
Sesampai nya riko di pratama company riko langsung menghampiri adam yang sedang duduk di ruangan nya
"Siapa yang berani menghianati gua?!!"tanya riko dengan wajah marahnya
"Dia udah gua bawa ke ruang bawah tanah perusahaan tinggal lu lihat saja"jawab adam dengan sangat santai, adam tau apa yang akan di lakukan sahabat nya itu
Riko pun bergegas ke ruangan bawah tanah didalam ruangan itu sangat gelap tidak ada yang mengetahui ruangan itu termasuk para karyawan nya.
pintu dari ruang bawah tanah terdapat di ruangan riko jadi riko gaakan membiarkan orang masuk kecuali adam.
Saat berada di ruangan yang sangat gelap ada satu buah lampu di sudut ruangan itu dan di bawah nya sudah ada seseorang yang terikat di sebuah bangku, riko pun menghampiri orang itu.
"Berani sekali lu berkhianat sama gua lu gatau akibat nya apa!!!"ucap riko sambil menampar pria itu
"Maafkan saya tuan saya terpaksa menjadi mata-mata karna saya sedang membutuhkan uang tuan orang tua saya sakit"jawab pria itu dengan nada gemetar
"Apa kau tau apa akibat dari perbuatan mu ini RIAN?!!!"tanya riko yang sedang menahan amarah nya
"Maaf tuan maaf"ucap rian sambil menunduk
"Saya tidak masalah kalau kamu bilang kepada saya saya akan memberika uang untuk biaya rumah sakitnya tapi tidak untuk penghianat!!"Ucap riko sambil menarik dagu rian
__ADS_1
"Karna aku sedang malas menyiksa seseorang aku akan membuat mu langsung pergi ke ajal mu"ucap riko dengan nada santai
"Apa yang akan tuan lakukan saya masih harus merawat ibu saya tuan saya mohon tuan!!!?"mohon rian
"tenang aja nanti ibu kamu akan saya yang tanggung"
Riko pun langsung mengambil pistol lalu menembakan ke arah jatung nya
*DORR* 2 peluru melesat ke jantung dan kepala rian
Saat sudah memastikan rian sudah tewas riko pun keluar dari tempat itu dan menghampiri adam
"Sudah kau urus?"tanya adam
"Kenapa tidak ada percikan darah di baju mu?" Tanya adam karna biasanya saat riko membunuh pengkhianat pasti banyak sekali darah pada baju nya
"Aku sedang malas menyiksanya jadi langsung ku bunuh"ucap riko enteng sambil duduk di sofa
"Wahh wahh ada apa ini biasanya kau sangat senang melihat korban mu ketakutan"ucap adam yang heran dengan sikap bos nya itu
"Entah lah aku hanya sedang memikirkan gadis kecil itu"ucap riko tanpa sadar
__ADS_1
"Apa kau sedang jatuh cinta?"tanya adam sambil menggoda sahabat jya itu
"Mana mungkin orang seperti ku jatuh cinta"jawab riko sambil tertawa miris
"sebenarnya aku ingin merasakan jatuh cinta dan di cintai tapi apakah ada orang yang mau hidup dengan orang seperti ku?"batin riko
"Mungkin saja"jawab adam
"Yasudah aku ingin pulang terlebih dahulu aku sedang malas menghadapi laptop itu"jawab riko
"jangan lupa kau urus mayat dari penghianat itu seterah mau lu bakar lu jadikan makanan buaya karna gua udah ga peduli lagi"
"jahat banget lu rik hahaha jadi makanan buaya kayanya menarik deh"ucap adam
"hahahaha yasudah kau urus aku pergi dulu"dan riko pun pergi
"Aku yakin kamu bisa jatuh cinta rik dulu kamu adalah orang baik"batin adam
.
.
__ADS_1
.