
mendengar ancaman dari papanya tasya pun diam dan memikirkan cara agar perjodohan ini di batalkan."hmm,gimana kalo aku bilang ke papa kalo aku udah punya pacar,gak mungkin juga papa percaya,hmm gimana yaa,duuh bisa stres aku ini kalo perjodohan ini di lanjutin".kata batin tasya.
"gak ada kata gak setuju oke,kalian tuh cocok sama sama sendiri apa salahnya menikah".kata papa bian.
"tapi pa".kata bian.
"gak ada tapi tapian".kata papa bian.
"gimana kalo langsung nikah aja, gak usah tunangan biar enak kita punya cucu lebih cepat".kata mama tasya.
"apaan sih ma,ade masih sekolah".kata tasya.
"iya mama udah tau,tapi umur kamu udah pas untuk menikah".kata mama tasya.
"iya deh terserah mama".kata tasya dengan nada sedih.
makan malam pun telah selesai keluarga bian pun pulang kerumahnya,semua orang pun sudah masuk di dalam kamar masing masing bahkan tasya pun juga,tetapi tasya belum bisa tidur karena ia mau dijodohkan dengan bian yaitu musuh dari kecil.
tasya terus memikirkan bagaimana cara agar perjodohannnya batal,karena kecapeaan tasya pun tertidur.
allah huakbar...allah huakbar...
tasya pun terbangun lalu bergagas ke kamar mandi untuk mengambil wudhu,sebelum tasya selelsai yang mengambil wudhu,terdengarlah ketukan pintu.
tokk..tokk..tokk..
__ADS_1
"sayang ayo bangun solat subuh,cepatan nantik waktunya habis".kata mama tasya.
"iya tunggu sebentar ma".kata tasya lalu berjalan ke arah pintu.
mereka sekeluarga pun melaksanakan solat subuh berjemaah,dan mengaji bareng.
*di kediaman bian.
semua orang telah masuk di dalam kamarnya masing masing,bian berjalan menuju kamar mandinya untuk membersihkan badan,tak butuh waktu lama untuk bian keluar kamar mandi hanya sekitar 15 menit,15 menit pun berlalu akhirnya bian pun keluar dari kamar mandi,lalu merebahkan badannya ke ranjang kasurnya.
"impianku untuk menikah dengan orang aku cintai sekarang hancur,masak iya aku mau dijodohin sama tasya jellek,bukan bahagia kehidupanku yapi hancur".gumam bian
tak butuh lama bian pun tertidur,karena dia kecapean butuh istirahat.
bian pun terbangun karena terdengar suara adzan subuh,lalu bian bergegas ke kamar mandi untuk mengambil wudhu,tak butuh lama bian untuk mengambil wudhu hanya sekitar 10 menit,lalu bian pun keluar dari kamar mandinya,kemudian memakai baju koko dan sarung,dan bian pergi kemasjid terdekat dirumahnya untuk menunaikan solat subuh.
setelah selesai solat subuh,bian pun pulang kerumahnya untuk berganti baju karena mau joging.
*kediaman tasya.
setelah solat subuh dan mengaji tasya pun membantu mamanya untuk menyiapkan sarapan.
"sayang mama boleh bilang sesuatu enggak".kata mama tasya.
"boleh boleh aja ma,mau bilang apa sih".kata tasya.
__ADS_1
"mama yakin kalo kamu menikah dengan bian kamu bakalan bahagia,karena kamu sama bian udah kenal sejak kalian kecil,nantik kalo sudah nikah pasti nantik kalian akan akur dengan sendirinya".kata mama tasya.
"bahagia dari hongkong,iya memamng kenal sejak kecil,akur?waah ogaah aku mau akurrr hueeekk huueeek".batin tasya.
"iya ma".kata tasya dengan nada cuek.
setelah menyiapkan makanan dan menatanya di meja makan,tasya pun masuk ke kamarnya lalu bergegas masuk ke kamar mandi,tak butuh waktu lama bagi tasya untuk mandi hanya 15 menit.
setelah selesai mandi tasya pun keluar dari kamar mandi,lalu menuju ke meja rias, tasya gak memakai make up yang aneh aneh cuman bedak bayi dan lip tin bening.
tok..tok..tok..
"sayang ayo turun sarapan,mama tunggu di ruang makan yaa".kata mama tasya.
"iya ma,sebentar lagi kok".kata tasya.
setelah selesai dandan tasya pun keluar dari kamarnya lalu menurunkan beberapa anak tangga menuju ke ruang makan.
"pagi pa ma".kata tasya dengan memeluk kedua orang tuanya.
"pagi juga sayang".kata orang tua tasya.
"ayo cepet makan sarapannya sayang".kata mama tasya.
"iya ma".kata tasya.
__ADS_1