
lanjutan yang kemaren .
Terus kerja aku yang disini gimana mbak...?
Aku enggak bisa kalo disuruh milih salah satu nya mbak.nanti jga kuliah aku keteteran ,bukan berniat menolak siapa juga yang menolak dapat tawaran yang menggiurkan seperti ini.sebagai mahasiswa yang perluh uang lebih selain kiriman uang orang tua nya, seperti Reno yang berkerja parah waktu adalah solusi yang baik.
Enggak meski kekator kok, kerja di kosan pun bisa kok yang penting sesuai dendlien, mbak udah pusing banyak klien , yang enggak sereg sama design teman mbak katanya jadul ,lah norak, kurang bagus ada yang bilang jelek'.kalo enggk update, lah.ucap armel, sambil memijit kening nya.dia sedkit pusing semejak karyawan yang menduduki posisi design , itu cuti honny mon,
Salahnya juga memiliki posisi design nya, cuma satu karyawan, sedangkan milik EOnya mulai di lurik banyak orang.
"**Boleh deh mbak, ucap Reno.
Armel**" berseru senang lalu mengacak-acak rambut cepaknya reno. baginya reno seperti adiknya sendiri.reno sudah berkerja di toko kue, milik mamanya sejak SMP . cowok ini hidup sendiri di Jakarta sejak keluar nya pinda kebandung , reno enggan untuk pindah sekolah akhirnya dia memutuskan untuk menetap sendiri di Jakarta.
Nanti malam aku kirim email, ke kamu itu kerja pertamamu ,ucap **armel.
Reno** , mengangguk kepala nya, entahlah bagai mana lagi membalas kebaikan keluarga armel, sejak mengenalnya armel selalu membantu nya selalu memberikan kerjaan tambahan padanya.untuk cukup untuk biayaa kuliahnya dan biayaa hidup nya.tampah kiriman uang dari orang tua nya.
Makasih ya mbak," aku bersyukur banget ketemu dengan keluarga baik mbak armel, " ucap reno dengan wajah harunya.
Iya..ia..udah deh kaya baru kenal aja sih kamu udah mbak angep adik mba sendiri loh..kekeh Armel, mengelus kepala reno agar berhenti memujinya.
__ADS_1
Mbak" armel ada orang yang nyari mbak.namany dewi " seorang gadis yang rambutnya berwarna kekuningan itu tiba-tiba muncul dari arah pintu depan.
Okey" makasih sinta , ucap armel
***"**********"******πΉ
Masih beta aja loh ngitilin ini cewek ,Ri sindir armel, menghempas badannya dikursi kosong disamping cewek dengan rambutpanjang yang berwarna kekuningan yang kini melempar lirikan tajam.
Sedang pria yang duduk dihadapan mereka yang di panggil Ri oleh armel, tersenyum manis.
Lama banget sih ketus sara bersedekep wajah juteknya begitu mendominasi.
SaRa , memang enggk banyak berubahcewek ini masih sama juteknya seperti SMA.hanya saja penampilan nya sekarang terlihat lebih elegandan berkelas Dewi juga lebih terlihat Dewasa ,karena selain kuliah ,Dewi juga sudah menduduki jabatan sebagai Derektur, di perusahaan ayahnya .
Armel, yang enggak kepo hanya diam sama yang melihat hati temennya yang enggak bisa di tebak.
"Jadi lo yuru gur kosongin tgal 10 bulan kedepan ada apaan...? ucap armel sambil membuka-buka buku menu. mumpung tempat ini yang dipilih Dewi, dan lagi penghasilan Dewi, bisa membiayai makanannya armel, enggk bakal membuang-buang kesempatan.
Peranyaan 1 dekade perusahaan gue, Di ballroom hotel bintang tiga.ucap Dewi.
Emang hotel bisa ada bintang nya gitu ,ucap **armel.
__ADS_1
Dewi**, memutar kedua bola matanya , bukan bintang yang dilangit kali dodol, ini nama hotel nya pake nama bintang, ucap Dewi.
"ngomong-ngomong kevin dia apa kabar..? armel , melepar tatapan mata ke arah **Rian.
"Daripada**, bertanya kepada Dewi , Rian jelas akan memberikan Jawaban yang lebih memuaskan Diakan dulu bergabung satu Geng, sama kevin.
Dia" masih pendidikan kayaknya tahun depan lulusnya deh .ucap Rian ,Fina enggk cerita..?
"Itu anak mana bisa ngumbar-ngumbar sih, Gak kaya Sara belum dapat juga uda pamernya selangit.ucap **armel.
"Gak**, jadi sama Dafa...? tanya Dewi. terakhir dia dengan kabar percintaan, Sara, cewek itu sedang mendekati Dafa, seingat Dewi, juga mereka berdua satu jurusan.
"ea..deh..gue enggak ngurus "ucap armel malas.
"jadi konsepnya mau gimana nih...?tanyanya memilih menguba topik pembicaraan ,bisa buyar tujuan awalnya kalo membahas Sara.
"Gue enggak mau yang terlalu mewah bisa aja tapi kesannya berkelas aja gitu, selain gue menekan biaya juga gue hanya mau acara yang santai dan nyaman. ucap Dewi.
Armel" mengangukan-angungukan kepalanya, sambil mencatat apapun yang menyangkut keinginan kliennya karena ini tentang pekerjaan jadi armel. mempersampingka persahabatan mereka . Profesionalitas, itu penting dan saat ini Dewi adalah kliennya....
**Bersambung.....
__ADS_1
mau masak dulu jangan lupa untuk like , comen gaes..ππΌππΌππΌ makasih**....