My Boyfriend Psikopat

My Boyfriend Psikopat
pasar malam #2


__ADS_3

"Maaf"jawab dira sambil menunduk. jujur dira sangat takut kalo riko sedang marah


"Kok gua ga tega si liat wajah dia yang mau nangis gitu"batin riko


"Main yang lain yahh maaf udah bentak lu"ucap riko dengan nada yang sangat lembut sambil merangkul dira


" Yaudah ayo kita masuk ke rumah hantu!!"ucap dira antusias karna riko ga marah


"Ayo" jawab riko sambil memegang tangan dira


.


.


.


Sampai nya di rumah hantu dira dan riko pun ngantri untuk masuk ke rumah hantu


"Ayo rik udh giliran kita masuk"ucap dira sambil menarik tangan riko antusias


Di dalam rumah hantu dira sangat takut karna dia kira rumah hantu nya ga segelap ini karna emang dira baru pertama kali masuk.


"Rik ko disini gelap banget sii"ucap dira sambil memeluk tangan riko


"Namanya juga rumah hantu ra"jawab riko sambil melirik ke dira


Dira pun melihat ada boneka kuntilanak yang sedang tergantung dira pun kaget langsung menangis


"Heii kenapa nangis itukan cuma boneka" ucap riko sambil memeluk dira untuk menenangkan nya


"Hiks hiks takutt ayoo keluar takutt hiks hiks"ucap dira sambil nangis di pelukan riko


"Yaudah kamu merem aja ya nanti aku yang jalan buat keluar kamu ikutin langkah kaki aku aja"ucap riko sambil mengelus pucuk kepala dira


"Aku kamu? Apa gua ga salah denger?"batin dira


Akhirnya dira dan riko keluar dari rumah hantu itu,dira masih memejamkan mata dan memeluk erat riko.


"Ehem"deheman riko akhirnya membuat dira melepaskan pelukannya


"Nyaman yaa"ucap riko menggoda dira

__ADS_1


"Apaansi gua kan gatau kalo udah keluar"elak dira


"Mulai sekarang manggil nya aku kamu jangan lu gua lagi oke sayang"ucap riko


"Sayang? Ga salah denger?" Tanya dira memastikan pendengaran nya


"Yaudah ayo pulang"ucap riko mengalihkan pembicaraan dan menarik tangan dira untuk keluar dari pasar malem itu


Saat di tengah perjalanan menuju ke parkiran dira melihat anak kecil yang sedang makan permen kapas akhirnya dira pun mau permen kapas itu dan melepaskan tangan nya yang sedang di genggam riko


"Kenapa?"tanya riko sambil melihat dira


"Mau itu"jawab dira sambil menunjuk penjual permen kapas


"Gaa,, itu kan buat anak kecil ra"larang riko


"Rik pliss"sambil menunjukan puppy eyes nya


"Ck iya" ucap riko pasrah


"Yeayy"ucap dira sambil berlari ke arah penjual permen kapas


Riko hanya geleng-geleng kepala saat melihat dira antusias ingin memakan permen kapas itu


.


.


"Ini permen nya tuan nona"ucap penjual kapas


"Makasih bang"ucao dira sambil tersenyum manis kearah penjualnya dan di jawab anggukan oleh penjual nya


Riko pun melihat dira memakan permen itu dengan sangat lahap


"Apakah kamu sangat suka sama permen itu?"tanya riko penasaran gimana rasanya karna emang riko ga pernah memakan makanan kaya gitu


"Apakah kamu mau mencobanya?"jawab dira sambil memberikan permen ke arah riko


"Gimana rasanya?"tanya dira saat riko memakan permen kapas itu


"Masih bisa dimakan"jawab riko dengan datar

__ADS_1


Dira pun tak menjawab ucapan riko dia memilih untuk melanjutkan makannya saat sedang hening tiba-tiba suara hp riko bunyi


*KRING KRING KRING* anggap aja nada dering hp hehe


"Bentar aku angkat telfon dulu kamu disini aja" ucal riko pada dira dan di balas anggukan


Riko pun menjauh dari keramaian karna yang menelfonnya paman nya.


.


.


.


*Di sebuah sambungan telepon


"Siapa yang harus ku lenyapkan"ucap riko datar karna riko tau kalo dia menelfon itu tandanya dia harus membunuh seseorang


"Wahh selain pembunuh yang handal kamu juga bisa membaca pikiran" ucal indra


"Ck jangan basa basi cepat bicara" ucap riko kesal karna dia ga suka sama yang namanya basa basi


"Lenyapkan manager dari perusahaan ALLGROUP "Ucap indra


"Oke mudah buat ku"jawab riko meremehkan


*Tut tut tut* sambungan telepon terputus


.


.


.


.


Indra adalah paman dari riko dia memiliki usaha di bidang pertambangan sedangkan yang ingin di bunuh itu adalah rekan rival bisnis dari indra.


Sedangkan riko sendiri dia itu bukan lah pembunuh bayaran riko memiliki perusahaan yang sangat besar dan memiliki banyak cabang perusahaan di beberapa negara


Riko melakukan ini karna memang dia suka membunuh.

__ADS_1


BERSAMBUNG.......


__ADS_2