"ya bisa dong,pokoknya kalian harus makan sepuasnya".kata papa tasya dengan bibir yang tersenyum lebar.
"lohh,mana jeng anak anaknya".kata mama bian.
"kalo eri pergi dinas kantor ke luar kantor,kalo tasya ada dikamarnya,tunggu ya aku panggilin".kata mama tasya berjalan menuju kamar tasya.
terdengarlah ketokan pintu di pintu kara tasya."tok..tok..tokk..".bunyi ketukan pintu.
"sayang ayo cepetan,ini keluarganya temennya papa udah dateng".kata mama tasya.
__ADS_1
taklama kemudian tasya pun membuka pintu kamarnya. "iya mama sayang, ini ade udah selesai,ayok".kata tasnya dengan tangannya memegang tangan mamanya.
tak lama kemudian mereka berjalan ke arah meja makan,setelah sampai di meja maka,terdengarlah suara dari bian.
"hallo tasya jellek".kata bian dengan nada jellek.
tasya pun menoleh ke arah sumber suara, "apaan sih,ngapain sih kamu disini,buat sempit dunia aja".kata tasya lalu mau duduk dikursi deket ayahnya tetapi ada suara yang mencegahnya.
"sayang disitu tempat mamamu,kamu disana loh dideketnya bian".kata mama bian.
"iya tante".kata tasya sembari berjalan ke kursi didekat kursi bian.
"sayang kamu uadah besar ya,tambah cantik malahan".kata mama bian menapakkan bibir yang tersenyum.
"makasih tante".kata tasya yang juga menampakkan bibir tersenyum.
"tambah cantik apanya,malahan tambah kayak nenek sihir".kata bian dengan nada mengejek.
"biarin,kamunya sih gak bisa diem".kata tasya dengan melotot ke arah bian.
mereka yang ada diruang makan tersebut pun ketawa,melihat ulah mereka berdua.
"awas jodoh ya kalian".suara seorang pria tampan siapa lagi kalo bukan vino kakanya bian.
"ide bagus tuh jeng,gimana kalo mereka berdua dijodohkan".kata mama bian.
mendengat perkataan mama bian mereka berdua tersedak saat makan.
huk..huk..hukk.
"tuhkan tersedak aja bareng udah itu jodoh.".kata vian.
__ADS_1
"ide bagus tuh jeng,soalnya meraka sama sama sendiri,gimana pa setuju enggak.".ketus mama tasya.
"kalo papa setuju setuju aja,kalo emang ini terbaik untuk tasya".dengan santainya papa tasya menjawab pertanyaan istrinya.
"kalo bapak ilham gimana setuju enggak".kata mama tasya.
"setuju setuju aja".kata papa bian.
"aku gak mau nikah sama dia".ketus tasya.
"loh kenapa sayang,bian kan baik,pasti kamu bahagia kok".kata mama bian.
"kalo aku nikah sama bian yang ada nantik aku mati karena gak tahan bully an dari bian".kata tasya dengan memajukan bibirnya.
merka pun tertawa karena melihat tingkah laku dari tasya,kemudian bian pun berbicara.
"bian gak setuju menikah dengan nenek sihir,nantik bian bisa.bisa mati jantungan karena setiap hari diomelin".ketus bian dengan nada tinggi.
mendengar hal itu tasya pun menginjak kaki bian."aaawww".terikan bian.
"kenapa kamu sayang".kata mama bian.
"gapapa ma,kaki bian gak sengaja kepentok meja".kata bian ke mamanya, dan menoleh dengan mata molotot ke arah tasya.
tasya pun yang melihat bian melolot ke arahnya,lalu menginjak kaki bian lagi."aaawww".kata bian dengan nada kecil.
"kamu bisa diem enggak sih".kata bian.
tasya mendengar ucapan dari bian memajukan lidahnya untuk mengejeknya.
"ma pokoknya tasya gak setuju dengan perjodohan ini".kata tasya dengan nada tinggi.
__ADS_1
"kalo kamu gak setuju fasilitas yang papa berikan ke kamu akan ditarik kembali oleh papa".ketus papa tasya dengan nada tinggi.